UKSWUKSW

Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian MasyarakatMagistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi permasalahan terkait literasi digital yang bertujuan untuk membentuk kemandirian dan kecakapan hidup ABK tunarungu. SLB Nurul Ikhsan memerlukan pendidikan non formal bagi ABK tunarungu sebagai bekal untuk mencari pekerjaan atau melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi digital ABK tunarungu melalui pelatihan mengenalkan bahasa pemrograman melalui coding. ABK tunarungu dilatih menggunakan coding untuk mengasah logika dengan membuat game sederhana menggunakan aplikasi SilentTeacher dan Scratch. Hasil dari pelaksanaan kegiatan diketahui bahwa ABK tunarungu menerima baik materi dengan berhasil mengembangkan game sederhana pada aplikasi Scratch, serta tercapainya target kepuasan peserta sebesar 84%, sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan ini diterima baik oleh peserta.

Pelatihan coding dan konsep dasar pemrograman dapat digunakan untuk meningkatkan literasi digital untuk mendukung kecakapan hidup peserta ABK tunarungu di SLB Nurul Ikhsan Ngadiluwih.Pelaksanaan kegiatan pelatihan coding dan konsep dasar pemrograman mencapai target kepuasan lebih dari 90% yang dapat dikatakan bahwa kegiatan ini disambut antusias oleh peserta.Keberlanjutan kegiatan pengabdian akan diusulkan kegiatan lain yang terkait dengan peningkatan literasi digital seperti coding pemrograman mobile untuk ABK tunarungu di kemudian hari.

Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pengajaran coding yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik ABK tunarungu, termasuk penggunaan visualisasi yang lebih interaktif dan pendekatan multisensori. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan dampak pelatihan coding terhadap perkembangan kognitif dan sosial emosional ABK tunarungu dengan kelompok kontrol yang tidak menerima pelatihan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi atau platform pembelajaran coding yang dirancang khusus untuk ABK tunarungu, dengan mempertimbangkan aspek aksesibilitas dan kemudahan penggunaan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan ABK tunarungu untuk menghadapi tantangan di era digital, serta membuka peluang karir yang lebih luas bagi mereka di bidang teknologi informasi. Pengembangan kurikulum coding yang lebih terstruktur dan berkelanjutan juga perlu dipertimbangkan untuk memastikan bahwa ABK tunarungu dapat memperoleh keterampilan yang relevan dan kompetitif di pasar kerja.

  1. Pengenalan dan Pelatihan Coding dan Konsep Dasar Pemrograman Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu SLB Nurul... doi.org/10.24246/jms.v5i12024p75-84Pengenalan dan Pelatihan Coding dan Konsep Dasar Pemrograman Anak Berkebutuhan Khusus Tunarungu SLB Nurul doi 10 24246 jms v5i12024p75 84
  2. Blocks4All: making block programming languages accessible for blind children: ACM SIGACCESS Accessibility... doi.org/10.1145/3051519.3051525Blocks4All making block programming languages accessible for blind children ACM SIGACCESS Accessibility doi 10 1145 3051519 3051525
  3. Pengenalan Dan Pelatihan Pemrograman Berbasis Blok Bagi Anak | Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian... doi.org/10.24246/jms.v1i12020p107-111Pengenalan Dan Pelatihan Pemrograman Berbasis Blok Bagi Anak Magistrorum et Scholarium Jurnal Pengabdian doi 10 24246 jms v1i12020p107 111
Read online
File size714.99 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test