IMWIIMWI

Winter Journal: IMWI Student Research JournalWinter Journal: IMWI Student Research Journal

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek dari keseimbangan kerja dan kehidupan serta gaya kepemimpinan terhadap niat turnover melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Studi kasus penelitian ini dilakukan di PT. Permodalan Nasional Madani, Cabang Jember. Dasar penelitian ini adalah permasalahan niat turnover, atau keinginan karyawan untuk meninggalkan perusahaan, yang menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh PT. Permodalan Nasional Madani, Cabang Jember. Seperti yang kita ketahui, tingkat niat turnover yang tinggi sangat mempengaruhi perkembangan bisnis perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari 391 karyawan yang mengisi kuesioner yang disediakan oleh peneliti, dengan batas waktu pengisian selama 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kerja dan kehidupan yang baik meningkatkan kepuasan kerja. Namun, meskipun memiliki keseimbangan kerja dan kehidupan yang baik, niat turnover tidak dapat dikurangi. Kepuasan kerja yang tinggi dapat mengurangi niat turnover. Gaya kepemimpinan yang baik meningkatkan kepuasan kerja. Namun, meskipun memiliki gaya kepemimpinan yang baik, niat turnover tidak dapat dikurangi. Kepuasan kerja memediasi keseimbangan kerja dan kehidupan dalam mengurangi niat turnover. Kepuasan kerja juga memediasi gaya kepemimpinan dalam mengurangi niat turnover.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa keseimbangan kerja dan kehidupan serta gaya kepemimpinan yang baik telah terbukti meningkatkan kepuasan kerja karyawan.Namun, kedua faktor tersebut tidak secara langsung mengurangi niat turnover, karena keputusan karyawan untuk meninggalkan perusahaan lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti peluang karier, kompensasi, dan tekanan kerja.Kepuasan kerja terbukti menjadi mediator yang efektif dalam hubungan antara keseimbangan kerja dan kehidupan serta gaya kepemimpinan dalam mengurangi niat turnover.Karyawan yang puas cenderung lebih berkomitmen untuk tetap berada di perusahaan.Rekomendasi yang diberikan termasuk meningkatkan sistem penghargaan kinerja, menawarkan jadwal kerja yang lebih fleksibel, meningkatkan komunikasi kepemimpinan persuasif, dan mengevaluasi sistem kompensasi agar lebih transparan dan berbasis kinerja.Penelitian ini memiliki keterbatasan, seperti karakteristik responden yang homogen, mengandalkan persepsi subjektif untuk pengukuran variabel, dan fokus hanya pada satu unit cabang perusahaan, sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasikan secara luas.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara berbagai cabang perusahaan untuk memahami perbedaan dan kesamaan dalam faktor-faktor yang mempengaruhi niat turnover. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi spesifik yang dapat diterapkan oleh perusahaan untuk meningkatkan kepuasan kerja dan mengurangi niat turnover, seperti program pengembangan karier, pelatihan kepemimpinan, dan kebijakan kompensasi yang adil dan transparan. Penelitian kualitatif juga dapat dilakukan untuk memahami perspektif karyawan secara mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja dan niat turnover mereka.

Read online
File size342.13 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test