STP IPISTP IPI

Sapa: Jurnal Kateketik dan PastoralSapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral

Saat ini dunia tengah mengalami masa-masa suram, dikarenakan adanya pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019). Virus Corona telah memakan ratusan ribu korban jiwa di seluruh dunia. Data per-hari ini Indonesia: positif: 3.979.456; sembuh: 3.546.324; meninggal; 126.372. Bali: positif: 102.140; sembuh: 89.567; meninggal: 3.115.Kekuatan virus ini adalah penyebarannya sangat mudah dan cepat. Untuk menanggulangi dampak Covid-19, sejak 15 Maret 2020, Presiden Jokowi telah mengeluarkan himbauan bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas di rumah, mulai dari bersekolah, bekerja, dan beribadah. Hingga kini corona virus masih mengancam hidup manusia bahkan semakin meluas dengan varian corona yang baru. Corona virus menyebabkan terjadinya perubahan perilaku hidup beriman (Katolisitas) serta karya Pastoral Gereja. Permasalahan inilah yang menjadi topik bahasan dalam artikel ini.

Terjadi perubahan kebiasaan “HABITUS perilaku umat beriman (katolisitasnya).Meskipun jati diri dan iman Katoliknya tidak mengalami perubahan.Kebiasaan setiap Minggu pagi bergegas ke Gereja dengan pakaian rapi dan menyiapkan diri sebelum misa agar tidak terlambat, kini menjadi menunggu “Misa Online yang kadang dilakukan misa play back.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam tentang bagaimana pergeseran jangka panjang ke layanan keagamaan daring, seperti Misa virtual, secara spesifik memengaruhi rasa komunitas dan identitas iman pribadi umat Katolik di berbagai daerah, baik urban maupun pedesaan, serta strategi pastoral apa yang bisa mengatasi fenomena delokalisasi ini. Selain itu, penting juga untuk meneliti hubungan antara kesulitan ekonomi yang dialami selama pandemi dengan perubahan pola partisipasi beragama pada keluarga Katolik, dan bagaimana Gereja bisa membangun sistem pendukung yang menangani kebutuhan spiritual sekaligus materi untuk mendorong mereka kembali beraktivitas. Terakhir, sebuah studi bisa mengeksplorasi cara-cara Gereja Katolik mengintegrasikan pelajaran lingkungan dari masa pandemi, seperti berkurangnya polusi dan seruan dari Laudato Si, ke dalam sebuah teologi hijau yang baru yang membentuk kegiatan pastoral dan gaya hidup sehari-hari umatnya di era pasca-corona.

  1. DOI Name 10.53544 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 50z crossref email support... doi.org/10.53544DOI Name 10 53544 Values doi name values index type timestamp data hs serv 50z crossref email support doi 10 53544
  1. #gaya hidup sehat#gaya hidup sehat
  2. #hidup manusia#hidup manusia
Read online
File size416.14 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-1KW
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test