IMWIIMWI

Winter Journal: IMWI Student Research JournalWinter Journal: IMWI Student Research Journal

Perkembangan live shopping telah membawa perubahan signifikan terhadap pola komunikasi bisnis dan perilaku konsumen di era perdagangan sosial. Interaksi langsung antara host dan penonton melalui platform digital seperti TikTok dan Shopee menciptakan bentuk komunikasi persuasif yang mampu mempengaruhi emosi dan keputusan pembelian konsumen secara cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komunikasi persuasif, Fear of Missing Out (FOMO), dan perilaku pembelian impulsif dalam aktivitas live shopping digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, dengan meninjau berbagai jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025. Data diperoleh dari basis data akademik seperti Google Scholar, ScienceDirect, Scopus, dan ResearchGate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasif oleh host live shopping memainkan peran penting dalam menarik perhatian, meningkatkan keterlibatan emosional, dan membangun kepercayaan konsumen. Strategi komunikasi yang digunakan meliputi pendekatan emosional, pemasaran urgensi, strategi kelangkaan, bukti sosial, dan interaksi real-time dengan penonton. Selain itu, fitur-fitur live shopping seperti timer hitung mundur, stok terbatas, penjualan kilat, dan notifikasi aktivitas pembelian pengguna lain memperkuat rasa FOMO pada konsumen. Kondisi psikologis ini, pada gilirannya, mendorong pembelian impulsif, yang menyebabkan pembelian spontan tanpa perencanaan sebelumnya. Dengan menerapkan model S-O-R (Stimulus-Organism-Response), stimuli ini memicu FOMO sebagai organisme dan menghasilkan pembelian yang tidak direncanakan sebagai respons.

Perkembangan live shopping dalam ekosistem perdagangan sosial telah membawa perubahan signifikan terhadap praktik komunikasi bisnis digital dan perilaku konsumen.Komunikasi persuasif oleh host live shopping memainkan peran kritis dalam menarik perhatian, meningkatkan keterlibatan emosional, dan membangun kepercayaan konsumen selama transaksi.Strategi komunikasi seperti pendekatan emosional, pemasaran urgensi, strategi kelangkaan, bukti sosial, dan interaksi real-time telah terbukti memberikan pengalaman berbelanja yang lebih interaktif dibandingkan e-commerce konvensional.Fear of Missing Out (FOMO) bertindak sebagai mekanisme psikologis yang memperkuat pembelian impulsif pada konsumen live shopping.Fitur-fitur seperti penjualan kilat, timer hitung mundur, stok terbatas, dan notifikasi aktivitas pembelian pengguna lain menciptakan tekanan sosial digital, mendorong konsumen untuk melakukan pembelian spontan tanpa perencanaan sebelumnya.Studi ini menunjukkan bahwa live shopping merepresentasikan pergeseran transformasional dalam komunikasi bisnis digital, di mana kesuksesan pemasaran tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada kemampuan menciptakan pengalaman komunikasi digital yang interaktif, emosional, dan sosial yang menarik.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kasus yang menyeluruh terhadap berbagai platform digital, membandingkan perilaku konsumen lintas generasi dan negara, serta mengeksplorasi variabel terkait seperti kepercayaan, interaksi parasosial, keterlibatan pelanggan, kecanduan digital, dan shoppertainment. Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang komunikasi bisnis digital dan perilaku konsumen di era live commerce.

Read online
File size292.93 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test