UDSUDS

Jurnal Kesehatan dr. SoebandiJurnal Kesehatan dr. Soebandi

Tersedak merupakan kondisi gawat darurat yang harus cepat ditangani, bila terlalu lama akan mengakibatkan kekurangan oksigen dan mengakibatkan kematian karena kondisi tersumbatnya saluran pernapasan oleh benda asing yang berupa makanan, mainan, lain-lain. Tersedak dapat mengakibatkan kematian karena kurangnya pengetahuan tentang penanganan tersedak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi penanganan tersedak pada balita usia 1-5 tahun di wilayah kerja puskesmas Ratu Agung Kota Bengkulu. Desain penelitian yang digunakan peneliti adalah pre-eksperimental design dengan rancangan one group pretest posttest. Untuk menentukan jumlah sampel menggunakan rumus Paul Leedy dengan hasil yang didapat adalah 30 orang tua yang memiliki balita usia 1-5 tahun. Responden dalam penelitian ini terdiri dari 30 orang tua. Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua setelah diberikan edukasi lebih tinggi dibandingkan sebelum diberikan edukasi. Rata-rata pengetahuan setelah diberikan edukasi adalah 35,63. Hasil analisis data diperoleh nilai p-value = 0.000 <0.05 yang berarti bahwa terdapat pengaruh edukasi penanganan tersedak pada balita usia 1-5 tahun terhadap pengetahuan orang tua. Pemberian edukasi menggunakan booklet, efektif dalam meningkatkan pengetahuan orang tua dalam penanganan tersedak pada balita usia 1-5 tahun.

Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan orang tua mengenai penanganan tersedak pada balita usia 1-5 tahun setelah diberikan edukasi.Hasil analisis data menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara edukasi penanganan tersedak dan pengetahuan orang tua, dengan nilai p < 0.Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa edukasi penanganan tersedak efektif dalam meningkatkan pengetahuan orang tua di wilayah kerja Puskesmas Ratu Agung, Bengkulu City.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan kelompok kontrol untuk membandingkan efektivitas edukasi penanganan tersedak dengan metode lain. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam persepsi dan pengalaman orang tua dalam menghadapi situasi tersedak pada anak, serta faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan mereka untuk menerapkan penanganan yang tepat. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi modul edukasi yang lebih interaktif dan mudah dipahami, misalnya melalui penggunaan video atau simulasi, untuk meningkatkan efektivitas penyampaian informasi dan keterampilan penanganan tersedak kepada orang tua. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pencegahan dan penanganan tersedak pada anak, serta meningkatkan kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi situasi darurat.

  1. The Effect Of Choking Management Education For Toddlers Aged 1-5 Years On Parents Knowledge | Jurnal... doi.org/10.36858/jkds.v11i1.371The Effect Of Choking Management Education For Toddlers Aged 1 5 Years On Parents Knowledge Jurnal doi 10 36858 jkds v11i1 371
  2. HUBUNGAN PENGETAHUAN HEIMLICH MANUVER PADA IBU DENGAN KETERAMPILAN PENANGANAN ANAK TODDLER YANG MENGALAMI... jurnal.unai.edu/index.php/jsk/article/view/2212HUBUNGAN PENGETAHUAN HEIMLICH MANUVER PADA IBU DENGAN KETERAMPILAN PENANGANAN ANAK TODDLER YANG MENGALAMI jurnal unai edu index php jsk article view 2212
  1. #self esteem#self esteem
  2. #situasi darurat#situasi darurat
Read online
File size330.16 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1iZ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test