POLITANI KOEPOLITANI KOE

JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP)JURNAL VOKASI ILMU-ILMU PERIKANAN (JVIP)

Kerang mutiara atau Pinctada margaritifera, sering disebut dalam bahasa perdagangan internasional sebagai black lip pearl oyster, adalah kerang mutiara yang memiliki warna hitam pada permukaan bagian luar serta bagian dalam terutama di sekitar tepinya. Pemanfaatan jenis kerang ini dilakukan melalui kegiatan budidaya yang benihnya masih mengandalkan alam, namun demikian tingkat eksploitasi yang meningkat dapat berakibat terganggunya ketersediaan sumberdaya ini di suatu perairan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui morfometrik kerang mutiara (P. margaritifera) di perairan Desa Tanah Merah dan untuk mengetahui tingkat hubungan korelasi kerang mutiara (P. margaritifera) di perairan Desa Tanah Merah. Penelitian ini bermanfaat bagi peneliti, pemerintah dan masyarakat setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penentuan lokasi penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan sampel dilakukan pada saat surut untuk mempermudah pengambilan, pengambilan sampel dilakukan selama 1 bulan. Jumlah sampel yang diambil tidak dibatasi jumlahnya namun tetap dihitung jumlah minimumnya 100 sampel.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan tentang Studi Morfometrik Kerang mutiara (P.margaritifera) di Desa Tanah Merah Kecamatan Kupang, Kabupaten Kupang maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.margaritifera) di Desa Tanah Merah menunjukkan bahwa memiliki tingkat derajat hubungan yang sangat kuat dan bernilai positif.margaritifera) meliputi panjang cangkang, lebar cangkang, engsel cangkang, dan tebal cangkang dapat digunakan untuk mengetahui ukuran kerang yang layak untuk dipanen.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi masyarakat setempat dalam menjaga keberadaan kerang mutiara.

Berdasarkan hasil penelitian mengenai morfometrik kerang mutiara, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan kerang mutiara di perairan Desa Tanah Merah, seperti kualitas air, suhu, dan ketersediaan makanan. Hal ini penting untuk memahami bagaimana kondisi lingkungan memengaruhi ukuran dan berat kerang, sehingga dapat dioptimalkan dalam kegiatan budidaya. Kedua, penelitian tentang pola pertumbuhan kerang mutiara pada berbagai usia dan ukuran perlu dilakukan untuk mengembangkan model pertumbuhan yang akurat. Model ini dapat digunakan untuk memprediksi ukuran kerang pada waktu tertentu, sehingga dapat membantu dalam menentukan waktu panen yang optimal. Ketiga, penelitian tentang pengaruh metode budidaya yang berbeda terhadap morfometrik kerang mutiara juga perlu dilakukan. Dengan membandingkan berbagai metode budidaya, seperti sistem longsor atau sistem kerang gantung, dapat diidentifikasi metode yang paling efektif dalam menghasilkan kerang dengan ukuran dan berat yang optimal. Pengembangan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan budidaya kerang mutiara di wilayah tersebut.

  1. Telaah morfometrik Pinctada margaritifera untuk pengembangan usaha budidaya | e-Journal BUDIDAYA PERAIRAN.... doi.org/10.35800/BDP.6.1.2018.19546Telaah morfometrik Pinctada margaritifera untuk pengembangan usaha budidaya e Journal BUDIDAYA PERAIRAN doi 10 35800 BDP 6 1 2018 19546
  1. #kualitas air#kualitas air
  2. #rumput laut#rumput laut
Read online
File size159.06 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2V2
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test