STKYAKOBUSSTKYAKOBUS
Jurnal Masalah Pastoral (JUMPA)Jurnal Masalah Pastoral (JUMPA)Pastoral sekolah menjadi bagian penting dalam pendidikan Katolik guna meningkatkan pengembangan iman anak secara dewasa dan mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih ditemukan persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan pastoral sekolah dalam mewartakan Injil dalam setiap institusi sekolah-sekolah. Tujuan penelitian ini adalah Kaitan Evangelium Gaudium Dengan Pastoral Sekolah Katolik: Refleksi Tentang Peran Sekolah Dalam Mewartakan Injil. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil yang ditemukan yakni; Pertama, Relasi EG-Sekolah Simbiosis; EG sebagai landasan teologis, sekolah sebagai lapangan operasional; Kedua, Problem Kunci; Elitisme akademis, fragmentasi pastoral, respons lemah terhadap zaman; Ketiga, Solusi; Model integratif berbasis 3 pilar (kurikulum inkulturatif, komunitas perjumpaan, kemitraan); Keempat, Identitas Sekolah; Ruang profetis: agen perubahan, laboratorium nilai, komunitas pengharapan; Kelima, Tantangan ke Depan; Reformasi kebijakan inklusif dan formasi guru-misioner. Dengan demikian pentingnya penerapan Evangelium Gaudium dalam pendidikan Katolik melalui pastoral sekolah sebagai pewartaan Injil yang lebih mendalam dan konkret bagi peserta didik.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa Evangelium Gaudium (EG) memiliki kaitan erat dengan pastoral Sekolah Katolik, menekankan pentingnya sekolah sebagai komunitas yang beriman, berdoa, dan berani terlibat di dunia nyata.Dalam konteks ini, Sekolah Katolik memegang peran vital dalam pewartaan Injil serta pembentukan siswa berkarakter dan berintegritas.Oleh karena itu, mempertahankan identitas sekolah sebagai lembaga pendidikan Katolik yang berakar pada tradisi Kristiani sangat esensial agar dapat menjadi saksi Injil yang efektif.
Melihat temuan dan keterbatasan penelitian ini, ada beberapa arah studi baru yang sangat menarik untuk memperdalam pemahaman tentang relevansi Evangelium Gaudium (EG) dalam pastoral sekolah Katolik. Pertama, penelitian mendatang dapat fokus pada pengujian empiris model integratif pastoral sekolah berbasis EG yang telah diusulkan, khususnya dengan menerapkan kerangka kurikulum inkulturatif, pembentukan komunitas perjumpaan, dan kemitraan strategis di berbagai lokasi, termasuk sekolah-sekolah di daerah pedesaan atau dengan demografi Katolik minoritas. Hal ini akan membantu mengidentifikasi efektivitas dan tantangan implementasi model tersebut dalam konteks nyata. Kedua, mengingat adanya hambatan struktural seperti beban administratif guru dan tuntutan kurikulum nasional yang menghambat pendampingan otentik, penting untuk melakukan studi tentang strategi inovatif untuk formasi guru sebagai agen evangelisasi. Penelitian ini bisa mengeksplorasi pengembangan modul pelatihan yang spesifik, berpusat pada pedagogi dialogis dan pendampingan iman berbasis EG, serta mengukur dampaknya terhadap perubahan praktik pengajaran dan kualitas relasi dengan peserta didik di tengah keterbatasan sistematis. Ketiga, untuk menjawab tantangan zaman dan prinsip pilihan preferensial bagi kaum miskin dari EG, perlu ada studi yang meneliti bagaimana sekolah Katolik dapat secara konkret dan berkelanjutan mengatasi paradoks elitisme. Misalnya, dengan merancang model pembiayaan inovatif atau program inklusi yang benar-benar membumi, sehingga sekolah-sekolah dapat menjadi ruang evangelisasi yang relevan dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat, termasuk generasi Z dan Alpha yang hidup di era digital dan pluralistik, tanpa kehilangan identitas dan misi intinya. Ide-ide penelitian ini akan memberikan wawasan praktis dan teologis yang lebih mendalam untuk pembaruan pastoral sekolah Katolik.
- Login. navigasi isi bilah jurnal.stpsantopetruska.ac.id/index.php/ph/article/view/102Login navigasi isi bilah jurnal stpsantopetruska ac index php ph article view 102
- ESENSI PASTORAL SEKOLAH DALAM MEMBANGUN KOMUNITAS KRISTIANI DI SEKOLAH KATOLIK | JPAK: Jurnal Pendidikan... doi.org/10.34150/jpak.v23i1.423ESENSI PASTORAL SEKOLAH DALAM MEMBANGUN KOMUNITAS KRISTIANI DI SEKOLAH KATOLIK JPAK Jurnal Pendidikan doi 10 34150 jpak v23i1 423
- Konsepsi Pendidikan Katolik Menurut Dokumen Mendidik di Masa Kini dan Masa Depan Semangat yang Diperbarui... ejournal.stakatnpontianak.ac.id/index.php/vocat/article/view/447Konsepsi Pendidikan Katolik Menurut Dokumen Mendidik di Masa Kini dan Masa Depan Semangat yang Diperbarui ejournal stakatnpontianak ac index php vocat article view 447
- Implementasi Media Visual Dalam Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Kelas IV MI Nahdatul Ulama’... journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/73Implementasi Media Visual Dalam Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Kelas IV MI Nahdatul UlamaAo journal iel education index php JIDeR article view 73
| File size | 321.58 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STT KADESISTT KADESI This study aims to analyze technology-based CRE learning models using a deep learning approach for high school students. The method used is descriptiveThis study aims to analyze technology-based CRE learning models using a deep learning approach for high school students. The method used is descriptive
STPDIANMANDALASTPDIANMANDALA Implikasi praktis mencakup rekomendasi kebijakan pengembangan profesional guru dan strategi implementasi bertahap dalam konteks pendidikan Katolik Indonesia.Implikasi praktis mencakup rekomendasi kebijakan pengembangan profesional guru dan strategi implementasi bertahap dalam konteks pendidikan Katolik Indonesia.
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS Dengan demikian, anak-anak SEKAMI dapat tumbuh dalam iman dan menjadi saksi Yesus Kristus, serta menggunakan teknologi secara positif. SEKAMI terbuktiDengan demikian, anak-anak SEKAMI dapat tumbuh dalam iman dan menjadi saksi Yesus Kristus, serta menggunakan teknologi secara positif. SEKAMI terbukti
STIPASSTIPAS Gereja sebagai komunitas yang hidup yang turut dipanggil untuk memberikan konstribusi yang mendalam dalam menghadapi tantangan ini melalui dimensi spiritual.Gereja sebagai komunitas yang hidup yang turut dipanggil untuk memberikan konstribusi yang mendalam dalam menghadapi tantangan ini melalui dimensi spiritual.
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Program Makan Bergizi Gratis merupakan strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan memenuhi kebutuhan gizi kelompokProgram Makan Bergizi Gratis merupakan strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dengan memenuhi kebutuhan gizi kelompok
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert, dan teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkanInstrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert, dan teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan
WIDYAYUWANAWIDYAYUWANA Individu dengan autisme sering menghadapi diskriminasi dan isolasi sosial dalam lingkungan mereka. Untuk mengoptimalkan potensi dan mendorong perkembanganIndividu dengan autisme sering menghadapi diskriminasi dan isolasi sosial dalam lingkungan mereka. Untuk mengoptimalkan potensi dan mendorong perkembangan
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS Mikael di Kabupaten Merauke, faktor‑faktor yang menjiwai kepemimpinan Kepala Sekolah Biarawati, dan upaya‑upaya yang dilakukan untuk mengembangkanMikael di Kabupaten Merauke, faktor‑faktor yang menjiwai kepemimpinan Kepala Sekolah Biarawati, dan upaya‑upaya yang dilakukan untuk mengembangkan
Useful /
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor internal, eksternal,Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor internal, eksternal,
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun digitalisasi dalam kegiatan katekese menawarkan banyak kelebihan, tetapi juga memiliki kekurangan yang sangatHasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun digitalisasi dalam kegiatan katekese menawarkan banyak kelebihan, tetapi juga memiliki kekurangan yang sangat
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS Pembangunan agraria skala besar di Merauke menyebabkan deforestasi serta kerusakan ekologis dan sosial budaya pada masyarakat adat Marind, mengubah hutanPembangunan agraria skala besar di Merauke menyebabkan deforestasi serta kerusakan ekologis dan sosial budaya pada masyarakat adat Marind, mengubah hutan
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs. Muhammadiyah Baroko Kabupaten Enrekang yang berjumlah 36 orang, karena populasinya yang relatifPopulasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs. Muhammadiyah Baroko Kabupaten Enrekang yang berjumlah 36 orang, karena populasinya yang relatif