UGJUGJ

Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaDeiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis jenis dan fungsi tindak tutur direktif dalam novel Pudarnya Pesona Cleopatra karya Habiburrahman El‑Shirazy dengan menggunakan pendekatan pragmatik menurut teori tindak tutur J.L. Searle. Fokus penelitian terletak pada pengelompokan tindak tutur karakter yang termasuk dalam kategori direktif, seperti memberi nasihat, memberi perintah, memohon, melarang, memberi saran, dan meminta. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, dimana data diidentifikasi, diklasifikasikan, dan diinterpretasikan berdasarkan konteks ucapan dalam novel.

Penelitian ini menemukan enam jenis tindak tutur direktif dalam novel, yaitu menasihati, memerintah, memohon, melarang, memberi saran, dan permintaan, dengan data terbanyak pada tipe permintaan.Fungsi tindak tutur direktif yang dominan adalah permintaan, yang mencerminkan intensitas relasi sosial, keinginan, dan konflik antar tokoh.Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan pragmatik efektif untuk mengungkap aspek kebahasaan dan fungsi sosial dalam karya sastra.

Apakah pola tindak tutur direktif yang muncul dalam novel‑novel lain karya Habiburrahman El‑Shirazy menunjukkan konsistensi atau variasi dibandingkan dengan yang ditemukan pada Pudarna Pesona Cleopatra, sehingga dapat memperluas pemahaman tentang gaya komunikatif penulis? Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana konteks sosial‑budaya Indonesia kontemporer memengaruhi interpretasi fungsi permintaan dalam dialog novel, dengan menggabungkan pendekatan pragmatik kritis dan wawancara pembaca untuk menilai persepsi intensitas relasi sosial. Selain itu, dapat dilakukan analisis kuantitatif terhadap frekuensi dan distribusi tipe tindak tutur direktif dalam kumpulan novel sastra Indonesia modern, menggunakan perangkat lunak korpus linguistik untuk mengidentifikasi tren tematis atau perubahan historis. Sebagai tambahan, eksplorasi perbandingan antara teks sastra dan media lain seperti film atau drama yang mengadaptasi cerita yang sama dapat mengungkap pergeseran fungsi tindak tutur direktif ketika berpindah genre. Akhirnya, penelitian interdisipliner yang mengintegrasikan perspektif linguistik, sosiologi, dan psikologi dapat mengevaluasi dampak psikologis dari penggunaan direktif permintaan terhadap pembentukan karakter dalam narasi fiksi.

  1. Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Youtuber Eropa pada Tataran Linguistik | Deiksis: Jurnal Pendidikan... jurnal.ugj.ac.id/index.php/Deiksis/article/view/6908Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia Youtuber Eropa pada Tataran Linguistik Deiksis Jurnal Pendidikan jurnal ugj ac index php Deiksis article view 6908
Read online
File size736.74 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test