GUNUNGSARIGUNUNGSARI
Jurnal Berita KesehatanJurnal Berita KesehatanStunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang berlangsung dalam waktu lama, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Gangguan ini dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang pada kesehatan, menurunkan daya tahan tubuh, serta meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor risiko kejadian stunting pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kintamani VI tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 ibu yang memiliki balita stunting, yang dipilih berdasarkan data kohort balita dan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Jenis data yang digunakan meliputi data primer melalui wawancara terstruktur mengenai pemberian MP-ASI menggunakan instrumen yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta data sekunder dari catatan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki berat badan lahir normal (79,6%), riwayat pemberian ASI eksklusif (72,2%), serta pemberian MP-ASI yang tepat (64,8%). Selain itu, sebagian besar ibu tidak mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) saat hamil (85,2%). Berdasarkan hasil ini, diharapkan pihak puskesmas dan tenaga kesehatan khususnya bidan dapat lebih cermat dalam melakukan skrining faktor risiko stunting dan meningkatkan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi optimal selama masa kehamilan dan awal kehidupan anak.
Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar balita stunting memiliki berat badan lahir normal, menunjukkan bahwa berat badan lahir bukanlah satu-satunya indikator risiko stunting.Pemberian ASI eksklusif yang tepat juga cukup tinggi di antara responden, mengindikasikan kesadaran yang baik mengenai pentingnya ASI.Meskipun demikian, masih terdapat faktor-faktor lain yang perlu diperhatikan, seperti praktik pemberian MP-ASI dan status gizi ibu selama kehamilan, untuk mencegah stunting secara efektif.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik di tingkat keluarga dan masyarakat yang berkontribusi terhadap stunting, seperti praktik kebersihan, sanitasi, dan akses terhadap air bersih. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas intervensi gizi yang ditargetkan pada ibu hamil dan anak-anak di bawah dua tahun, dengan mempertimbangkan konteks budaya dan sosial ekonomi setempat. Ketiga, studi longitudinal diperlukan untuk melacak perkembangan anak-anak yang berisiko stunting dari usia dini hingga dewasa, guna memahami dampak jangka panjang stunting terhadap kesehatan, kognisi, dan produktivitas mereka. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendalam untuk merumuskan strategi pencegahan stunting yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kintamani VI.
- FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI LAHAN BASAH | Jurnal Kesehatan Tambusai. faktor risiko... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/21396FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI LAHAN BASAH Jurnal Kesehatan Tambusai faktor risiko journal universitaspahlawan ac index php jkt article view 21396
- Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Stunting pada Balita di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Periode Januari... doi.org/10.33096/fmj.v2i9.121Faktor Faktor Risiko Terjadinya Stunting pada Balita di Puskesmas Kassi Kassi Kota Makassar Periode Januari doi 10 33096 fmj v2i9 121
- Dampak Stunting Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini | Jariah | Jurnal Ilmiah Cahaya Paud. slot... ejournal.unkhair.ac.id/index.php/cahayapd/article/view/7922Dampak Stunting Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Jariah Jurnal Ilmiah Cahaya Paud slot ejournal unkhair ac index php cahayapd article view 7922
- ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGANYAR I KABUPATEN... doi.org/10.33024/jikk.v11i2.10600ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGANYAR I KABUPATEN doi 10 33024 jikk v11i2 10600
| File size | 479.25 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALSTUDITINDAKANJURNALSTUDITINDAKAN Disarankan MTs Al-Muqawamah terus mengintegrasikan strategi ini untuk lebih meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia siswa. Penerapan pembelajaran berbasisDisarankan MTs Al-Muqawamah terus mengintegrasikan strategi ini untuk lebih meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia siswa. Penerapan pembelajaran berbasis
ASIAASIA Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini merancang dan mengembangkan sistem baru. Metode: Sistem Dermaga Apung Deteksi Dini Otomatis berbasis InternetUntuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini merancang dan mengembangkan sistem baru. Metode: Sistem Dermaga Apung Deteksi Dini Otomatis berbasis Internet
PELANTARPRESSPELANTARPRESS Variabel (Y) Kepuasan Konsumen: Pengalaman, Ekspektasi Pelanggan, dan Kebutuhan. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatanVariabel (Y) Kepuasan Konsumen: Pengalaman, Ekspektasi Pelanggan, dan Kebutuhan. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan pendekatan
UNIMMANUNIMMAN Pencarian artikel menggunakan kata kunci relevan dilakukan di basis data PubMed, Scopus, dan ProQuest. Artikel yang diperoleh diseleksi berdasarkan kriteriaPencarian artikel menggunakan kata kunci relevan dilakukan di basis data PubMed, Scopus, dan ProQuest. Artikel yang diperoleh diseleksi berdasarkan kriteria
PSPINDONESIAPSPINDONESIA Penelitian ini menyimpulkan bahwa label Generasi Strawberry merepresentasikan realitas sosio‑teologis yang ditandai kerapuhan emosional, rendahnya dayaPenelitian ini menyimpulkan bahwa label Generasi Strawberry merepresentasikan realitas sosio‑teologis yang ditandai kerapuhan emosional, rendahnya daya
UMBUMB Penelitian ini mencairkan aluminium bekas kaleng minuman pada suhu 600 °C, membentuknya menjadi lingkaran berdiameter 11 cm, dan menguji efektivitasnyaPenelitian ini mencairkan aluminium bekas kaleng minuman pada suhu 600 °C, membentuknya menjadi lingkaran berdiameter 11 cm, dan menguji efektivitasnya
JOMPARNDJOMPARND Selama ini, pemanfaatan pala lebih terfokus pada biji dan fulinya sebagai bahan baku industri makanan, kosmetik, dan farmasi, sementara daging buahnyaSelama ini, pemanfaatan pala lebih terfokus pada biji dan fulinya sebagai bahan baku industri makanan, kosmetik, dan farmasi, sementara daging buahnya
STOK BINAGUNASTOK BINAGUNA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil validasi isi model pemanasan pasca cedera ankle untuk meningkatkan kemampuan fungsi dan meredakan nyeriTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil validasi isi model pemanasan pasca cedera ankle untuk meningkatkan kemampuan fungsi dan meredakan nyeri
Useful /
DINASTIREVDINASTIREV Hasil analisis digunakan untuk menyusun kerangka pengaturan sengketa pra yudisial di Indonesia. Penelitian ini bersifat normatif, berfokus pada data sekunderHasil analisis digunakan untuk menyusun kerangka pengaturan sengketa pra yudisial di Indonesia. Penelitian ini bersifat normatif, berfokus pada data sekunder
IJBE RESEARCHIJBE RESEARCH Ketiga, partisipasi pelanggan dapat memberikan tuas untuk menginspirasi proses nilai. Keempat, proses nilai yang menginspirasi secara langsung berkontribusiKetiga, partisipasi pelanggan dapat memberikan tuas untuk menginspirasi proses nilai. Keempat, proses nilai yang menginspirasi secara langsung berkontribusi
PELANTARPRESSPELANTARPRESS Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan melakukan beberapa uji, termasuk uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas,Data dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS dengan melakukan beberapa uji, termasuk uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas,
PNLPNL Penelitian ini menghasilkan papan tanpa pengikat dari serat bagasse tebu dengan dimensi 150 × 150 × 10 mm. Hasil menunjukkan bahwa ukuran partikel danPenelitian ini menghasilkan papan tanpa pengikat dari serat bagasse tebu dengan dimensi 150 × 150 × 10 mm. Hasil menunjukkan bahwa ukuran partikel dan