IMWIIMWI

Winter Journal: IMWI Student Research JournalWinter Journal: IMWI Student Research Journal

Perkembangan ekosistem digital yang pesat telah mendorong pergeseran fundamental dalam cara konsumen berinteraksi dengan merek. Customer journey yang semula bersifat linear kini telah bertransformasi menjadi proses yang kompleks, non-linear, dan melibatkan berbagai touchpoint digital maupun fisik secara simultan. Artikel ini bertujuan menganalisis secara kritis transformasi customer journey di era omnichannel, mengidentifikasi perubahan perilaku konsumen yang menyertainya, serta merumuskan implikasi strategis bagi pelaku digital marketing. Dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang bersumber dari database Google Scholar, Scopus, Web of Science, dan SINTA dengan periode publikasi 2015–2024, sebanyak 38 artikel relevan dipilih melalui proses inklusi-eksklusi berbasis PRISMA framework. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa integrasi omnichannel secara efektif meningkatkan konsistensi pengalaman pelanggan, memperkuat loyalitas merek, dan menciptakan peluang personalisasi berbasis data yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh sebagian besar perusahaan. Ditemukan pula bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), machine learning, dan analitik data real-time menjadi faktor pembeda dalam keberhasilan implementasi strategi omnichannel. Artikel ini berkontribusi pada pengembangan kerangka konseptual (OJIF) yang mengintegrasikan empat lapisan strategis dan dapat menjadi landasan riset empiris lanjutan.

Artikel ini telah menempuh perjalanan analitis yang menelaah transformasi customer journey di era omnichannel melalui sintesis kritis 38 literatur akademis terpilih.Beberapa temuan utama layak ditegaskan kembali sebagai penutup.Pertama, customer journey telah bergerak dari paradigma linear yang dapat diprediksi menuju sistem yang kompleks, non-linear, dan multi-touchpoint.Kedua, perubahan perilaku konsumen di era omnichannel bukan hanya soal perpindahan ke platform digital, melainkan juga transformasi mendasar dalam cara konsumen memproses informasi, membangun kepercayaan, dan membuat keputusan.Ketiga, teknologi, terutama AI, machine learning, dan analitik data real-time, adalah prasyarat kompetitif dalam ekosistem omnichannel.Keempat, artikel ini mengusulkan OJIF sebagai kerangka konseptual baru yang mengintegrasikan empat lapisan strategis dalam satu sistem yang saling terhubung dan berkelanjutan, dengan tata kelola etika sebagai fondasi yang melingkupi seluruh lapisan.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris longitudinal tentang dinamika customer journey di pasar e-commerce Indonesia menggunakan data digital tracking. Selain itu, penelitian tentang hubungan personalisasi AI dengan kepercayaan dan loyalitas konsumen Gen Z juga dapat menjadi fokus. Kajian dampak UU PDP Indonesia terhadap strategi omnichannel perusahaan lokal juga perlu dilakukan. Terakhir, pengujian empiris OJIF pada berbagai konteks industri dan ukuran perusahaan akan memberikan wawasan lebih lanjut tentang implementasi kerangka konseptual ini.

Read online
File size285.37 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test