IMWIIMWI
Winter Journal: IMWI Student Research JournalWinter Journal: IMWI Student Research JournalPenelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh modal dan perizinan terhadap produktivitas UMKM di Kabupaten Majalengka. Sampel sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling untuk memperoleh sampel representatif dari 211.749 UMKM di Kabupaten Majalengka. Analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, asumsi klasik, regresi, serta uji T dan F yang diproses dengan IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh positif yang signifikan dari variabel modal dan perizinan terhadap produktivitas UMKM, dengan kontribusi bersama sebesar 77,2% dan faktor lain yang tidak diuji menyumbang 22,8%. Untuk meningkatkan produktivitas, UMKM perlu meningkatkan akses modal melalui penyusunan proposal bisnis yang menarik serta memastikan semua perizinan yang diperlukan terpenuhi. Dukungan pemerintah juga penting untuk mengurangi beban birokrasi, menyederhanakan persyaratan KUR, dan menurunkan suku bunga.
Berdasarkan analisis data, modal dan perizinan memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas UMKM.Untuk meningkatkan produktivitas, UMKM memerlukan akses modal yang memadai serta kelengkapan perizinan yang tepat, sementara dukungan pemerintah diperlukan untuk mengurangi beban birokrasi.Penelitian ini terbatas pada faktor modal dan perizinan, sehingga faktor lain seperti teknologi, kualitas sumber daya manusia, dan lingkungan bisnis perlu diteliti lebih lanjut.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana adopsi teknologi digital memoderasi hubungan antara modal, perizinan, dan produktivitas UMKM, misalnya dengan menguji apakah penggunaan platform e‑commerce meningkatkan efek positif modal terhadap produktivitas. Selanjutnya, studi dapat meneliti peran kualitas sumber daya manusia sebagai variabel mediasi, yaitu apakah pelatihan dan kompetensi karyawan memperkuat dampak modal dan perizinan pada produktivitas. Terakhir, penelitian dapat mengaplikasikan model regresi non‑linier atau model struktural equation modelling (SEM) untuk mengidentifikasi interaksi kompleks antara faktor-faktor tambahan seperti lingkungan bisnis, inovasi, dan kebijakan pemerintah dalam mempengaruhi produktivitas UMKM.
| File size | 382.73 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Oleh karena itu, peningkatan pendapatan per kapita di Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh investasi dan kiriman uang, tetapi juga oleh faktor-faktorOleh karena itu, peningkatan pendapatan per kapita di Indonesia tidak hanya dipengaruhi oleh investasi dan kiriman uang, tetapi juga oleh faktor-faktor
UnlaUnla Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh melalui teknik purposive sampling, menghasilkan 185 sampel. Temuan menunjukkanPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh melalui teknik purposive sampling, menghasilkan 185 sampel. Temuan menunjukkan
IPBIPB mutans, dan C. albicans. Aktivitas antioksidannya dilaporkan berdasarkan uji DPPH scavenging, ABTS reduction, H2O2 scavenging, dan NO scavenging. Ekstrakmutans, dan C. albicans. Aktivitas antioksidannya dilaporkan berdasarkan uji DPPH scavenging, ABTS reduction, H2O2 scavenging, dan NO scavenging. Ekstrak
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi SDM, literasi keuangan, dan modal keuangan berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM. Sebaliknya, modalHasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi SDM, literasi keuangan, dan modal keuangan berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM. Sebaliknya, modal
IMWIIMWI E. , masalah utama desa adalah sampah dan limbah serta meningkatnya risiko bencana alam yang dirasakan masyarakat. Kelompok Ormawa Working and ReasoningE. , masalah utama desa adalah sampah dan limbah serta meningkatnya risiko bencana alam yang dirasakan masyarakat. Kelompok Ormawa Working and Reasoning
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Namun, inovasi karyawan tidak memiliki dampak signifikan terhadap kinerja keuangan atau kinerja pekerjaan, dan juga tidak memediasi hubungan antara GICNamun, inovasi karyawan tidak memiliki dampak signifikan terhadap kinerja keuangan atau kinerja pekerjaan, dan juga tidak memediasi hubungan antara GIC
RISETEKONOMIRISETEKONOMI This study used a quantitative approach. The research sample consisted of 177 ASN and Non-ASN teachers in elementary schools in Selong sub-district selectedThis study used a quantitative approach. The research sample consisted of 177 ASN and Non-ASN teachers in elementary schools in Selong sub-district selected
ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE CTA tidak melakukan pemantauan pengendalian internal atas pengelolaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Inefisiensi terjadi karena pemantauan tidak dilakukanCTA tidak melakukan pemantauan pengendalian internal atas pengelolaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Inefisiensi terjadi karena pemantauan tidak dilakukan
Useful /
IMWIIMWI Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan Aset Bergerak di Desa Pilohayanga Barat, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo belum berjalan dengan baik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan Aset Bergerak di Desa Pilohayanga Barat, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo belum berjalan dengan baik.
STP IPISTP IPI Di tengah pandemi COVID-19, keterlibatan dan ketertarikan kaum muda untuk masuk dalam organisasi Gereja menjadi keprihatinan. Sulit mencari generasi pemimpinDi tengah pandemi COVID-19, keterlibatan dan ketertarikan kaum muda untuk masuk dalam organisasi Gereja menjadi keprihatinan. Sulit mencari generasi pemimpin
STP IPISTP IPI Berdasarkan telaah kepustakaan tersebut ditemukan bahwa desain instruksional merupakan rancangan pembelajaran yang dikerjakan pendidik supaya membantuBerdasarkan telaah kepustakaan tersebut ditemukan bahwa desain instruksional merupakan rancangan pembelajaran yang dikerjakan pendidik supaya membantu
UIAUIA Tatkala menggagas sistem ekonomi Islam, al-Nabhani menyatakan tentang perlunya membedakan antara ilmu ekonomi -- yang sebagian besarnya adalah bebas nilai,Tatkala menggagas sistem ekonomi Islam, al-Nabhani menyatakan tentang perlunya membedakan antara ilmu ekonomi -- yang sebagian besarnya adalah bebas nilai,