IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL

Bulletin of Social Studies and Community DevelopmentBulletin of Social Studies and Community Development

Penelitian ini meneliti strategi untuk memberdayakan komunitas di Provinsi Maluku, Indonesia, melalui pendekatan partisipatif demi pembangunan lokal yang berkelanjutan. Dengan memfokuskan peran kepemimpinan lokal, penelitian ini menyelidiki bagaimana kapasitas komunitas dapat ditingkatkan untuk mendukung pengambilan keputusan inklusif, kohesi sosial, dan ketahanan mata pencaharian rumah tangga. Pendekatan campuran konvergen diterapkan, menggabungkan wawancara kualitatif semi‑terstruktur dengan 15 pemimpin lokal dan adat serta 12 pejabat pemerintah desa dan staf LSM, serta survei partisipatif kepada 180 anggota komunitas menggunakan indikator pemberdayaan yang tervalidasi (Cronbachs α = 0.83). Hasil menunjukkan bahwa strategi partisipatif, bila dipadukan dengan kepemimpinan lokal yang kuat dan inovasi administrasi publik yang adaptif, secara signifikan meningkatkan indeks modal sosial dari 3,2 menjadi 4,1 pada skala lima poin, meningkatkan pendapatan rumah tangga rata‑rata sebesar 18 % (dari IDR 1.350.000 menjadi IDR 1.593.000 per bulan), serta memperbaiki kesejahteraan komunitas. Penelitian ini juga mengidentifikasi risiko elite capture pada pemilihan penerima manfaat di salah satu lokasi studi, menekankan perlunya mekanisme akuntabilitas yang transparan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan komunitas di Maluku melalui strategi partisipatif secara signifikan meningkatkan kapasitas sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat, terutama melalui peningkatan kesejahteraan rumah tangga, jaringan sosial, dan pengelolaan sumber daya lokal.Kolaborasi antara lembaga pemerintah, LSM, dan kepemimpinan lokal memperkuat keberlanjutan program, meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan literasi, koordinasi, dan risiko elite capture.Strategi pemberdayaan yang adaptif, sensitif terhadap konteks lokal, dan didukung mekanisme akuntabilitas yang transparan terbukti lebih efektif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi mekanisme untuk mengurangi elite capture dalam program partisipatif, dengan menguji efektivitas prosedur seleksi penerima manfaat yang transparan dan akuntabel di berbagai desa Maluku, serta mengidentifikasi faktor‑faktor yang mempengaruhi keberhasilan mekanisme tersebut. Selain itu, studi longitudinal dengan desain kohort prospektif diperlukan untuk menilai dampak jangka panjang program pemberdayaan terhadap pendapatan rumah tangga dan indeks modal sosial, sehingga dapat mengatasi keterbatasan data retrospektif dan potensi bias ingatan pada penelitian sebelumnya. Selanjutnya, penyelidikan mengenai penggunaan platform digital musyawarah (misalnya aplikasi seluler atau sistem berbasis SMS) dapat memperluas partisipasi warga yang tidak dapat hadir secara fisik, serta menilai pengaruhnya terhadap efektivitas program dan peningkatan kesejahteraan komunitas secara keseluruhan.

  1. Empowering Maluku Communities: Participatory Strategies for Sustainable Local Development | Launuru |... doi.org/10.61436/bsscd/v5i2.pp129-140Empowering Maluku Communities Participatory Strategies for Sustainable Local Development Launuru doi 10 61436 bsscd v5i2 pp129 140
  2. Bulletin of Social Studies and Community Development. bulletin social studies community development issn... doi.org/10.61436/bsscdBulletin of Social Studies and Community Development bulletin social studies community development issn doi 10 61436 bsscd
  3. DOI Name 10.1016 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support namespace... doi.org/10.1016DOI Name 10 1016 Values name values index type timestamp data serv crossref email support namespace doi 10 1016
Read online
File size1.45 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test