IMWIIMWI

Winter Journal: IMWI Student Research JournalWinter Journal: IMWI Student Research Journal

Penelitian ini dimotivasi oleh ketidakstabilan hasil investasi dana pensiun di Indonesia meskipun aset yang dikelola terus meningkat. Fluktuasi Return on Investment (ROI) pada periode 2020–2024 menunjukkan bahwa pertumbuhan aset tidak selalu diikuti oleh kinerja yang konsisten, sehingga perlu diteliti faktor‑faktor penentu ROI dana pensiun. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi alokasi aset yang meliputi deposito berjangka, surat berharga pemerintah, ekuitas, dan obligasi korporasi terhadap ROI dana pensiun, serta menguji peran moderasi tingkat suku bunga. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan analisis regresi data panel. Sampel terdiri dari 35 dana pensiun terdaftar pada OJK selama lima tahun (2020–2024) dengan total 175 observasi. Model Random Effect dipilih sebagai estimasi terbaik, dan Moderated Regression Analysis diterapkan untuk menguji interaksi. Hasil menunjukkan bahwa hanya obligasi korporasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap ROI, sementara deposito, surat berharga pemerintah, dan ekuitas tidak berpengaruh signifikan. Namun, tingkat suku bunga secara signifikan memoderasi hubungan antara semua komponen alokasi aset dan ROI, menegaskan bahwa kinerja investasi dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi, khususnya suku bunga, yang mengharuskan strategi investasi yang adaptif dan dinamis.

Penelitian menunjukkan bahwa strategi alokasi aset dana pensiun di Indonesia tahun 2020–2024 tidak secara otomatis meningkatkan Return on Investment (ROI).Hanya obligasi korporasi yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROI, sedangkan deposito, surat berharga pemerintah, dan ekuitas tidak menunjukkan efek langsung yang signifikan.Selain itu, tingkat suku bunga secara signifikan memoderasi hubungan antara semua komponen alokasi aset dan ROI, sehingga efektivitas strategi alokasi tergantung pada rezim suku bunga yang berlaku.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana faktor makroekonomi lain, seperti inflasi, pertumbuhan Produk Domestik Bruto, dan nilai tukar, memoderasi pengaruh alokasi aset terhadap ROI dana pensiun. Dengan menambah variabel‑variabel tersebut dalam model regresi panel, dapat diuji apakah kombinasi faktor‑faktor tersebut memberikan penjelasan yang lebih komprehensif terhadap kinerja investasi. Selanjutnya, perlu dilakukan analisis jangka panjang dengan memperpanjang periode observasi hingga setidaknya 2029, sehingga dapat menilai stabilitas temuan pada rezim ekonomi pasca‑pandemi dan mengidentifikasi tren jangka panjang. Penelitian juga dapat memperluas cakupan sampel dengan memasukkan dana pensiun dari negara‑negara ASEAN lainnya, sehingga memungkinkan perbandingan lintas‑negara mengenai strategi alokasi aset dalam kerangka regulasi yang berbeda. Dengan pendekatan komparatif ini, dapat dijawab pertanyaan apakah kebijakan regulasi OJK yang konservatif mempengaruhi ketergantungan pada instrumen defensif dibandingkan dengan regulator yang lebih permisif. Akhirnya, studi dapat mengembangkan model dinamis berbasis pembelajaran mesin untuk memprediksi ROI berdasarkan kombinasi alokasi aset dan kondisi makroekonomi, memberikan panduan adaptif bagi manajer dana pensiun dalam menghadapi perubahan suku bunga.

  1. The investment behaviour of pension funds in alternative assets: Interest rates and portfolio diversification... doi.org/10.1002/ijfe.1856The investment behaviour of pension funds in alternative assets Interest rates and portfolio diversification doi 10 1002 ijfe 1856
Read online
File size270.14 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test