PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN
Jurnal Siti RufaidahJurnal Siti RufaidahHipertensi merupakan masalah kesehatan umum pada lansia yang dapat memengaruhi kualitas hidup. Penyakit Hipertensi di kota Batam merupakan penyakit tidak menular yang menduduki urutan ke 2 dengan presentase sebanyak 30,9%. World Health Organization (WHO) menyebutkan ada 50-70% pasien hipertensi tidak patuh terhadap obat yang diresepkan. Kepatuhan dalam mengonsumsi obat antihipertensi penting untuk menjaga stabilitas tekanan darah. Ketidakpatuhan dalam menggunakan obat antihipertensi menjadi salah satu faktor resiko meningkatnya morbiditas dan kejadian hipertensi tidak terkendali yang dapat memperburuk kualitas hidup penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Hubungan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi dengan Kuaitas Hidup Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Lengkai tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dengan populasi penderita Hipertensi di kota batam tahun 2023 dan data primer yaitu kuisioner kepatuhan minum obat hipertensi dan kualitas hidup lansia. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 93 lansia. Alat ukur dalam penelitian ini adalah kuisioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) dan WHOQOL-BREF. Berdasarkan hasil analisa diketahui bahwa nilai p value sebesar 0.003, hal ini menyatakan bahwa ada hubungan antara kepatuhan minum obat Hipertensi dengan kualitas hidup lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Langkai Tahun 2024. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kepatuhan minum obat antihipertensi berhubungan positif dengan kualitas hidup lansia, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kepatuhan minum obat guna mendukung kualitas hidup yang lebih baik pada lansia. Diharapkan, keluarga dan tenaga kesehatan memberikan dukungan serta edukasi kepada lansia untuk menjaga kepatuhan dalam meminum obatnya guna memperbaiki kualitas hidup mereka.
Berdasarkan hasil penelitian kepatuhan minum obat hipertensi dengan kualitas hidup lansia di wilayah puskesmas sei langkai yang telah dilakukan pada tanggal 12 - 26 September tahun 2024 dengan jumlah responden 93 lansia dapat disimpulkan bahwa Terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat hipertensi dengan kualitas hidup lansia di Wilayah kerja Puskesmas Sei Langkai Tahun 2024 dengan nilai p value 0,003>0,005.
1. Penelitian lanjutan perlu mengkaji faktor-faktor spesifik yang memengaruhi rendahnya kepatuhan minum obat hipertensi pada lansia, seperti efek samping obat atau kurangnya pemahaman tentang penyakit. 2. Studi lebih lanjut bisa membandingkan dampak intervensi edukasi keluarga versus edukasi langsung oleh tenaga kesehatan terhadap kepatuhan minum obat. 3. Perlu diadakan penelitian untuk mengevaluasi keefektifan program layanan kesehatan terpadu di Puskesmas dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dengan hipertensi.
- Hubungan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi dengan Kualitas Hidup Lasia di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Langkai... doi.org/10.57214/jasira.v3i4.263Hubungan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi dengan Kualitas Hidup Lasia di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Langkai doi 10 57214 jasira v3i4 263
- DESKRIPSI KEJADIAN HIPERTENSI WARGA RT 05 RW 02 TANAH KALI KEDINDING SURABAYA | Jurnal Promkes: The Indonesian... doi.org/10.20473/jpk.v4.i2.2016.151-164DESKRIPSI KEJADIAN HIPERTENSI WARGA RT 05 RW 02 TANAH KALI KEDINDING SURABAYA Jurnal Promkes The Indonesian doi 10 20473 jpk v4 i2 2016 151 164
- Penerapan Latihan Range Of Motion (ROM) aktif pada pasien pasca stroke di Desa Sampangan Pekalongan |... jurnal.umpp.ac.id/index.php/prosiding/article/view/834Penerapan Latihan Range Of Motion ROM aktif pada pasien pasca stroke di Desa Sampangan Pekalongan jurnal umpp ac index php prosiding article view 834
- HIPERTENSI DAN RETINOPATI HIPERTENSI | Saintika Medika. hipertensi retinopati saintika medika authors... doi.org/10.22219/sm.v10i1.4142HIPERTENSI DAN RETINOPATI HIPERTENSI Saintika Medika hipertensi retinopati saintika medika authors doi 10 22219 sm v10i1 4142
| File size | 448.89 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
GUNUNGSARIGUNUNGSARI Selain itu, sebagian besar ibu tidak mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) saat hamil (85,2%). Berdasarkan hasil ini, diharapkan pihak puskesmas danSelain itu, sebagian besar ibu tidak mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) saat hamil (85,2%). Berdasarkan hasil ini, diharapkan pihak puskesmas dan
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Preeklampsi dan eklampsia tetap menjadi penyebab kematian ibu terbesar kedua di Indonesia, dengan kontribusi masing‑masing 26,9 % pada tahun 2012 danPreeklampsi dan eklampsia tetap menjadi penyebab kematian ibu terbesar kedua di Indonesia, dengan kontribusi masing‑masing 26,9 % pada tahun 2012 dan
UNIPASBYUNIPASBY Pijat endorfin adalah terapi non-obat yang merangsang tubuh untuk melepaskan endorfin. Hormon ini meminimalkan kecemasan dan menciptakan rasa sejahtera.Pijat endorfin adalah terapi non-obat yang merangsang tubuh untuk melepaskan endorfin. Hormon ini meminimalkan kecemasan dan menciptakan rasa sejahtera.
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Namun, penerapan yang aman dan efektif memerlukan kesiapan tenaga medis, regulasi yang ketat, dan penerapan prinsip Explainable AI agar sistem dapat digunakanNamun, penerapan yang aman dan efektif memerlukan kesiapan tenaga medis, regulasi yang ketat, dan penerapan prinsip Explainable AI agar sistem dapat digunakan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Akreditasi adalah pengakuan terhadap mutu pelayanan rumah sakit setelah dilakukan penilaian bahwa rumah sakit telah memenuhi standar akreditasi yang disetujuiAkreditasi adalah pengakuan terhadap mutu pelayanan rumah sakit setelah dilakukan penilaian bahwa rumah sakit telah memenuhi standar akreditasi yang disetujui
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP pengetahuan dan keterampilan ibu setelah dilakukan penyuluhan 100% meningkat, pengaruh tuina massage dan pemberian carica papaya l terhadap peningkatanpengetahuan dan keterampilan ibu setelah dilakukan penyuluhan 100% meningkat, pengaruh tuina massage dan pemberian carica papaya l terhadap peningkatan
UNARUNAR Penelitian ini menegaskan pentingnya faktor persepsi pengguna dalam keberhasilan implementasi sistem digital di layanan kesehatan primer, khususnya diPenelitian ini menegaskan pentingnya faktor persepsi pengguna dalam keberhasilan implementasi sistem digital di layanan kesehatan primer, khususnya di
UNARUNAR Faktor-faktor seperti usia lanjut, jenis kanker yang diderita, tingkat keparahan penyakit, serta jenis terapi yang diterima (misalnya kemoterapi atau transplantasiFaktor-faktor seperti usia lanjut, jenis kanker yang diderita, tingkat keparahan penyakit, serta jenis terapi yang diterima (misalnya kemoterapi atau transplantasi
Useful /
UNIPASBYUNIPASBY Disarankan agar remaja putri dapat mencari informasi mengenai dismenorea serta terapi non-farmakologis untuk mengelola gejala dismenorea, dan membiasakanDisarankan agar remaja putri dapat mencari informasi mengenai dismenorea serta terapi non-farmakologis untuk mengelola gejala dismenorea, dan membiasakan
UAIUAI Stimulus dengan variabel bebas waktu/letak titik lekuk dianggap sebagai persespsi kategori, sedangkan stimulus dengan variabel bebas frekuensi dianggapStimulus dengan variabel bebas waktu/letak titik lekuk dianggap sebagai persespsi kategori, sedangkan stimulus dengan variabel bebas frekuensi dianggap
UAIUAI Pertama, berdasarkan hasil analisis perbandingan dari 2 objek material berupa novel Raise the Red Lantern dan film Raise the Red Lantern ditemukan adanyaPertama, berdasarkan hasil analisis perbandingan dari 2 objek material berupa novel Raise the Red Lantern dan film Raise the Red Lantern ditemukan adanya
UAIUAI Penelitian ini dilakukan untuk menunjukkan perbedaan pandangan antara dua tim dari dua negara berbeda yang merepresentasikan pandangan sosial masyarakatPenelitian ini dilakukan untuk menunjukkan perbedaan pandangan antara dua tim dari dua negara berbeda yang merepresentasikan pandangan sosial masyarakat