UNISSULAUNISSULA

Jurnal Pendidikan Sultan AgungJurnal Pendidikan Sultan Agung

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa kelas XII IPS 2 SMA Negeri 6 Semarang dengan menerapkan model pembelajaran Point Counter Point menggunakan media Google Meet. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan fokus pada peningkatan partisipasi siswa dalam mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat dalam diskusi, dan membuat kesimpulan materi. Data menunjukkan peningkatan partisipasi dan hasil belajar siswa, dengan persentase siswa yang tuntas belajar meningkat dari 23,42% menjadi 78,38%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model Point Counter Point dengan media Google Meet dapat meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran ekonomi.

Penerapan model pembelajaran Point Counter Point dengan media Google Meet terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi.Peningkatan partisipasi siswa dalam mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan, dan mengemukakan pendapat dalam diskusi menunjukkan bahwa model ini mampu memancing keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.Selain itu, peningkatan persentase siswa yang tuntas belajar dari 23,42% menjadi 78,38% menunjukkan bahwa model ini juga mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan.Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan penggunaan model Point Counter Point dengan media Google Meet sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran ekonomi.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas model Point Counter Point dalam mata pelajaran lain selain ekonomi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan model ini, seperti motivasi belajar siswa, kualitas interaksi guru-siswa, dan dukungan sarana prasarana pembelajaran. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model Point Counter Point yang lebih inovatif dan menarik, misalnya dengan menggabungkan elemen-elemen teknologi atau media pembelajaran lainnya.

Read online
File size1.08 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test