IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL

Bulletin of Social Studies and Community DevelopmentBulletin of Social Studies and Community Development

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek sanksi pajak dan norma subjektif terhadap perilaku pengelakan pajak. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan, dengan mengumpulkan data kuesioner dari responden yang dipilih melalui sampling acak. Item kuesioner yang mengukur sanksi pajak, norma subjektif, dan perilaku pengelakan pajak disesuaikan dari studi sebelumnya tentang kepatuhan dan perilaku wajib pajak. Instrumen menggunakan skala Likert lima poin, mulai dari sangat tidak setuju hingga sangat setuju. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0 untuk menguji hubungan antara variabel. Temuan menunjukkan bahwa norma subjektif memiliki efek negatif signifikan terhadap perilaku pengelakan pajak, yang menunjukkan bahwa tekanan sosial dan moral yang lebih kuat dapat mengurangi kecenderungan wajib pajak untuk mengelak pajak. Sebaliknya, sanksi pajak ditemukan tidak memiliki efek signifikan terhadap perilaku pengelakan pajak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa norma subjektif memainkan peran yang lebih penting daripada sanksi pajak dalam mempengaruhi perilaku wajib pajak dan mengurangi praktik pengelakan pajak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi pajak tidak memiliki efek signifikan terhadap perilaku pengelakan pajak di antara wajib pajak WPOP.Oleh karena itu, hasil penelitian tidak menunjukkan bahwa sanksi pajak bersifat kontraproduktif, tetapi lebih menunjukkan bahwa sanksi pajak sendiri mungkin tidak cukup untuk mengurangi praktik pengelakan pajak secara signifikan.Kondisi ini mungkin dipengaruhi oleh beberapa faktor lain, seperti kepercayaan publik yang rendah terhadap pemerintah, kekhawatiran tentang transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendapatan pajak, dan pemahaman terbatas wajib pajak tentang penggunaan dana pajak untuk kesejahteraan publik.Banyak wajib pajak mungkin mempertanyakan apakah kontribusi pajak mereka dikelola secara efektif dan adil untuk kepentingan masyarakat.Akibatnya, beberapa individu mungkin masih terlibat dalam pengelakan pajak meskipun menyadari risiko hukum dan sanksi yang terlibat.Selain itu, wajib pajak WPOP yang bekerja sebagai pekerja lepas memiliki fleksibilitas dan otonomi yang lebih besar dalam menghitung, membayar, dan melaporkan pajak mereka sendiri.Sistem penilaian diri ini dapat menciptakan peluang untuk meremehkan pendapatan atau menghindari pajak.Temuan penelitian ini sejalan dengan studi sebelumnya yang dilakukan oleh Waskita et al.(2021) dan Yustrianthe & Wangi (2025), yang juga menemukan bahwa sanksi pajak tidak secara signifikan mempengaruhi perilaku pengelakan pajak.Norma subjektif erat kaitannya dengan lingkungan sosial, termasuk pendapat dan ekspektasi dari anggota keluarga, teman, komunitas sekitar, dan rekan kerja mengenai perilaku kepatuhan pajak.Ketika wajib pajak menganggap bahwa pengelakan pajak dianggap tidak etis dan tidak diterima secara sosial oleh orang-orang penting di sekitar mereka, mereka mungkin merasa lebih terdorong untuk mematuhi peraturan pajak.Oleh karena itu, pengaruh sosial dan persepsi publik memainkan peran penting dalam membentuk kepatuhan wajib pajak.

Untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, tidak seharusnya hanya mengandalkan sanksi yang lebih ketat atau mekanisme penegakan. Kantor Pajak Pratama Balikpapan Timur juga harus memperkuat pendekatan sosial dan pendidikan wajib pajak, serta meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pajak untuk pembangunan nasional. Upaya seperti meningkatkan transparansi pajak, meningkatkan kepercayaan publik, kampanye pendidikan, dan memperkuat norma etis dan sosial terkait kepatuhan pajak mungkin lebih efektif dalam mengurangi perilaku pengelakan pajak di antara pekerja lepas dan wajib pajak perorangan. Penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan. Temuan penelitian ini juga memberikan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan dengan menekankan pentingnya menggabungkan strategi penegakan dengan pendekatan edukatif untuk membangun kepatuhan pajak sukarela yang berkelanjutan.

  1. The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion: A Case of the East Balikpapan Pratama... doi.org/10.61436/bsscd/v5i3.pp204-211The Effect of Tax Sanctions and Subjective Norms on Tax Evasion A Case of the East Balikpapan Pratama doi 10 61436 bsscd v5i3 pp204 211
  2. Bulletin of Social Studies and Community Development. bulletin social studies community development issn... doi.org/10.61436/bsscdBulletin of Social Studies and Community Development bulletin social studies community development issn doi 10 61436 bsscd
  3. DOI Name 10.1017 Values. name values index type timestamp data serv crossref namespace admin handle create... doi.org/10.1017DOI Name 10 1017 Values name values index type timestamp data serv crossref namespace admin handle create doi 10 1017
Read online
File size945.09 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test