STAI YPBWISTAI YPBWI

Journal of Early Childhood Education StudiesJournal of Early Childhood Education Studies

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan bermain dalam proses belajar anak usia 3–4 tahun di KB Islam Tunas Bakti 4 YPBWI Gresik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus tematik. Subjek penelitian terdiri atas guru, kepala sekolah, orang tua, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi aktivitas bermain, serta dokumentasi berupa RPP dan catatan perkembangan anak. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik melalui proses pengodean dan pengelompokan tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain berkontribusi positif terhadap perkembangan anak, khususnya pada aspek kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan motorik. Anak menunjukkan peningkatan kreativitas, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, kepercayaan diri, serta keterampilan motorik melalui berbagai bentuk permainan. Pendekatan belajar sambil bermain juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga meningkatkan motivasi dan keterlibatan anak. Dukungan guru, lingkungan belajar yang kondusif, dan keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembelajaran berbasis bermain. Meskipun terdapat kendala dalam pengelolaan waktu dan kelas, metode bermain terbukti efektif dalam mendukung perkembangan anak secara holistik.

Kegiatan bermain memiliki peran penting dalam mengoptimalkan proses belajar anak usia 3–4 tahun di KB Islam Tunas Bakti 4 YPBWI Gresik.Pendekatan belajar melalui bermain mampu mendukung perkembangan anak secara holistik.Meskipun terdapat kendala, metode bermain terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas, keterampilan sosial-emosional, dan motorik anak.

Penelitian lanjut dapat mengeksplorasi strategi pengelolaan waktu bermain yang optimal untuk mengatasi kendala keterbatasan waktu di lembaga PAUD. Studi juga perlu melibatkan peran orang tua dalam mendesain aktivitas bermain kreatif di rumah agar stimulasi perkembangan anak berkelanjutan. Selain itu, penelitian di masa depan dapat membandingkan dampak jenis permainan sensorik versus permainan konvensional terhadap pertumbuhan keterampilan motorik halus anak usia dini. Kajian mengenai pengaruh teknologi digital dalam mengintegrasikan permainan interaktif ke dalam kurikulum pembelajaran juga layak diexplore.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/7389One moment please one moment please wait request verified obsesi index php obsesi article view 7389
  2. PENGEMBANGAN INTERAKSI SOSIAL TERHADAP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF ISLAM DI ABAD 21 |... doi.org/10.37081/adam.v2i2.1534PENGEMBANGAN INTERAKSI SOSIAL TERHADAP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF ISLAM DI ABAD 21 doi 10 37081 adam v2i2 1534
  3. Strategi Orang Tua Mengatasi Tantrum Belajar Anak Usia 5 Tahun | Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak... doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7559Strategi Orang Tua Mengatasi Tantrum Belajar Anak Usia 5 Tahun Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak doi 10 31004 obsesi v9i6 7559
Read online
File size385.35 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test