STP IPISTP IPI

Sapa: Jurnal Kateketik dan PastoralSapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang desain pembelajaran model assure dalam pengajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik. Dengan memakai metode penelitian kepustakaan, tulisan ini mengolah berbagai sumber guna memaparkan pemanfaatan desain pembelajaran model assure dalam pelajaran Pendidikan Agama Katolik. Berdasarkan telaah kepustakaan tersebut ditemukan bahwa desain instruksional merupakan rancangan pembelajaran yang dikerjakan pendidik supaya membantu peserta didik dalam belajar. Dalam pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik dapat didesain model pembelajaran dengan mengikuti langkah-langkah: (1) menganalisis pembelajar, (2) menyatakan standar dan tujuan, (3) memilih strategi, teknologi, media, dan materi, (4) menggunakan teknologi, media, dan material, (5) mengharuskan partisipasi pembelajar, dan (6) mengevaluasi dan merevisi. Sebagai suatu tawaran, desain instruksional model assure dapat berkontribusi bagi pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Katolik.

Pendidikan Agama Katolik perlu didesain secara sengaja berdasarkan tujuan pencapaiannya.dengan konten Kitab Suci, Tradisi Gereja, Magisterium Gereja, dan konteks kehidupan orang kristiani.Salah satu tawaran untuk desain pembelajaran Pendidikan Agama Katolik, yakni desain pembelajaran model assure dengan langkah-langkah, yakni (1) menganalisis pembelajar, (2) menyatakan standar dan tujuan, (3) memilih strategi, teknologi, media, dan materi, (4) menggunakan teknologi, media, dan material, (5) mengharuskan partisipasi pembelajar, (6) mengevaluasi dan merevisi.

Penelitian ini bersifat teoretis, sehingga penelitian selanjutnya bisa menguji penerapan model ASSURE secara langsung di kelas untuk melihat apakah model ini benar-benar efektif meningkatkan pemahaman dan sikap spiritual peserta didik. Selain itu, akan sangat menarik untuk menyelidiki lebih dalam bagaimana analisis karateristik peserta didik, seperti gaya belajar mereka, memengaruhi keberhasilan model ini. Sebuah studi, misalnya, dapat membandingkan hasil belajar siswa dengan gaya belajar berbeda ketika materi disesuaikan. Tidak hanya itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada tahapan pemilihan dan penggunaan teknologi serta media pembelajaran. Sebuah pertanyaan penelitian yang bisa diajukan adalah, jenis media digital apa yang paling mendukung partisipasi aktif siswa dan evaluasi pembelajaran pada ranah keterampilan sosial dan spiritual sesuai prinsip model ASSURE. Dengan demikian, bisa ditemukan kombinasi terbaik antara model, konteks siswa, dan teknologi untuk mencapai tujuan pendidikan agama secara optimal.

  1. #pendidikan agama islam#pendidikan agama islam
  2. #model pembelajaran#model pembelajaran
Read online
File size475.95 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-1KX
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test