UPBUPB

Computer Based Information System JournalComputer Based Information System Journal

Proses seleksi siswa berprestasi di SMK TI Bali Global Singaraja menghadapi tantangan objektivitas, terutama ketika menilai kandidat dengan kualifikasi yang tampak serupa. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi subjektivitas dan meningkatkan transparansi dengan merancang serta mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan berbasis web (DSS). Sistem dikembangkan menggunakan kerangka Software Development Life Cycle (SDLC) dan mengintegrasikan model Multi-Criteria Decision-Making (MCDM) hibrida. Metode Pivot Pair‑wise Relative Criteria Importance Assessment (PIPRECIA) diterapkan untuk menentukan bobot tujuh kriteria evaluasi, sementara metode Measurement of Alternatives and Ranking according to Compromise Solution (MARCOS) digunakan untuk meranking kandidat siswa. Hasil menunjukkan bahwa DSS berhasil diimplementasikan, divalidasi dengan black‑box testing dengan tingkat keberhasilan 100 %. Selanjutnya, evaluasi kegunaan menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan rata‑rata skor 75, menunjukkan penerimaan pengguna yang baik. Penelitian menyimpulkan bahwa model terintegrasi PIPRECIA‑MARCOS menyediakan kerangka kerja yang terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan untuk pengambilan keputusan. Kebaruan penelitian terletak pada penerapan metode hibrida khusus ini pada proses seleksi siswa, menawarkan solusi yang kuat untuk meminimalkan bias dan meningkatkan integritas evaluasi.

Metode PIPRECIA‑MARCOS berhasil diimplementasikan secara manual dengan Microsoft Excel dan dalam aplikasi web berbasis PHP, menghasilkan rekomendasi keputusan yang akurat untuk 73 alternatif siswa berdasarkan tujuh kriteria, dengan alternatif A17 memperoleh nilai utilitas tertinggi.Sistem pendukung keputusan yang dirancang mengikuti model SDLC telah divalidasi melalui black‑box testing dengan 100 % skenario berhasil serta memperoleh skor rata‑rata SUS sebesar 72, menandakan kegunaan dan penerimaan yang baik oleh pengguna.Meskipun hasil awal menunjukkan validitas metodologis, penelitian ini masih bersifat pilot dengan sampel guru terbatas, sehingga diperlukan pengujian lebih luas, perbandingan dengan metode lain, dan integrasi otomatis data siswa dengan sistem informasi akademik untuk meningkatkan generalisasi dan fungsionalitas.

Penelitian selanjutnya dapat membandingkan kinerja metode hibrida PIPRECIA‑MARCOS dengan metode MCDM lain seperti SAW, TOPSIS, atau WASPAS pada beberapa sekolah menengah kejuruan untuk menilai keakuratan dan kepraktisan masing‑masing dalam konteks yang berbeda; selanjutnya, integrasi data siswa secara real‑time dari sistem informasi akademik (SIAKAD) ke dalam DSS perlu dikembangkan dan dievaluasi dampaknya terhadap kecepatan dan akurasi proses keputusan; terakhir, pengembangan mekanisme penentuan bobot kriteria yang adaptif menggunakan teknik pembelajaran mesin dapat diuji untuk menyesuaikan prioritas kriteria secara otomatis berdasarkan data historis hasil seleksi, sehingga meningkatkan fleksibilitas dan relevansi sistem dalam jangka panjang.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified jurnal.itscience.org/index.php/educendikia/article/view/1596One moment please one moment please wait request verified jurnal itscience index php educendikia article view 1596
Read online
File size827.46 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test