IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI
JEELS (Journal of English Education and Linguistics Studies)JEELS (Journal of English Education and Linguistics Studies)Banyak mahasiswa ELT dalam pembelajaran daring asinkron mungkin mengalami kelelahan meskipun memiliki keterampilan teknologi yang memadai. Oleh karena itu, memahami bagaimana efikasi diri komputer (CSE) berhubungan dengan kelelahan sangat penting untuk mendukung kesejahteraan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki korelasi antara CSE dan kelelahan belajar serta untuk menguji apakah CSE memprediksi kelelahan di kalangan mahasiswa ELT di universitas pembelajaran terbuka dan jarak jauh (ODL). Menggunakan desain korelasional-prediktif, data dari 38 mahasiswa dianalisis melalui korelasi Pearson dan regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan tingkat CSE yang bervariasi: keterampilan dasar komputer menempati peringkat tertinggi, diikuti oleh keterampilan terkait media, sedangkan keterampilan berbasis web adalah yang terendah. Mahasiswa tampak lebih percaya diri dengan fungsi dasar daripada dengan alat daring atau media. Kelelahan muncul sebagai gejala kelelahan terkuat. Ditemukan korelasi positif yang signifikan antara CSE dan kelelahan belajar (r = 0,370, p = 0,022), dan analisis regresi menunjukkan bahwa CSE secara signifikan memprediksi kelelahan (F = 5,709, p = 0,022), menyumbang 13,7% dari varians. Setiap peningkatan satu unit dalam CSE berhubungan dengan peningkatan kelelahan sebesar 0,480 unit. Hasil ini menantang asumsi bahwa kompetensi teknologi yang lebih tinggi selalu mengurangi kelelahan. Sebaliknya, mahasiswa dengan CSE yang lebih kuat mungkin terlalu terlibat dengan alat digital, meningkatkan kelelahan. Temuan ini menyoroti kebutuhan akan penggunaan teknologi yang seimbang dan desain pembelajaran daring yang bijaksana untuk melindungi kesejahteraan mahasiswa.
Penelitian ini menemukan hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri komputer (CSE) dan kelelahan belajar pada mahasiswa ELT dalam pembelajaran daring asinkron di Universitas Terbuka, menunjukkan bahwa peningkatan CSE justru berkorelasi dengan peningkatan kelelahan belajar.Temuan ini menantang asumsi umum bahwa kompetensi teknologi yang lebih tinggi akan mengurangi kelelahan, melainkan menyiratkan bahwa mahasiswa dengan CSE yang kuat cenderung lebih aktif berinteraksi dengan alat digital, yang dapat meningkatkan tingkat kelelahan mereka, terutama kelelahan.Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan pendekatan terintegrasi dalam desain pembelajaran daring yang tidak hanya meningkatkan kemahiran teknis tetapi juga menyeimbangkan penggunaan teknologi untuk mengurangi kelelahan digital dan menjaga kesejahteraan mahasiswa.
Penelitian selanjutnya sangat perlu untuk memahami lebih dalam bagaimana siswa berinteraksi dengan teknologi dalam jangka panjang. Pertama, sebaiknya dilakukan studi longitudinal yang mengamati perubahan tingkat kepercayaan diri siswa dalam menggunakan komputer (efikasi diri komputer) serta tingkat kelelahan belajar mereka selama satu semester atau lebih. Ini akan membantu melihat apakah siswa yang awalnya sangat mahir justru mengalami peningkatan kelelahan seiring berjalannya waktu, atau apakah ada pola lain yang muncul. Kedua, penting untuk menyelidiki faktor-faktor penghubung (mediating factors) yang bisa menjelaskan mengapa efikasi diri komputer yang tinggi justru berhubungan dengan kelelahan yang lebih banyak. Misalnya, apakah siswa yang sangat percaya diri merasa tertekan untuk terus-menerus online atau mengambil lebih banyak tugas yang berbasis teknologi, yang akhirnya membuat mereka lebih cepat lelah? Penelitian dapat mengeksplorasi peran beban berlebih digital atau stres teknologi dalam dinamika ini. Ketiga, mengingat temuan yang tidak terduga ini, studi intervensi menjadi sangat relevan. Para peneliti bisa merancang dan menguji coba metode pembelajaran daring baru yang dirancang untuk mencegah kelelahan, bahkan bagi mereka yang mahir teknologi. Misalnya, mengembangkan modul tentang manajemen waktu digital yang efektif, mendorong jeda layar yang teratur, atau mengintegrasikan lebih banyak aktivitas belajar yang tidak melibatkan layar. Dengan cara ini, kita bisa menemukan strategi praktis untuk menjaga kesejahteraan mental siswa di tengah tuntutan pembelajaran daring yang terus berkembang.
| File size | 355.63 KB |
| Pages | 28 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Hasil: Dari 131 siswa di SMK Istiqomah Muhammadiyah 4 Samarinda yang mengikuti penelitian tentang kecanduan game online, dapat memyimpulkan bahwa ada duaHasil: Dari 131 siswa di SMK Istiqomah Muhammadiyah 4 Samarinda yang mengikuti penelitian tentang kecanduan game online, dapat memyimpulkan bahwa ada dua
YANAYANA Melakukan uji validitas dan reliabilitas serta pendekatan deskriptif untuk menggambarkan pola perilaku bullying. Hasil studi menunjukkan masih adanya perilakuMelakukan uji validitas dan reliabilitas serta pendekatan deskriptif untuk menggambarkan pola perilaku bullying. Hasil studi menunjukkan masih adanya perilaku
UNAIUNAI Mengingat temuan ini, penelitian di masa depan harus mengeksplorasi faktor tambahan yang memengaruhi kecemasan, seperti norma budaya, latar belakang keluarga,Mengingat temuan ini, penelitian di masa depan harus mengeksplorasi faktor tambahan yang memengaruhi kecemasan, seperti norma budaya, latar belakang keluarga,
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Semua bertujuan menciptakan lingkungan kelas inklusif, meminimalkan perundungan, dan mempromosikan perilaku positif di kalangan pemuda. Penelitian iniSemua bertujuan menciptakan lingkungan kelas inklusif, meminimalkan perundungan, dan mempromosikan perilaku positif di kalangan pemuda. Penelitian ini
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian ini menganalisis trauma matematika siswa berdasarkan tingkat kelas dan jenis kelamin dengan menggunakan metode survei dan pemrosesan data menggunakanPenelitian ini menganalisis trauma matematika siswa berdasarkan tingkat kelas dan jenis kelamin dengan menggunakan metode survei dan pemrosesan data menggunakan
INSCHOOLINSCHOOL Foto-foto dan analisis menunjukkan bahwa kombinasi pembelajaran daring yang terstruktur dengan kegiatan luar ruangan yang mematuhi protokol kesehatan dapatFoto-foto dan analisis menunjukkan bahwa kombinasi pembelajaran daring yang terstruktur dengan kegiatan luar ruangan yang mematuhi protokol kesehatan dapat
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Hal ini menunjukkan adanya perbedaan tingkat stres yang dialami siswa, di mana siswa dengan sistem full day school倾向于 memiliki tingkat stres yangHal ini menunjukkan adanya perbedaan tingkat stres yang dialami siswa, di mana siswa dengan sistem full day school倾向于 memiliki tingkat stres yang
UNYUNY Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap apakah terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan berpikir logis mahasiswa calon guru dan model mentalTujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap apakah terdapat perbedaan signifikan dalam kemampuan berpikir logis mahasiswa calon guru dan model mental
Useful /
GOVERNMENTJOURNALGOVERNMENTJOURNAL Analisis ekonomi juga menyoroti peluang dalam teknologi konversi sampah menjadi energi dan sistem sampah menjadi bahan bakar untuk mendukung keberlanjutanAnalisis ekonomi juga menyoroti peluang dalam teknologi konversi sampah menjadi energi dan sistem sampah menjadi bahan bakar untuk mendukung keberlanjutan
GOVERNMENTJOURNALGOVERNMENTJOURNAL Hal ini berdampak pada lambatnya proses pencapaian eliminasi malaria di Kepulauan Riau. Studi ini menemukan bahwa upaya pengendalian malaria oleh pemerintahHal ini berdampak pada lambatnya proses pencapaian eliminasi malaria di Kepulauan Riau. Studi ini menemukan bahwa upaya pengendalian malaria oleh pemerintah
UNMUNM Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang dimodifikasi dari Calsiyao (2015) dan Elsaghayer (2014), serta wawancara semi‑terstruktur. Metode penelitianInstrumen yang digunakan berupa kuesioner yang dimodifikasi dari Calsiyao (2015) dan Elsaghayer (2014), serta wawancara semi‑terstruktur. Metode penelitian
UNYUNY Tahapan pengelolaan pembelajaran pendidikan jasmani meliputi pra pembelajaran, membuka pelajaran, mengelola inti, mendemonstrasikan keterampilan khusus,Tahapan pengelolaan pembelajaran pendidikan jasmani meliputi pra pembelajaran, membuka pelajaran, mengelola inti, mendemonstrasikan keterampilan khusus,