IMWIIMWI

Winter Journal: IMWI Student Research JournalWinter Journal: IMWI Student Research Journal

Penelitian ini mengkaji pengaruh Flexible Working Arrangement (FWA) dan Work-Life Balance (WLB) terhadap Job Performance, dengan Employee Engagement sebagai variabel intervening pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata. Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan, dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 196 responden yang dipilih dengan teknik sampling probabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM‑PLS). Temuan menunjukkan bahwa Work-Life Balance memiliki pengaruh positif signifikan terhadap Employee Engagement dan Job Performance, sedangkan Flexible Working Arrangement berpengaruh signifikan terhadap Job Performance tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Employee Engagement. Selanjutnya, Employee Engagement berpengaruh positif signifikan terhadap Job Performance dan memediasi hubungan antara Work-Life Balance dan Job Performance, namun tidak memediasi hubungan antara Flexible Working Arrangement dan Job Performance. Hasil ini menegaskan bahwa menjaga keseimbangan kerja‑hidup lebih krusial dibandingkan fleksibilitas kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai sektor publik.

Flexible Working Arrangement tidak berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan pegawai, sedangkan Work-Life Balance secara signifikan meningkatkan keterlibatan serta kinerja kerja ASN.Work-Life Balance terbukti menjadi faktor dominan yang menentukan peningkatan kinerja, sementara fleksibilitas kerja lebih berperan dalam meningkatkan efisiensi kerja tanpa memengaruhi ikatan emosional terhadap organisasi.Oleh karena itu, kebijakan yang menekankan keseimbangan kerja‑hidup lebih efektif dalam meningkatkan performa ASN dibandingkan kebijakan yang hanya memfokuskan pada fleksibilitas kerja.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh fleksibilitas kerja terhadap keterlibatan pegawai ASN pada sektor publik lain dengan menggunakan desain longitudinal untuk mengamati perubahan dalam jangka waktu yang lebih panjang, sehingga dapat menilai efek jangka panjang dari kebijakan fleksibilitas kerja. Selain itu, disarankan melakukan penelitian yang mengeksplorasi peran moderasi gaya kepemimpinan terhadap hubungan antara Work-Life Balance dan kinerja kerja, guna memahami bagaimana kepemimpinan yang mendukung dapat memperkuat atau memperlemah efek keseimbangan kerja‑hidup. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti dampak adopsi teknologi digital (misalnya sistem e‑office dan platform kolaborasi online) terhadap efisiensi kerja dan kesejahteraan psikologis ASN, sehingga dapat memberikan rekomendasi praktis bagi pemerintah dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk meningkatkan kinerja dan kesejahteraan pegawai.

  1. Achieving Effective Remote Working During the COVID‐19 Pandemic: A Work Design Perspective... doi.org/10.1111/apps.12290Achieving Effective Remote Working During the COVIDyAAAa19 Pandemic A Work Design Perspective doi 10 1111 apps 12290
  2. Management Characteristics as Determinants of Employee Creativity: The Mediating Role of Employee Job... mdpi.com/2071-1050/12/5/1948Management Characteristics as Determinants of Employee Creativity The Mediating Role of Employee Job mdpi 2071 1050 12 5 1948
  3. The dynamics of diplomatic careers: The shift from traditional to contemporary careers - Hart - 2022... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/hrm.22092The dynamics of diplomatic careers The shift from traditional to contemporary careers Hart 2022 onlinelibrary wiley doi 10 1002 hrm 22092
Read online
File size271.71 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test