UMTUMT

JMB : Jurnal Manajemen dan BisnisJMB : Jurnal Manajemen dan Bisnis

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara tingkat pendapatan, diskon, dan pembelian tidak terencana pada komunitas perkotaan di Tangerang Selatan. Fenomena konsumen sering muncul di komunitas perkotaan yang ditandai oleh pendapatan tinggi serta paparan iklan yang luas, sehingga individu mudah terstimulasi oleh pemasar; belanja kini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup tetapi telah menjadi gaya hidup. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan asosiatif, menggunakan kuesioner yang diberikan kepada 60 responden yang dipilih secara purposive dengan kriteria: (a) perempuan, (b) berusia 23‑50 tahun, dan (c) memiliki riwayat pembelian tidak terencana baik secara e‑commerce maupun non‑e‑commerce. Analisis data menggunakan product‑moment correlation melalui SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Tingkat Pendapatan berhubungan positif dan signifikan dengan Pembelian Tidak Terencana, yang dipengaruhi oleh gaya hidup tinggi serta kemudahan akses berbelanja. Selain itu, diskon juga berhubungan positif dan signifikan dengan Pembelian Tidak Terencana karena konsumen mudah tergoda melakukan pembelian tidak terencana pada produk dengan diskon besar.

Berdasarkan analisis regresi linear, variabel antarmuka pengguna smartphone (UI) menunjukkan hubungan positif dengan niat pembelian konsumen, dimana peningkatan kualitas UI berhubungan dengan peningkatan niat pembelian.Namun, hubungan ini tidak selalu kuat, karena pengaruh UI dapat dimoderasi oleh faktor lain seperti kepercayaan merek, nilai yang dipersepsikan, dan keterlibatan digital.Dengan demikian, UI smartphone merupakan faktor penting namun bukan satu‑satunya penentu utama dalam keputusan pembelian konsumen.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana faktor-faktor tambahan seperti kepercayaan merek, persepsi nilai, dan keterlibatan digital memediasi pengaruh antarmuka pengguna smartphone (UI) terhadap niat pembelian konsumen, dengan menguji model struktural yang melibatkan variabel‑variabel tersebut. Selain itu, penting untuk memperluas sampel penelitian ke kelompok demografis yang lebih beragam, termasuk laki‑laki, rentang usia yang lebih luas, dan wilayah geografis lain, guna memahami apakah hubungan antara UI dan niat beli tetap konsisten di konteks yang berbeda. Selanjutnya, penelitian eksperimental dapat dilakukan dengan merancang variasi UI yang spesifik (misalnya perubahan estetika, kemudahan navigasi, atau responsivitas) dan mengukur secara langsung efeknya pada keputusan pembelian melalui percobaan terkontrol, sehingga memberikan bukti kausal yang lebih kuat tentang peran UI dalam perilaku konsumen. Penelitian juga dapat mengintegrasikan metode campuran, menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai motivasi konsumen di balik keputusan pembelian yang dipengaruhi UI. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perubahan niat beli konsumen seiring waktu dapat membantu mengidentifikasi efek jangka panjang dari perbaikan UI pada loyalitas merek.

Read online
File size296.18 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test