UNARUNAR

Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

Human Metapneumovirus (HMPV) adalah virus RNA dari keluarga Paramyxoviridae yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan dan dapat mengalami mutasi, meningkatkan risiko penyakit serius. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dampak mutasi HMPV terhadap keparahan infeksi pada pasien kanker. Metode penelitian menggunakan scoping review dengan sumber data dari Google Scholar, PubMed, dan Semantic Scholar, menggunakan kata kunci mutasi HMPV, kanker, dan dampak. Kriteria inklusi mencakup artikel berbahasa Indonesia dan Inggris, pasien kritis, artikel full-text/open access, serta publikasi tahun 2015–2025 yang relevan dengan topik. Analisis dilakukan menggunakan diagram PRISMA untuk menyeleksi artikel yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infeksi HMPV pada pasien kanker dapat memperburuk kondisi akibat penurunan sistem imun yang disebabkan oleh terapi kanker seperti kemoterapi atau transplantasi sel punca. Infeksi ini juga berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti pneumonia dan gagal napas, serta menghambat pengobatan kanker yang sedang berlangsung. Mengingat status imun yang terganggu, pasien kanker lebih rentan terhadap dampak mutasi virus ini. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami konsekuensi klinis mutasi HMPV guna mengoptimalkan strategi pencegahan dan penanganan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Human Metapneumovirus (HMPV) pada pasien kanker, terutama mereka yang menjalani terapi imunosupresif, berpotensi memperburuk infeksi.Infeksi HMPV dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti pneumonia berat, gagal napas, hingga kematian.Faktor-faktor seperti usia lanjut, jenis kanker yang diderita, tingkat keparahan penyakit, serta jenis terapi yang diterima (misalnya kemoterapi atau transplantasi sumsum tulang) berperan signifikan dalam tingkat keparahan infeksi.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kewaspadaan terhadap infeksi HMPV melalui skrining rutin dan deteksi dini, terutama pada pasien dengan sistem imun yang sangat lemah.Implementasi langkah-langkah pencegahan, seperti penerapan protokol isolasi, edukasi tenaga medis dan pasien mengenai risiko infeksi nosokomial, serta pengembangan metode diagnostik yang lebih sensitif dan cepat, sangat penting untuk meminimalkan dampak infeksi ini.Selain itu, penelitian lebih lanjut sangat diperlukan untuk memahami dampak mutasi HMPV terhadap virulensi dan resistensi virus, serta mengevaluasi efektivitas terapi antivirus yang ada atau mengembangkan strategi terapeutik baru, termasuk vaksin yang dapat memberikan perlindungan optimal bagi pasien dengan risiko tinggi.Studi longitudinal mengenai dampak HMPV pada pasien kanker juga perlu dilakukan guna mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang konsekuensi klinis yang ditimbulkan, sehingga strategi pengobatan dan pencegahan dapat disusun secara lebih efektif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang melacak perkembangan pasien dari waktu ke waktu, guna memahami bagaimana virus HMPV mutasi mempengaruhi kondisi pasien dalam jangka panjang. Selain itu, pengembangan vaksin atau terapi antivirus yang lebih spesifik terhadap strain HMPV mutasi menjadi kebutuhan mendesak. Inovasi dalam bidang farmakologi sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengobatan dan memperbaiki prognosis pasien yang terinfeksi virus ini. Dukungan terhadap penelitian mengenai infeksi HMPV mutasi juga perlu ditingkatkan melalui kolaborasi antar lembaga medis dan penelitian. Dengan adanya dukungan ini, penelitian dapat dilakukan dengan cakupan yang lebih luas, sehingga memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai cara terbaik dalam menangani infeksi HMPV mutasi. Pendekatan multidisiplin yang melibatkan ahli virologi, onkologi, dan imunologi juga diperlukan untuk memastikan bahwa hasil penelitian dapat diimplementasikan dengan optimal dalam praktik klinis.

Read online
File size496.13 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test