ABULYATAMAABULYATAMA
Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi PendidikanPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat literasi sains di kalangan siswa, yang menyebabkan pemahaman mereka terhadap materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), khususnya mengenai perubahan wujud benda, masih kurang optimal. Selain itu, dalam proses pembelajaran, guru belum memanfaatkan media pembelajaran yang mendukung pemahaman konsep tersebut. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) yang berfokus pada materi perubahan wujud benda, guna meningkatkan kemampuan literasi sains siswa kelas V di SDK Wolowio, Desa Beiwali, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, dengan jumlah siswa sebanyak 19 orang, penentuan jumlah sampel dan teknik pengambilan sampel sangat penting untuk memastikan validitas dan reliabilitas hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE, yang mencakup tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Untuk mengumpulkan data yang relevan, peneliti menggunakan beberapa teknik, antara lain observasi awal untuk mengamati kondisi pembelajaran, wawancara dengan pihak terkait guna memperoleh informasi mendalam, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) pada materi perubahan wujud benda efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa di SDK Wolowio. Hal ini terlihat dari peningkatan skor literasi sains siswa, yaitu dari 55% pada pre-test menjadi 75% pada post-test, menunjukkan peningkatan sebesar 20% yang signifikan. Kelayakan media pembelajaran ini juga didukung oleh hasil validasi dari para ahli, dengan skor sebagai berikut: ahli media sebesar 83,3%, ahli materi 83,75%, dan ahli bahasa 88%, yang semuanya berada dalam kategori sangat valid. Selain itu, respon positif juga datang dari guru dan siswa, dengan skor angket masing-masing sebesar 86,25% dan 80%. Siswa menunjukkan antusiasme dalam menggunakan alat peraga perubahan wujud benda dan mampu memahami jenis-jenis serta ciri-ciri perubahan wujud benda dengan lebih baik.
Penerapan model pembelajaran berbasis proyek (PjBL) pada materi perubahan wujud benda efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa kelas V di SDK Wolowio.Peningkatan skor literasi sains siswa signifikan, dari 55% pada pre-test menjadi 75% pada post-test.Media pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan, dengan validasi dari ahli media (83,3%), ahli materi (83,75%), dan ahli bahasa (88%).Respon positif dari guru (86,25%) dan siswa (80%) menunjukkan efektivitas media.Siswa lebih memahami jenis dan ciri perubahan wujud benda melalui alat peraga yang digunakan.
1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan model PjBL pada materi sains lainnya, seperti biologi atau fisika, untuk mengevaluasi efektivitasnya secara lebih luas. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi digital yang dapat meningkatkan interaktivitas dan aksesibilitas siswa, terutama dalam konteks pembelajaran jarak jauh. 3. Penelitian dapat fokus pada pengaruh PjBL terhadap keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif siswa, dengan mengintegrasikan asesmen berbasis proyek untuk menilai perkembangan kompetensi siswa secara holistik.
| File size | 602.81 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Untuk mencegah hal ini, diperlukan pelatihan bagi guru, penerapan kode etik yang konsisten, dan pengawasan lebih ketat terhadap kualifikasi guru. InsidenUntuk mencegah hal ini, diperlukan pelatihan bagi guru, penerapan kode etik yang konsisten, dan pengawasan lebih ketat terhadap kualifikasi guru. Insiden
ABULYATAMAABULYATAMA Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu research and development model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu (Analysis, Design,Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu research and development model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu (Analysis, Design,
ABULYATAMAABULYATAMA Berdasarkan pemaparan dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berbantuan media flipbook SIRPA efektif meningkatkan pemahman IPAS siswa kelasBerdasarkan pemaparan dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berbantuan media flipbook SIRPA efektif meningkatkan pemahman IPAS siswa kelas
ABULYATAMAABULYATAMA Kemudian untuk teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah “Miles & Hubermanmeliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikanKemudian untuk teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah “Miles & Hubermanmeliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan
ABULYATAMAABULYATAMA Untuk mengatasi ini, metode permainan bisik berantai diterapkan dalam penelitian quasi eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. SubjekUntuk mengatasi ini, metode permainan bisik berantai diterapkan dalam penelitian quasi eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. Subjek
ABULYATAMAABULYATAMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan baik, namun pelaksanaan di kelas belum sepenuhnyaHasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan baik, namun pelaksanaan di kelas belum sepenuhnya
ABULYATAMAABULYATAMA Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini mengkaji berbagai sumber literatur terkini tentang implementasi kurikulumMenggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini mengkaji berbagai sumber literatur terkini tentang implementasi kurikulum
ABULYATAMAABULYATAMA Ketika hasil karya siswa dipajang di mading, mereka merasa dihargai, yang kemudian meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi untuk terus berkarya. SelainKetika hasil karya siswa dipajang di mading, mereka merasa dihargai, yang kemudian meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi untuk terus berkarya. Selain
Useful /
ABULYATAMAABULYATAMA Pengambilan sampel dilakukan dari tanggal 22 hingga 28 Mei 2013, dengan dua kali pengulangan dan interval pengamatan dua kali sehari. Metode yang digunakanPengambilan sampel dilakukan dari tanggal 22 hingga 28 Mei 2013, dengan dua kali pengulangan dan interval pengamatan dua kali sehari. Metode yang digunakan
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) dengan explanatory design. Data kuantitatif diperoleh melalui menyebaran angket secara onlinePenelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) dengan explanatory design. Data kuantitatif diperoleh melalui menyebaran angket secara online
ABULYATAMAABULYATAMA 9 kemudian di analisisi dan hasilnya disajikan secara naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan problematika pembelajaran bahasa arab antara lain adanya9 kemudian di analisisi dan hasilnya disajikan secara naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan problematika pembelajaran bahasa arab antara lain adanya
UNISSULAUNISSULA Metode penelitian ini menggunakan metode PTK Kurt Lewin. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaituMetode penelitian ini menggunakan metode PTK Kurt Lewin. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu