RISETEKONOMIRISETEKONOMI
Jurnal Ilmu EkonomiJurnal Ilmu EkonomiThis study aims to analyse the factors that influence teachers job satisfaction in elementary schools in Selong sub-district. The factors studied include salary, number of family dependents, gender, incentives, working hours and expectations. This study used a quantitative approach. The research sample consisted of 177 ASN and Non-ASN teachers in elementary schools in Selong sub-district selected by purposive sampling technique. This study used primary data from interviews and questionnaires. Data were analysed using logistic regression analysis. The results showed that: (1) Salary factors, number of family dependents, gender, incentives, working hours, and expectations have a significant effect on ASN teacher job satisfaction; (2) Salary factors, number of family dependents, gender, incentives, working hours, and expectations have a significant effect on Non ASN teacher job satisfaction.
Berdasarkan analisis data, pengujian hipotesis dan pembahasan yang diperoleh dari 177 sampel Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur, hasil uji pengaruh variabel gaji dan jam kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur, sedangkan variabel jumlah tanggungan keluarga, jenis kelamin, insentif dan ekspetasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengukur kepuasan kerja dengan menggunakan teori Bourjas yang menekankan pada pendapatan atau gaji sebagai indikator utama. Pemerintah perlu memberikan perhatian khusus pada gaji guru non-ASN, mengingat adanya perbedaan kepuasan kerja antara guru ASN dan non-ASN, di mana guru non-ASN umumnya menerima gaji di bawah satu juta rupiah. Penelitian lebih lanjut juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kepuasan kerja guru, seperti lingkungan kerja, dukungan kepala sekolah, dan kesempatan pengembangan profesional. Selain itu, penting untuk meneliti bagaimana program pelatihan dan pengembangan guru dapat meningkatkan kompetensi dan kepuasan kerja mereka. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan kepuasan kerja guru secara komprehensif, dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti kompensasi, lingkungan kerja, dan pengembangan profesional.
| File size | 1.43 MB |
| Pages | 27 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIRAUNIRA Hasil evaluasi menunjukkan keberhasilan yang signifikan, dimana 84% peserta mencapai nilai 9-10 pada post-test dan 100% berhasil membuat instrumen evaluasiHasil evaluasi menunjukkan keberhasilan yang signifikan, dimana 84% peserta mencapai nilai 9-10 pada post-test dan 100% berhasil membuat instrumen evaluasi
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Pelatihan laboratorium ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa calon guru dalam penggunaan alat laboratorium IPA.Pelatihan laboratorium ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa calon guru dalam penggunaan alat laboratorium IPA.
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Pembelajaran ini dapat membiasakan siswa dengan nilai-nilai keragaman, toleransi, dan inklusivitas. Pendekatan ini juga diperkuat melalui karakter secaraPembelajaran ini dapat membiasakan siswa dengan nilai-nilai keragaman, toleransi, dan inklusivitas. Pendekatan ini juga diperkuat melalui karakter secara
UNNARUNNAR Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi dan pengembangan karir memiliki pengaruh besar pada kinerja guru sekolah dasar di Jawa Barat. Oleh karenaPenelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi dan pengembangan karir memiliki pengaruh besar pada kinerja guru sekolah dasar di Jawa Barat. Oleh karena
UNYUNY Persepsi keamanan kerja guru sekolah swasta berada di bawah tingkat sedang. Pandangan guru tentang iklim sekolah umumnya pada tingkat sedang, dengan perilakuPersepsi keamanan kerja guru sekolah swasta berada di bawah tingkat sedang. Pandangan guru tentang iklim sekolah umumnya pada tingkat sedang, dengan perilaku
UNHIUNHI Data dianalisis sesuai tingkat kepentingan dan selanjutnya di interpretasi. Dalam pembahasan menjelaskan bahwa minuman prementasi arak telah dibuat sejakData dianalisis sesuai tingkat kepentingan dan selanjutnya di interpretasi. Dalam pembahasan menjelaskan bahwa minuman prementasi arak telah dibuat sejak
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Hal ini mungkin karena guru memiliki pandangan pesimis terhadap profesinya. Kelelahan adalah tantangan besar bagi guru untuk termotivasi. Hal ini dapatHal ini mungkin karena guru memiliki pandangan pesimis terhadap profesinya. Kelelahan adalah tantangan besar bagi guru untuk termotivasi. Hal ini dapat
PUBLICATION CENTERPUBLICATION CENTER Berdasarkan hasil tersebut, dapat diprediksi bahwa kegiatan belajar di kelas sekolah dasar sebagian besar akan terjadi dengan cara yang lebih komunikatifBerdasarkan hasil tersebut, dapat diprediksi bahwa kegiatan belajar di kelas sekolah dasar sebagian besar akan terjadi dengan cara yang lebih komunikatif
Useful /
IAKN TORAJAIAKN TORAJA Teologi inklusif, seperti yang tercermin dalam 1 Korintus 12, menekankan peran aktif setiap anggota tubuh Kristus, termasuk penyandang disabilitas, dalamTeologi inklusif, seperti yang tercermin dalam 1 Korintus 12, menekankan peran aktif setiap anggota tubuh Kristus, termasuk penyandang disabilitas, dalam
UNYUNY Mahasiswa awalnya kesulitan membaca dan menulis notasi titilaras Sunda (daminatila) namun mahir notasi musik Barat. Dengan integrasi notasi musik BaratMahasiswa awalnya kesulitan membaca dan menulis notasi titilaras Sunda (daminatila) namun mahir notasi musik Barat. Dengan integrasi notasi musik Barat
UNYUNY Selain itu, 88% siswa merespons positif terhadap penggunaan TaRL dalam belajar keterampilan sepak bola spesifik. Wawancara dengan beberapa guru dan siswaSelain itu, 88% siswa merespons positif terhadap penggunaan TaRL dalam belajar keterampilan sepak bola spesifik. Wawancara dengan beberapa guru dan siswa
UNYUNY Feedback kualitatif juga menunjukkan bahwa siswa merasa lebih terlibat dan termotivasi selama aktivitas membaca, karena strategi KWL memacu mereka menggunakanFeedback kualitatif juga menunjukkan bahwa siswa merasa lebih terlibat dan termotivasi selama aktivitas membaca, karena strategi KWL memacu mereka menggunakan