BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL
International Journal of Social ScienceInternational Journal of Social SciencePenelitian ini bertujuan untuk menguji dampak modal intelektual hijau terhadap kinerja pekerjaan dan kinerja keuangan, dengan inovasi karyawan sebagai variabel intervensi. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini memanfaatkan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada karyawan badan usaha milik negara (BUMN) dan anak perusahaannya di sektor jasa logistik, mulai dari manajemen puncak hingga tingkat staf. Temuan menunjukkan bahwa modal intelektual hijau memiliki pengaruh langsung dan positif terhadap inovasi karyawan, kinerja keuangan, dan kinerja pekerjaan. Namun, inovasi karyawan tidak memediasi hubungan antara modal intelektual hijau dengan kinerja pekerjaan maupun kinerja keuangan. Studi ini menggarisbawahi pentingnya strategi berpusat pada karyawan untuk meningkatkan kinerja tenaga kerja, inovasi, dan hasil keuangan. Para pembuat kebijakan dan pemimpin perusahaan didorong untuk memprioritaskan pengembangan modal intelektual dalam organisasi mereka. Hasil penelitian menegaskan bahwa modal intelektual yang kuat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan inovasi karyawan, peningkatan kinerja pekerjaan, dan hasil keuangan yang lebih baik. Oleh karena itu, perusahaan harus mengambil langkah proaktif untuk menumbuhkan dan mempertahankan modal intelektual yang mendorong keberhasilan organisasi dan individu.
Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai peran modal intelektual hijau (GIC) terhadap inovasi karyawan, kinerja pekerjaan, dan kinerja keuangan, khususnya pada BUMN sektor logistik.Ditemukan bahwa GIC secara langsung dan positif memengaruhi kinerja keuangan, kinerja pekerjaan, serta inovasi karyawan, dan dimensi GIC (modal manusia, relasional, struktural hijau) terbukti valid.Namun, inovasi karyawan tidak memiliki dampak signifikan terhadap kinerja keuangan atau kinerja pekerjaan, dan juga tidak memediasi hubungan antara GIC dengan kedua jenis kinerja tersebut.
Melihat temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang sangat relevan adalah menggali lebih dalam alasan di balik ketidakmampuan inovasi karyawan untuk secara signifikan memengaruhi atau memediasi kinerja pekerjaan dan keuangan, meskipun modal intelektual hijau memiliki dampak positif terhadap inovasi tersebut. Studi masa depan dapat menyelidiki apakah ada faktor penghambat internal dalam lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti rigiditas struktural, proses birokrasi yang panjang, atau kurangnya mekanisme insentif yang efektif, yang menghalangi ide-ide inovatif karyawan untuk diterjemahkan menjadi kontribusi kinerja yang konkret. Pertanyaan penelitian dapat berfokus pada: Bagaimana budaya organisasi, kepemimpinan, dan kebijakan manajemen sumber daya manusia di BUMN memoderasi atau menghambat implementasi inovasi karyawan menjadi hasil kinerja yang terukur? Selain itu, untuk meningkatkan generalisasi dan kedalaman data, penelitian selanjutnya sangat dianjurkan untuk menggunakan pendekatan metode campuran, mengombinasikan survei kuantitatif dengan wawancara mendalam atau studi kasus kualitatif pada beberapa BUMN dari sektor yang lebih beragam. Hal ini tidak hanya akan memungkinkan pengumpulan data dari jumlah responden yang lebih besar, tetapi juga memberikan pemahaman naratif tentang pengalaman dan persepsi karyawan serta manajemen terkait tantangan inovasi di lingkungan perusahaan milik negara. Dengan demikian, penelitian dapat mengidentifikasi variabel lain yang mungkin berperan sebagai mediator atau moderator yang lebih efektif dalam jalur dari modal intelektual hijau menuju kinerja organisasi.
- Green intellectual capital and ambidextrous green innovation: The impact on environmental performance... doi.org/10.1002/bse.3136Green intellectual capital and ambidextrous green innovation The impact on environmental performance doi 10 1002 bse 3136
- Intellectual Capital Analysis of Employee Performance in the Culinary Industry PT Sinergitas Indonesia... doi.org/10.55927/ministal.v2i3.4807Intellectual Capital Analysis of Employee Performance in the Culinary Industry PT Sinergitas Indonesia doi 10 55927 ministal v2i3 4807
| File size | 367.39 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
FEB UMIFEB UMI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana reformasi sistem administrasi perpajakan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dengan mempertimbangkanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana reformasi sistem administrasi perpajakan dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak dengan mempertimbangkan
FEB UMIFEB UMI Penelitian ini menyoroti pentingnya efikasi diri keuangan dalam memediasi pengaruh literasi keuangan, sikap keuangan, dan gaya hidup terhadap perilakuPenelitian ini menyoroti pentingnya efikasi diri keuangan dalam memediasi pengaruh literasi keuangan, sikap keuangan, dan gaya hidup terhadap perilaku
FEB UMIFEB UMI Temuan ini menegaskan bahwa performa usaha pertanian sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan kewirausahaan yang melingkupi pelaku usaha, dan setiapTemuan ini menegaskan bahwa performa usaha pertanian sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan kewirausahaan yang melingkupi pelaku usaha, dan setiap
FEB UMIFEB UMI Temuan ini menunjukkan bahwa bank beraset besar cenderung menghasilkan audit yang lebih berkualitas karena kompleksitas operasional dan pengawasan regulatifTemuan ini menunjukkan bahwa bank beraset besar cenderung menghasilkan audit yang lebih berkualitas karena kompleksitas operasional dan pengawasan regulatif
FEB UMIFEB UMI Emotional Intelligence and Spiritual Intelligence act as independent factors, whilst Employee Performance is the dependent variable, with OrganizationalEmotional Intelligence and Spiritual Intelligence act as independent factors, whilst Employee Performance is the dependent variable, with Organizational
FEB UMIFEB UMI Fleksibilitas waktu kerja dan ketersediaan teknologi berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap kesejahteraan pegawai melalui peningkatan produktivitasFleksibilitas waktu kerja dan ketersediaan teknologi berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap kesejahteraan pegawai melalui peningkatan produktivitas
FEB UMIFEB UMI Metode analisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan tunneling incentive memberikan pengaruhMetode analisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan tunneling incentive memberikan pengaruh
FEB UMIFEB UMI Lebih lanjut, kepuasan kerja berperan penting sebagai mediator yang memperkuat pengaruh keseimbangan kehidupan kerja dan dukungan organisasi yang dirasakanLebih lanjut, kepuasan kerja berperan penting sebagai mediator yang memperkuat pengaruh keseimbangan kehidupan kerja dan dukungan organisasi yang dirasakan
Useful /
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Gangguan jiwa yang dialami ketiga pasien dipicu oleh adanya tekanan sosial, mekanisme koping yang tidak efektif, depresi kehilangan pasangan, dan keadaanGangguan jiwa yang dialami ketiga pasien dipicu oleh adanya tekanan sosial, mekanisme koping yang tidak efektif, depresi kehilangan pasangan, dan keadaan
UNWIRUNWIR Dua strategi lainnya, yaitu penerjemahan ke simile dan ke ekspresi non-figuratif, tidak digunakan dalam terjemahan lagu ini. Selain strategi, ditemukanDua strategi lainnya, yaitu penerjemahan ke simile dan ke ekspresi non-figuratif, tidak digunakan dalam terjemahan lagu ini. Selain strategi, ditemukan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Pengaruh sosial diukur melalui dimensi konformitas, kepatuhan, dan ketaatan. Studi ini melibatkan 227 auditor dan Pengawas Penyelenggaraan Urusan PemerintahanPengaruh sosial diukur melalui dimensi konformitas, kepatuhan, dan ketaatan. Studi ini melibatkan 227 auditor dan Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Furthermore, customer satisfaction and ticket prices have a positive and significant direct impact on passenger loyalty, whereas on-time performance andFurthermore, customer satisfaction and ticket prices have a positive and significant direct impact on passenger loyalty, whereas on-time performance and