UnmulUnmul

BPEJBPEJ

Masalah utama dalam penelitian ini adalah kurangnya kesiapan guru Pendidikan Jasmani sekolah dasar dalam menerapkan strategi pengajaran yang efektif untuk meningkatkan koordinasi motorik kasar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan tiga guru PENJAS yang dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman mengajar lebih dari tiga tahun serta keterlibatan langsung dalam pembelajaran motorik kasar. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan observasi lapangan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik untuk wawancara dan analisis deskriptif persentase untuk observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berupaya merancang aktivitas motorik yang sesuai tahap perkembangan anak, mengadaptasi metode dan permainan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran, serta memodifikasi alat dan ruang belajar agar proses pembelajaran tetap efektif. Selain itu, guru menghadapi keterbatasan fasilitas yang berdampak pada keragaman aktivitas fisik, sehingga kreativitas dan fleksibilitas menjadi kunci dalam menjaga kualitas pengajaran. Temuan lainnya menegaskan bahwa penerapan pembelajaran antar sekolah berbeda, dipengaruhi oleh kemampuan adaptasi guru dan ketersediaan sarana prasarana. Penelitian ini memberikan signifikansi dalam memperkuat pemahaman mengenai strategi guru dalam menciptakan pembelajaran motorik kasar yang inklusif serta mendorong pentingnya pelatihan dan peningkatan fasilitas untuk mendukung pembelajaran yang lebih optimal.

Penelitian menemukan bahwa guru pendidikan jasmani meningkatkan motorik kasar siswa dengan menggunakan permainan, variasi metode, dan modifikasi alat serta ruang belajar, serta menerapkan pedagogi berdiferensiasi berbasis asesmen awal.Namun, keterbatasan sarana prasarana seperti minimnya alat dan ruang gerak serta perbedaan tingkat implementasi antar sekolah menjadi kendala utama.Oleh karena itu, disarankan peningkatan fasilitas, pelatihan berkelanjutan untuk guru, dan pengembangan kurikulum yang fleksibel serta asesmen berkala untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan individu siswa.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas platform playmat interaktif digital dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar pada siswa SD yang memiliki keterbatasan fasilitas, dengan mengukur perubahan kemampuan motorik sebelum dan sesudah penggunaan platform tersebut. Selanjutnya, studi dapat meneliti dampak program pengembangan profesional kolaboratif bagi guru pendidikan jasmani yang menekankan strategi pengajaran adaptif, untuk melihat bagaimana peningkatan kompetensi guru mempengaruhi hasil motorik siswa di beberapa kecamatan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran keterlibatan orang tua dalam mendukung pengembangan motorik kasar melalui kegiatan fisik di rumah, serta menganalisis sejauh mana dukungan tersebut berkontribusi pada koordinasi motorik siswa ketika diterapkan bersama dengan program sekolah.

  1. IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK GUNA MELATIH KESEIMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI DI... journal.lppmunindra.ac.id/index.php/RDJE/article/view/20612IMPLEMENTASI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK GUNA MELATIH KESEIMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI DI journal lppmunindra ac index php RDJE article view 20612
  2. Peran Guru dalam Membentuk Perilaku Anak Usia Dini di RA AL ISLAH | Islamic EduKids: Jurnal Pendidikan... doi.org/10.20414/iek.v5i1.7301Peran Guru dalam Membentuk Perilaku Anak Usia Dini di RA AL ISLAH Islamic EduKids Jurnal Pendidikan doi 10 20414 iek v5i1 7301
  3. Pengaruh Permainan Bola Kasti Terhadap Kemampuan Gerak Motorik Kasar Siswa Kelas V Sd Negeri 90 Rejang... doi.org/10.33369/gymnastics.v2i2.16774Pengaruh Permainan Bola Kasti Terhadap Kemampuan Gerak Motorik Kasar Siswa Kelas V Sd Negeri 90 Rejang doi 10 33369 gymnastics v2i2 16774
Read online
File size659.75 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test