MAHARDIKAMAHARDIKA
Jurnal Kesehatan MahardikaJurnal Kesehatan MahardikaLatar belakang: Nutrisi memegang peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama pada masa balita yang mengalami laju pertumbuhan paling cepat. Kecukupan nutrisi balita sangat bergantung pada ibu, dan kurangnya pengetahuan tentang nutrisi dapat menurunkan kemampuan penerapan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi salah satu faktor penyebab malnutrisi. Selain itu, praktik pemberian ASI dan makanan pendamping ASI sering kali tidak sesuai dari segi kuantitas dan kualitas. Tujuan: Menentukan korelasi antara pengetahuan ibu, pemberian ASI eksklusif, dan pola waktu pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi balita di Desa Kembaran, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Metode: Penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional melibatkan 66 ibu dengan balita usia 6–24 bulan yang dipilih secara simple random sampling dari populasi 148 ibu. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan instrumen kuesioner dan indikator berat per umur. Hasil: Ditemukan hubungan signifikan antara pengetahuan ibu (p=0,012), pemberian ASI eksklusif (p=0,039), serta pola waktu pemberian makanan pendamping ASI (p=0,039) dengan status gizi balita. Kesimpulan: Terdapat korelasi antara pengetahuan ibu, pemberian ASI eksklusif, dan pola waktu pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi balita; disarankan agar ibu balita meningkatkan kualitas ASI dan MP-ASI serta mempertahankan ASI hingga usia dua tahun untuk menjaga status gizi yang telah baik.
Mayoritas ibu memiliki pengetahuan gizi yang baik, sebagian besar memberikan ASI eksklusif, dan pola waktu pemberian makanan pendamping ASI tepat.Sebagian besar balita (89,4%) di Desa Kembaran menunjukkan status gizi baik.Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu, pemberian ASI eksklusif, dan pola waktu pemberian makanan pendamping ASI dengan status gizi balita usia 6–24 bulan.
Penelitian intervensi eksperimental dapat dirancang untuk menguji efektivitas modul edukasi gizi berbasis komunitas dalam meningkatkan pengetahuan ibu dan memperbaiki pola pemberian ASI eksklusif serta MP-ASI, misalnya dengan membandingkan kelompok intervensi yang mendapatkan penyuluhan intensif melalui posyandu dan kelompok kontrol yang mendapatkan edukasi standar. Selanjutnya, studi kualitatif mendalam perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor budaya, norma keluarga, dan peran tokoh masyarakat (seperti nenek atau bidan desa) yang memengaruhi keputusan ibu dalam pemberian ASI dan MP-ASI, sehingga ditemukan strategi komunikasi yang lebih kontekstual dan diterima di masyarakat. Terakhir, penelitian longitudinal dengan desain kohor dapat mengeksplorasi hubungan antara status sosial ekonomi keluarga, akses pangan bergizi, dan variasi asupan makanan pendamping ASI terhadap dinamika status gizi balita hingga usia dua tahun, serta mengukur dampak interaksi antara variabel tersebut selama periode pertumbuhan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat melibatkan pemantauan berkala menggunakan indikator antropometri dan survei perilaku makan untuk menilai perubahan jangka panjang setelah intervensi. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian lanjutan diharapkan memberikan rekomendasi intervensi yang lebih terarah, berkelanjutan, dan sesuai konteks pedesaan.
| File size | 290.65 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Pada program kedua, pembuatan pojok bermain di posyandu dapat meningkatkan keterampilan kader dan menjadi fasilitas yang menarik bagi anak-anak. KeduaPada program kedua, pembuatan pojok bermain di posyandu dapat meningkatkan keterampilan kader dan menjadi fasilitas yang menarik bagi anak-anak. Kedua
NUSAMANDIRINUSAMANDIRI Pada tahap persiapan tim melakukan kegiatan koordinasi dan penyusunan modul pelatihan. Pada tahap pelaksanaan dilakukan kegiatan pemetaan partisipatifPada tahap persiapan tim melakukan kegiatan koordinasi dan penyusunan modul pelatihan. Pada tahap pelaksanaan dilakukan kegiatan pemetaan partisipatif
UNPARUNPAR Opini masyarakat di kedua negara tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi efektivitas Diplomasi Publik negara. Karena sangat pentingOpini masyarakat di kedua negara tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi efektivitas Diplomasi Publik negara. Karena sangat penting
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Pelatihan ini melalui 2 tahap yaitu tahap penjelasan tentang materi coretax dan dilanjutkan ke tahap Aplikasi Simulator Terpadu Coretax yang dilakukanPelatihan ini melalui 2 tahap yaitu tahap penjelasan tentang materi coretax dan dilanjutkan ke tahap Aplikasi Simulator Terpadu Coretax yang dilakukan
ITSCIENCEITSCIENCE d 17.30 WIB. Kegiatan dilaksanakan dengan pemberian edukasi tentang proses penuaan dan perubahan pada lansia dengan metode ceramah dan menggunakan leafletd 17.30 WIB. Kegiatan dilaksanakan dengan pemberian edukasi tentang proses penuaan dan perubahan pada lansia dengan metode ceramah dan menggunakan leaflet
POLTEKKES PALUPOLTEKKES PALU Jika kondisi ini tidak bisa diatasi akan berkembang menjadi cemas sampai dengan stres yang berdampak buruk pada kehidupan sosial perempuan yang akan merangsangJika kondisi ini tidak bisa diatasi akan berkembang menjadi cemas sampai dengan stres yang berdampak buruk pada kehidupan sosial perempuan yang akan merangsang
POLNESPOLNES Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Belanja Modal Pada Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2010-2019.Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Belanja Modal Pada Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2010-2019.
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons perokok aktif terhadap pesan bahaya merokok pada kemasan rokok yang diterapkan pada mahasiswa FakultasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons perokok aktif terhadap pesan bahaya merokok pada kemasan rokok yang diterapkan pada mahasiswa Fakultas
Useful /
UNIGRESUNIGRES Gsk mestinya sesuai dengan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum. Karena dalam keterangan terdakwa yang dikemukakan dalam persidangan mengatakan adanya transaksiGsk mestinya sesuai dengan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum. Karena dalam keterangan terdakwa yang dikemukakan dalam persidangan mengatakan adanya transaksi
UNIGRESUNIGRES Nilai baku mutu parameter debu/TSP pada Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 10/2009 tidak sesuai dengan asas lex superiori derogat lex inferiori. Akibatnya,Nilai baku mutu parameter debu/TSP pada Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 10/2009 tidak sesuai dengan asas lex superiori derogat lex inferiori. Akibatnya,
UNIGRESUNIGRES Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana proses perkawinan lari yang di lakukan adat Sumba Barat. (2) bagaimana akibat hukum perkawinanRumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana proses perkawinan lari yang di lakukan adat Sumba Barat. (2) bagaimana akibat hukum perkawinan
STIKES MAJAPAHITSTIKES MAJAPAHIT Terdapat perbedaan tingkat stres antara siswa full day school di SDN Kauman 1 Kota Mojokerto dengan siswa half day school di SDN Tangunan Kabupaten Mojokerto.Terdapat perbedaan tingkat stres antara siswa full day school di SDN Kauman 1 Kota Mojokerto dengan siswa half day school di SDN Tangunan Kabupaten Mojokerto.