STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL

Adiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatAdiguna: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Terdapat enam indikator untuk terlahir pelajar Pancasila, yakni beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandirielin, bernalar kritis, dan kreatif. Tujuan ini dapat diwujudkan melalui pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning). Kegiatan siswa dalam pembelajaran berbasis proyek memicu lahirnya kemandirian, kolaborasi, dan kreativitas. Berkaitan dengan hal tersebut, perlu adanya pengetahuan yang baik dari guru dalam menumbuhkan profil多人 pelajar Pancasila sesuai amanat Kurikulum Merdeka, yang salah satunya melalui Project Based Learning. Berkaitan dengan hal tersebut, tujuan diadakannya pelatihan ini untuk menambah pengetahuan guru SMP IT Baitul Jannah mengenai pemanfaatan Project Based Learning untuk menguatkan profil pelajar Pancasila. Kegiatan ini berlangsung di bulan Oktober 2023. Metode kegiatan berupa pelatihan langsung yang diberikan tim pengabdi, sebagai wujud kejasama antara STKIP PGRI Bandar Lampung dengan SMP IT Baitul Jannah Bandar Lampung. Dari kegiatan yang dilakukan diperoleh hasil berupa adanya peningkatan kompetensi guru mengenai pemanfaatan Project Based Learning serta semakin kuatnya profil pelajar Pancasila di SMP IT Baitul Jannah Bandar Lampung.

Kegiatan Project Based Learning untuk menguatkan profil pelajar Pancasila di SMP IT Baitul Jannah berjalan lancar dengan respon positif dari seluruh warga sekolah.Pengabdian meningkatkan kompetensi guru mengenai pemanfaatan PBL dan menghasilkan berbagai proyek penguatan profil pelajar.Akibatnya, profil pelajar Pancasila di sekolah menjadi lebih kuat.

Penelitian dapat difokuskan pada dampak jangka panjang penggunaan Project Based Learning (PBL) terhadap perkembangan karakter dan nilai Pancasila pada siswa SMP. Selanjutnya, studi komparatif antara PBL dan metode pembelajaran konvensionalণা dapat mengidentifikasi perbedaan dalam kemampuan kolaborasi, kemandirian, dan kreatifitas siswa. Penelitian lain dapat mengkaji efektivitas platform digital yang memudahkan guru merancang proyek, memantau kemajuan, dan menyesuaikan materi dengan standar kurikulum merdeka. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi waktu pelaksanaan dan meminimalkan kesulitan teknis yang dihadapi guru. Selain itu, evaluasi longitudinal dapat menilai apakah pembelajaran berbasis proyek dapat menegakkan karakter Pancasila secara konsisten seiring bertambahnya usia siswa. Data yang terkumpul dapat dipakai untuk menyesuaikan kebijakan sekolah dan kebijakan pemerintah terhadap kurikulum merdeka. Penerapan indikator kompetensi karakter yang jelas pada setiap proyek dapat memudahkan pengukuran hasil belajar siswa. Penelitian ini juga dapat menilai dampak proyek terhadap motivasi belajar dan rasa kepemilikan siswa terhadap proses pembelajaran. Hasilnya dapat dijadikan referensi bagi lembaga pendidikan lain untuk memodularisasi PBL di mata pelajaran berbeda. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memperkaya ilmu pendidikan di Indonesia dan mendukung implementasi kurikulum merdeka secara lebih efektif.

  1. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Impelementasi Kurikulum Prototipe di Sekolah Penggerak... doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2714Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Impelementasi Kurikulum Prototipe di Sekolah Penggerak doi 10 31004 basicedu v6i3 2714
Read online
File size220.74 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test