TSBTSB
JURNAL PENDIDIKAN BAHASAJURNAL PENDIDIKAN BAHASAPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses mental karakter utama dalam film Horse Girl menggunakan teori Linguistik Fungsional Sistemik Halliday. Metodologi penelitian kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Film Horse Girl berfungsi sebagai sumber data yang diunduh dari Netflix. Ujaran karakter utama dikenal sebagai data. Metode pengumpulan data meliputi mengunduh, menonton, membaca, mengidentifikasi (menjeda, membuat anotasi, mengambil tangkapan layar), mengklasifikasi, dan mengkode materi yang mengandung proses mental. Temuan peneliti disajikan, dijelaskan, diinterpretasikan, dan disimpulkan untuk menerapkan metodologi analisis data. Berdasarkan temuan dan analisis data peneliti, ditemukan bahwa data mengandung proses mental, yaitu persepsi, yang berasal dari analisis ujaran yang mengungkapkan emosi Sarah; afeksi, yang berasal dari interpretasi respons Sarah terhadap sesuatu; dan kognisi, yang berasal dari interpretasi ujaran yang menyoroti pemikiran dan pengetahuan Sarah. Proses mental kemudian dianalisis secara mendalam untuk menciptakan pemahaman komprehensif mengenai proses mental yang mencakup kedua partisipan, yaitu senser dan fenomena.
Peneliti menemukan data yang mengandung proses mental yaitu persepsi, afeksi, dan kognisi.Persepsi berasal dari analisis ujaran yang mengungkapkan emosi Sarah, sementara afeksi berasal dari interpretasi ujaran respons Sarah terhadap sesuatu, dan kognisi berasal dari interpretasi ujaran yang menyoroti pemikiran dan pengetahuan Sarah.Proses mental dalam film Horse Girl didasarkan pada ujaran dan perilaku karakter utama yang pada awalnya tampak normal, namun akhirnya merasa berbeda dari orang lain karena selalu mengalami hal-hal aneh dan merasa dirinya sebagai klon alien akibat gangguan mental, sehingga harus dirawat oleh dokter spesialis.Afeksi, persepsi, dan kognisi dalam proses mental yang ditemukan dalam ujaran Sarah dalam film ini secara khas merefleksikan perjalanannya melalui pertumbuhan emosional, pemahaman, dan kesadaran diri.
Penelitian ini memberikan fondasi yang kuat dalam memahami proses mental karakter utama Sarah melalui pendekatan Linguistik Fungsional Sistemik. Untuk mengembangkan temuan ini, penelitian lanjutan dapat mempertimbangkan beberapa arah baru. Pertama, akan sangat menarik untuk menganalisis proses mental karakter pendukung atau bahkan membandingkan pola proses mental antara Sarah dengan karakter lain dalam film yang sama atau film lain yang juga mengeksplorasi tema kesehatan mental. Hal ini dapat mengungkapkan perbedaan atau kesamaan dalam representasi linguistik kondisi psikologis yang beragam. Kedua, mengingat film ini menyoroti kondisi kesehatan mental Sarah, studi berikutnya dapat lebih jauh menyelidiki bagaimana penggunaan spesifik proses afeksi, persepsi, dan kognisi secara linguistik mencerminkan perkembangan atau manifestasi gejala gangguan mental Sarah sepanjang narasi film. Penyelidikan ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi korelasi antara pola bahasa dan tahapan kondisi mental. Ketiga, melampaui fokus pada proses mental saja, penelitian mendatang dapat memperluas cakupan analisis SFL dengan memasukkan proses transitivitas lainnya seperti proses material, perilaku, atau relasional. Dengan menganalisis bagaimana tindakan fisik, ekspresi verbal, dan hubungan karakter dikonstruksikan secara linguistik, pemahaman kita tentang bagaimana bahasa secara komprehensif membangun identitas dan realitas mental karakter di film akan semakin mendalam. Pendekatan multi-aspek ini akan memberikan pandangan yang lebih holistik mengenai kompleksitas narasi dan pengembangan karakter dalam konteks sinematik.
| File size | 175.97 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHADEWAMAHADEWA Data motivasi siswa dikumpulkan melalui lembar kuesioner dan data hasil belajar dikumpulkan melalui tes prestasi belajar yang disusun dalam bentuk tesData motivasi siswa dikumpulkan melalui lembar kuesioner dan data hasil belajar dikumpulkan melalui tes prestasi belajar yang disusun dalam bentuk tes
UNESUNES Kendala yang ditemui Pembimbing Kemasyarakatan dalam pelaksanaan diversi pada penyelesaian tindak pidana penganiayaan dengan pelaku anak secara internalKendala yang ditemui Pembimbing Kemasyarakatan dalam pelaksanaan diversi pada penyelesaian tindak pidana penganiayaan dengan pelaku anak secara internal
UMPWRUMPWR Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Gebog. Instrumen yang digunakan adalah tes diagnostik berbasis Certainty of Response Index (CRI)Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Gebog. Instrumen yang digunakan adalah tes diagnostik berbasis Certainty of Response Index (CRI)
UNISLAUNISLA Kami dapat menyimpulkan bahwa Hipotesis Alternatif (Ha) benar dan menolak Hipotesis Nol (H0) berdasarkan nilai signifikansi temuan (Sig 2-tailed). HasilKami dapat menyimpulkan bahwa Hipotesis Alternatif (Ha) benar dan menolak Hipotesis Nol (H0) berdasarkan nilai signifikansi temuan (Sig 2-tailed). Hasil
PENCERAHPENCERAH Studi ini menekankan pentingnya dukungan sosial, rehabilitasi yang tepat, dan program pendidikan bagi wanita yang terlibat dalam perilaku kriminal. OlehStudi ini menekankan pentingnya dukungan sosial, rehabilitasi yang tepat, dan program pendidikan bagi wanita yang terlibat dalam perilaku kriminal. Oleh
INDOSCIENCEINDOSCIENCE Instrumen ini tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi yang valid, tetapi juga sebagai panduan diagnostik bagi guru untuk menyesuaikan strategi pembelajaranInstrumen ini tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi yang valid, tetapi juga sebagai panduan diagnostik bagi guru untuk menyesuaikan strategi pembelajaran
INDOSCIENCEINDOSCIENCE Pembelajaran menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan mampu meningkatkan minat belajar siswa.meskipun terdapat kendala seperti koneksi jaringan yang tidakPembelajaran menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan mampu meningkatkan minat belajar siswa.meskipun terdapat kendala seperti koneksi jaringan yang tidak
EDUPEDEDUPED Semmel, dan Melvyn I. Semmel yang dimodifikasi menjadi 3-D yaitu pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMPSemmel, dan Melvyn I. Semmel yang dimodifikasi menjadi 3-D yaitu pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMP
Useful /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT This study examines students readiness to adopt paperless learning within the Circular Economy framework in senior high schools in Svay Rieng Province,This study examines students readiness to adopt paperless learning within the Circular Economy framework in senior high schools in Svay Rieng Province,
1001TUTORIAL1001TUTORIAL Tujuan dan ruang lingkup artikel ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis ClassPoint pada materi sistem manajemen mesin (EMS) dan menguji kelayakanTujuan dan ruang lingkup artikel ini adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis ClassPoint pada materi sistem manajemen mesin (EMS) dan menguji kelayakan
PENCERAHPENCERAH 6 Tahun 2023 yang mengamandemen Perppu Cipta Kerja, serta pengaruh reformasi legislatif tersebut terhadap penerimaan dan penyelesaian gugatan yang berkaitan6 Tahun 2023 yang mengamandemen Perppu Cipta Kerja, serta pengaruh reformasi legislatif tersebut terhadap penerimaan dan penyelesaian gugatan yang berkaitan
PENCERAHPENCERAH Namun, hambatan regulasi, kurangnya kepastian hukum, dan tantangan infrastruktur seringkali menjadi kendala utama bagi investor. Penelitian ini bertujuanNamun, hambatan regulasi, kurangnya kepastian hukum, dan tantangan infrastruktur seringkali menjadi kendala utama bagi investor. Penelitian ini bertujuan