POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA
Caring : Jurnal KeperawatanCaring : Jurnal KeperawatanDiare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama di kalangan anak-anak. Upaya edukasi dini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang pencegahan diare. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas permainan monopoli kartu bergambar dalam meningkatkan pengetahuan anak tentang diare. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest satu kelompok. Populasi penelitian adalah siswa kelas tiga dan empat dengan ukuran sampel 54 responden yang diperoleh melalui total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes pengetahuan yang diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam nilai rata-rata pengetahuan anak dari sebelum hingga setelah intervensi dengan nilai p=0,000 (p<0,05) yang mengindikasikan perbedaan yang signifikan secara statistik. Perbedaan rata-rata poin memperkuat efektivitas media edukasi ini dalam meningkatkan pengetahuan anak tentang diare. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan permainan monopoli kartu bergambar efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak tentang diare.
Penelitian ini melibatkan 54 responden anak berusia 10 tahun yang mayoritas perempuan, di mana sebagian besar belum terpapar informasi diare sebelumnya.Setelah intervensi menggunakan monopoli kartu bergambar, pengetahuan anak tentang diare menunjukkan peningkatan yang signifikan.Oleh karena itu, permainan edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman anak mengenai diare dan disarankan untuk diterapkan sebagai program rutin serta dikembangkan lebih lanjut dalam penelitian mendatang.
Berdasarkan temuan bahwa permainan monopoli kartu bergambar secara signifikan meningkatkan pengetahuan anak tentang diare, studi selanjutnya dapat mengeksplorasi beberapa arah menarik untuk membangun keberhasilan ini. Pertama, karena penelitian ini hanya menggunakan satu kelompok tanpa perbandingan, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi yang menyertakan kelompok kontrol guna mengkonfirmasi secara lebih definitif apakah peningkatan pengetahuan memang disebabkan oleh permainan itu sendiri dan bukan faktor eksternal lainnya. Sebagai contoh, peneliti dapat menyelidiki: Sejauh mana perbedaan peningkatan pengetahuan tentang diare antara kelompok anak yang bermain monopoli kartu bergambar dan kelompok yang mendapatkan edukasi kesehatan konvensional? Hal ini akan memberikan bukti yang lebih kuat tentang efektivitas unik permainan. Kedua, mengingat intervensi hanya dilakukan satu kali, penting untuk memahami dampak jangka panjang dari pendekatan edukasi ini. Arah penelitian masa depan yang berharga adalah dengan melakukan studi longitudinal, mungkin dengan mengajukan pertanyaan: Bagaimana keberlanjutan peningkatan pengetahuan anak tentang diare setelah bermain monopoli kartu bergambar dalam jangka waktu enam bulan atau satu tahun? Ini dapat melibatkan penilaian lanjutan untuk melihat seberapa baik informasi tersebut dipertahankan seiring waktu. Ketiga, untuk lebih memperkaya pemahaman tentang edukasi kesehatan yang efektif, peneliti dapat membandingkan permainan monopoli kartu bergambar dengan intervensi edukasi inovatif lainnya. Hal ini mungkin melibatkan studi yang bertanya: Apakah ada perbedaan efektivitas dalam peningkatan pengetahuan diare antara penggunaan monopoli kartu bergambar dibandingkan dengan media edukasi interaktif lainnya, seperti aplikasi digital atau simulasi peran? Studi komparatif semacam itu akan membantu mengidentifikasi metode yang paling berdampak dan menarik untuk mengajarkan topik kesehatan vital seperti pencegahan diare kepada anak-anak.
| File size | 346.66 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UHTUHT Uji Kruskal‑Wallis (p = 0,0001) menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok, dan uji post‑hoc (p = 0,014) mengindikasikan perbedaan signifikanUji Kruskal‑Wallis (p = 0,0001) menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok, dan uji post‑hoc (p = 0,014) mengindikasikan perbedaan signifikan
UHTUHT Pada kelompok kontrol, grade EF memburuk pada 12 subjek setelah olahraga submaksimal (p = 0,001), sedangkan pada kelompok hiperbarik–hiperoksia, gradePada kelompok kontrol, grade EF memburuk pada 12 subjek setelah olahraga submaksimal (p = 0,001), sedangkan pada kelompok hiperbarik–hiperoksia, grade
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan melalui penyuluhan interaktif, media leaflet, dan diskusi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanyaMetode yang digunakan adalah edukasi kesehatan melalui penyuluhan interaktif, media leaflet, dan diskusi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Selain itu, dukungan terhadap ibu hamil untuk hidup dalam lingkungan rumah bebas asap juga mengalami peningkatan. Pendekatan homecare terbukti menjadiSelain itu, dukungan terhadap ibu hamil untuk hidup dalam lingkungan rumah bebas asap juga mengalami peningkatan. Pendekatan homecare terbukti menjadi
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS Dalam konteks ini, Sekolah Katolik memegang peran vital dalam pewartaan Injil serta pembentukan siswa berkarakter dan berintegritas. Oleh karena itu, mempertahankanDalam konteks ini, Sekolah Katolik memegang peran vital dalam pewartaan Injil serta pembentukan siswa berkarakter dan berintegritas. Oleh karena itu, mempertahankan
JOMPARNDJOMPARND Metode yang digunakan berupa penyuluhan langsung secara edukatif dan partisipatif, dengan materi audiovisual mengenai pengertian kosmetik berizin, risikoMetode yang digunakan berupa penyuluhan langsung secara edukatif dan partisipatif, dengan materi audiovisual mengenai pengertian kosmetik berizin, risiko
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh edukasi kesehatan menggunakan metode Jigsaw terhadap pengetahuan mahasiswa mengenai pencegahan gastritis.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh edukasi kesehatan menggunakan metode Jigsaw terhadap pengetahuan mahasiswa mengenai pencegahan gastritis.
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Untuk meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi dapat dilakukan dengan penatalaksanaan hipertensi secara nonfarmakologis, salah satunya melaluiUntuk meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi dapat dilakukan dengan penatalaksanaan hipertensi secara nonfarmakologis, salah satunya melalui
Useful /
POLTEKKES TANJUNGPINANGPOLTEKKES TANJUNGPINANG Upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) dilakukan melalui Pos Pembinaan Terpadu PTM, sebuah bentuk upaya kesehatan berbasis masyarakatUpaya pencegahan dan deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) dilakukan melalui Pos Pembinaan Terpadu PTM, sebuah bentuk upaya kesehatan berbasis masyarakat
INDONESIAN EFL JOURNALINDONESIAN EFL JOURNAL Gambar 2 menampilkan dampak korespondensi dan variasi fonologis terhadap lokasi masing-masing dialek. Selain itu, garis isogloss yang membedakan korespondensiGambar 2 menampilkan dampak korespondensi dan variasi fonologis terhadap lokasi masing-masing dialek. Selain itu, garis isogloss yang membedakan korespondensi
INDONESIAN EFL JOURNALINDONESIAN EFL JOURNAL Temuan menunjukkan bahwa melakukan analisis kebutuhan yang mendalam sangat penting untuk mengembangkan materi pelatihan bahasa Inggris yang efektif diTemuan menunjukkan bahwa melakukan analisis kebutuhan yang mendalam sangat penting untuk mengembangkan materi pelatihan bahasa Inggris yang efektif di
JOMPARNDJOMPARND Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu balita dari kriteria sedang pada sebanyak 22 orang (68,8%) sebelum edukasi menjadi kriteria baikHasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu balita dari kriteria sedang pada sebanyak 22 orang (68,8%) sebelum edukasi menjadi kriteria baik