STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA
One moment, please...One moment, please...The objective of this study is to find out the effect of using GRASP Strategy on The Students Ability in Reading Comprehension at Narrative Text of Eleventh Grade Student of SMK Tamansiswa Binjai. This quantitative research used experimental study and took samples by cluster random sampling technique. The samples were consisted of two groups, they were class XI RPL which consist of 32 students as experimental group and class XI TKJ-2 which consist of 32 students as control group at SMK Tamansiswa Binjai. The writer used multiple choice test as the instrument of collecting data. The data was analyzed by using t-test formula. Based on the data analysis, it was found that the value of t-observed (t0) was higher than the value of t-table, (t0 = 7.24 > tt = 1.669). Therefore, the hypothesis proposed by the writer was accepted. In other words, using GRASP Strategy significantly affects the students reading skill of the eleventh grade students at SMK Tamansiswa Binjai.
Based on the data analysis, it was found that the value of t-observed (t0) was higher than the value of t-table (t0 = 7.Therefore, the hypothesis proposed by the writer was accepted.In other words, using GRASP Strategy significantly affects the students reading skill of the eleventh grade students at SMK Tamansiswa Binjai.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas strategi GRASP dengan strategi membaca lainnya, seperti SQ3R atau KWL, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh GRASP terhadap pemahaman membaca siswa dengan tingkat kemampuan yang berbeda, misalnya siswa dengan kemampuan membaca rendah, sedang, dan tinggi, untuk mengetahui apakah strategi ini efektif untuk semua tingkatan. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi GRASP, seperti kualitas pelatihan guru, ketersediaan sumber daya, dan dukungan sekolah, untuk memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi praktisi pendidikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran membaca yang lebih efektif dan relevan bagi siswa.
| File size | 264.25 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIGALUNIGAL Temuan penelitian ini membuktikan bahwa CRSI secara signifikan meningkatkan pemahaman membaca dibandingkan dengan pengajaran tradisional. Skor kelompokTemuan penelitian ini membuktikan bahwa CRSI secara signifikan meningkatkan pemahaman membaca dibandingkan dengan pengajaran tradisional. Skor kelompok
UPMSUPMS Mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menemukan ide utama dari teks karena keterbatasan kemampuan vocabulary dan strategi membaca. Oleh karena itu,Mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menemukan ide utama dari teks karena keterbatasan kemampuan vocabulary dan strategi membaca. Oleh karena itu,
ABULYATAMAABULYATAMA Implementasi Two Stay Two Stray efektif dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa. Siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dan respons positifImplementasi Two Stay Two Stray efektif dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa. Siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi dan respons positif
ALFA PUSTAKAALFA PUSTAKA Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan kemampuan membaca siswa kelas X SMA Negeri 1 Batang Toru terhadap teks deskriptif berbahasa Inggris.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan kemampuan membaca siswa kelas X SMA Negeri 1 Batang Toru terhadap teks deskriptif berbahasa Inggris.
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Menggunakan pendekatan sequential explanatory mixed-methods, data dikumpulkan dari 100 mahasiswa semester ketiga melalui kuesioner, dengan 40 peserta yangMenggunakan pendekatan sequential explanatory mixed-methods, data dikumpulkan dari 100 mahasiswa semester ketiga melalui kuesioner, dengan 40 peserta yang
UNISLAUNISLA Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan wawancara; hasil menunjukkan bahwa metode ECOLA secara umum diterima positif, dengan 65% respondenData dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan wawancara; hasil menunjukkan bahwa metode ECOLA secara umum diterima positif, dengan 65% responden
UNISLAUNISLA Studi ini menekankan pentingnya pendidik untuk fokus pada mengajar keterampilan membaca yang mendukung pemahaman yang baik tanpa kehilangan kecepatan,Studi ini menekankan pentingnya pendidik untuk fokus pada mengajar keterampilan membaca yang mendukung pemahaman yang baik tanpa kehilangan kecepatan,
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA Hasil perhitungan data menunjukkan bahwa nilai t-observed lebih tinggi dari nilai t-table. Nilai t-observed adalah 4,05, sedangkan nilai t-table pada tingkatHasil perhitungan data menunjukkan bahwa nilai t-observed lebih tinggi dari nilai t-table. Nilai t-observed adalah 4,05, sedangkan nilai t-table pada tingkat
Useful /
UNIGALUNIGAL Penelitian ini menyelidiki bagaimana praktik translanguaging membentuk kesadaran metalinguistik dan perkembangan literasi di berbagai bahasa dominan danPenelitian ini menyelidiki bagaimana praktik translanguaging membentuk kesadaran metalinguistik dan perkembangan literasi di berbagai bahasa dominan dan
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Meskipun AI telah banyak diteliti di lingkungan sumber daya tinggi, masih minim studi tentang penerapannya di daerah dengan infrastruktur dan pelatihanMeskipun AI telah banyak diteliti di lingkungan sumber daya tinggi, masih minim studi tentang penerapannya di daerah dengan infrastruktur dan pelatihan
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Penelitian ini mengungkapkan bahwa mahasiswa non-English major di Universitas Bengkulu mengalami tingkat kecemasan presentasi lisan yang sedang, denganPenelitian ini mengungkapkan bahwa mahasiswa non-English major di Universitas Bengkulu mengalami tingkat kecemasan presentasi lisan yang sedang, dengan
UGMUGM Paradigma positivistik, dengan penekanannya pada pengukuran kuantitatif, dapat membatasi pemahaman kita tentang kompleksitas perilaku konsumen. Sebaliknya,Paradigma positivistik, dengan penekanannya pada pengukuran kuantitatif, dapat membatasi pemahaman kita tentang kompleksitas perilaku konsumen. Sebaliknya,