PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN

Jurnal Siti RufaidahJurnal Siti Rufaidah

Diare adalah penyebab kematian ketiga pada anak. WHO mengestimasi prevalensi diare secara global terdapat hampir 1,7 miliar kasus penyakit diare pada anak setiap tahunnya, di Indonesia prevalensi diare sebesar 4,55% kasus. Kejadian diare disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya mengkonsumsi makanan jajanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi jajanan dengan kejadian diare pada siswa di Sekolah Dasar Negeri 008 Batam Kota, Kelurahan Baloi Permai Tahun 2024. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV,V, dan VI yang berjumlah 50 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah kuesioner konsumsi makanan jajanan dan kejadian diare. Hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian diare pada siswa dengan kategori selalu mengkonsumsi makanan jajanan sebanyak 4 siswa (33,3%), sering mengkonsumsi makanan jajanan sebanyak 14 siswa (87,5%), kadang-kadang mengkonsumsi makanan jajanan sebanyak 7 siswa (53,8%), dan tidak pernah mengkonsumsi makanan jajanan sebanyak 3 siswa (33,3%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi-Square Test dengan menggunakan SPSS didapatkan nilai probability (p) lebih kecil dari pada alpha (0,013 < 0,05), dengan demikian Ho ditolak H1 diterima kesimpulan yaitu ada hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan jajanan dengan kejadian diare pada siswa di SDN 008 Batam Kota Kelurahan Baloi Permai.

Dengan Kejadian Diare Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 008 Batam Kota Kelurahan Baloi Permai Tahun 2024 maka dapat disimpilkan bahwa sebagian besar siswa sering mengkonsumsi jajanan dengan jumlah 16 siswa (32 %), sebagian besar siswa pernah mengalami kejadian diare jumlah 28 siswa (56%)dengan hasil terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan jajanan dengan kejadian diare pada siswa di SDN 008 Batam Kota, Kelurahan Baloi Permai tahun 2024, dengan hasil uji statistic diperoleh nilai p-value sebesar 0,013 ( p-value < 0,05).

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar siswa dapat memilih makanan jajanan yang lebih sehat dan higienis dalam upaya pencegahan diare. Selain itu, penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat dan melakukan pencegahan penyakit diare. Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang faktor-faktor lain yang mempengaruhi kejadian diare pada siswa, seperti kualitas air minum dan sanitasi lingkungan. Penelitian ini juga dapat dikembangkan untuk menyelidiki hubungan antara konsumsi makanan jajanan dengan kejadian diare pada siswa di berbagai daerah dan tingkat pendidikan yang berbeda.

  1. ANALISIS KONSUMSI MAKANAN JAJANAN TERHADAP PEMENUHAN GIZI REMAJA | Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of... doi.org/10.24114/jnc.v1i1.20697ANALISIS KONSUMSI MAKANAN JAJANAN TERHADAP PEMENUHAN GIZI REMAJA Jurnal Gizi dan Kuliner Journal of doi 10 24114 jnc v1i1 20697
  2. Hubungan Konsumsi Makanan Jajanan dengan Kejadian Diare pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri 008 Batam... journal.ppniunimman.org/index.php/JASIRA/article/view/265Hubungan Konsumsi Makanan Jajanan dengan Kejadian Diare pada Siswa di Sekolah Dasar Negeri 008 Batam journal ppniunimman index php JASIRA article view 265
Read online
File size933.08 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test