ALMARHALAHALMARHALAH
Almarhalah: Jurnal Pendidikan IslamAlmarhalah: Jurnal Pendidikan IslamStudi ini mengeksplorasi peran pembiasaan keagamaan dalam membentuk karakter islami di kalangan siswa di sekolah. Dengan mengkaji integrasi praktik keagamaan ke dalam rutinitas harian, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana paparan yang konsisten terhadap ajaran agama memengaruhi perkembangan nilai – nilai dan perilaku islami. Melalui analisis perbandingan pendekatan Pendidikan di Indonesia, penelitian ini menyelidiki metode yang digunakan untuk menanamkan nilai-nilai agama dalam lingkungan sekolah. Temuan menunjukan kombinasi kegiatan kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, dan interaksi guru-siswa secara signifikan berkontribusi terhadap pembentukan karakter islami. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan ajaran agama ke dalam kerangka Pendidikan untuk membentuk pondasi yang kuat terhadap etika dan moral islami di kalangan siswa.
Secara umum karakter dalam perspektif Islam dibagi menjadi karakter mulia (akhlakul karimah) dan karakter tercela (akhlakul madzmumah).Sekolah Dasar Negeri 5 Komet Banjarbaru melakukan pembiasaan jumat takwa dalam pembentukan karakter islami siswa.Dalam penerapan pembiasaan jumat takwa tersebut siswa senang dalam melakukan hal tersebut karena pembiasaan tersebut diterapkan dengan sangat bagus dan siswa sangat disiplin dalam menerapkannya.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji efektivitas jangka panjang dari pembiasaan Jumat Takwa terhadap pembentukan karakter islami siswa setelah mereka menyelesaikan pendidikan dasar dan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan implementasi pembiasaan keagamaan di SDN 5 Komet Banjarbaru dengan sekolah lain yang memiliki karakteristik serupa, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan tantangan yang mungkin dihadapi. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan dengan melibatkan partisipasi aktif siswa, guru, dan orang tua untuk memahami pengalaman dan persepsi mereka terhadap pembiasaan Jumat Takwa, serta dampaknya terhadap interaksi sosial dan perkembangan spiritual siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang peran pembiasaan keagamaan dalam membentuk karakter islami generasi muda, serta memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan relevan bagi pengembangan program pendidikan karakter yang efektif dan berkelanjutan.
| File size | 337.92 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
AKRABJUARAAKRABJUARA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkungan sekolah dan kedisiplinan siswa di MAN 2 Model Medan. Hipotesis yang diajukan adalahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkungan sekolah dan kedisiplinan siswa di MAN 2 Model Medan. Hipotesis yang diajukan adalah
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Guru tidak hanya bertanggung jawab untuk menyampaikan materi akademis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membentuk karakterGuru tidak hanya bertanggung jawab untuk menyampaikan materi akademis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membentuk karakter
ARIPAFIARIPAFI Latar belakang penelitian ini dilakukan karena pentingnya menuntut ilmu yang berlandaskan pada akhlak yang baik. Pembentukan karakter Islami yang berdasarkanLatar belakang penelitian ini dilakukan karena pentingnya menuntut ilmu yang berlandaskan pada akhlak yang baik. Pembentukan karakter Islami yang berdasarkan
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Salah satu caranya adalah menerapkan pembelajaran bermakna dengan memanfaatkan kedekatan siswa terhadap gadget melalui penerapan proyek sains warga yangSalah satu caranya adalah menerapkan pembelajaran bermakna dengan memanfaatkan kedekatan siswa terhadap gadget melalui penerapan proyek sains warga yang
STAITTDSTAITTD Pendampingan penyusunan kurikulum Tahfidz Al-Quran berhasil menghasilkan kurikulum yang terstruktur, integratif, dan berbasis kebutuhan lokal. KurikulumPendampingan penyusunan kurikulum Tahfidz Al-Quran berhasil menghasilkan kurikulum yang terstruktur, integratif, dan berbasis kebutuhan lokal. Kurikulum
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Hasilnya menunjukkan bahwa komunikasi efektif antara sekolah dan orang tua serta komunikasi interpersonal antara guru dan siswa menjadi kunci dalam mencegahHasilnya menunjukkan bahwa komunikasi efektif antara sekolah dan orang tua serta komunikasi interpersonal antara guru dan siswa menjadi kunci dalam mencegah
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Penelitian ini menyimpulkan bahwa interaksi guru dan anak terjalin ketika anak mampu menjelaskan secara sederhana tentang Sang Pencipta dan ciptaan-NyaPenelitian ini menyimpulkan bahwa interaksi guru dan anak terjalin ketika anak mampu menjelaskan secara sederhana tentang Sang Pencipta dan ciptaan-Nya
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Alat Peraga Edukatif (APE) Pop-Up bertemakan Lindungi Alam dirancang untuk mengembangkan cara belajar anak agar lebih menarik. Selain itu, APE ini merupakanAlat Peraga Edukatif (APE) Pop-Up bertemakan Lindungi Alam dirancang untuk mengembangkan cara belajar anak agar lebih menarik. Selain itu, APE ini merupakan
Useful /
UMSUMS Dengan demikian, tadarus Al-Quran dapat diposisikan sebagai model pembinaan karakter religius berbasis komunitas yang efektif dan berkelanjutan. PenelitianDengan demikian, tadarus Al-Quran dapat diposisikan sebagai model pembinaan karakter religius berbasis komunitas yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Tinjauan ini mengikuti pedoman PRISMA 2020 dan menggunakan database Scopus untuk mengumpulkan artikel yang diterbitkan antara 2016 dan 2025. Dari 75 artikelTinjauan ini mengikuti pedoman PRISMA 2020 dan menggunakan database Scopus untuk mengumpulkan artikel yang diterbitkan antara 2016 dan 2025. Dari 75 artikel
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Peserta penelitian adalah siswa kelas 5 sekolah dasar di wilayah pedesaan, perkotaan, dan pinggiran kota, dengan total 78 siswa, 26 siswa di setiap wilayah.Peserta penelitian adalah siswa kelas 5 sekolah dasar di wilayah pedesaan, perkotaan, dan pinggiran kota, dengan total 78 siswa, 26 siswa di setiap wilayah.
RESEARCHSYNERGYPRESSRESEARCHSYNERGYPRESS Bukti eksperimental mengkonfirmasi perbaikan yang signifikan dalam ketepatan rekomendasi dan metrik kepuasan pengguna dengan sistem rekomendasi yang ditingkatkan.Bukti eksperimental mengkonfirmasi perbaikan yang signifikan dalam ketepatan rekomendasi dan metrik kepuasan pengguna dengan sistem rekomendasi yang ditingkatkan.