FEB UMIFEB UMI

Paradoks : Jurnal Ilmu EkonomiParadoks : Jurnal Ilmu Ekonomi

Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas ekosistem kewirausahaan dalam mendukung kinerja usaha pertanian di Kabupaten Pasaman Barat. Pendekatan Regional Entrepreneurship Acceleration Program (REAP) digunakan untuk menilai enam dimensi utama yang memengaruhi perkembangan usaha, yaitu akses pasar, sumber daya manusia, pendanaan, regulasi, peran universitas, dan budaya kewirausahaan. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kinali dan Luhak Nan Duo melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku usaha pertanian yang dipilih sebagai responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kecamatan memiliki tingkat efektivitas ekosistem yang berada pada kategori sedang, dengan kekuatan dan kelemahan yang berbeda pada tiap dimensi. Kinali cenderung unggul dalam akses pasar dan dukungan regulasi, sedangkan Luhak Nan Duo lebih kuat pada jejaring dan kolaborasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa ekosistem yang lebih kondusif mendorong peningkatan kinerja usaha, baik dari sisi perkembangan usaha maupun kemampuan bersaing. Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan akses pendanaan agar ekosistem kewirausahaan di sektor pertanian dapat berkembang lebih optimal.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas ekosistem kewirausahaan pada pelaku usaha pertanian di Kecamatan Kinali dan Luhak Nan Duo menunjukkan variasi yang jelas pada setiap dimensi REAP.Nilai efektivitas pada dimensi akses pasar, budaya, pendanaan, sumber daya manusia unggul, serta regulasi dan infrastruktur memperlihatkan perbedaan yang mencerminkan karakteristik lokal masing-masing wilayah.Temuan ini menegaskan bahwa performa usaha pertanian sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan kewirausahaan yang melingkupi pelaku usaha, dan setiap dimensi memberikan kontribusi yang berbeda terhadap keberhasilan aktivitas usaha.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan wilayah studi ke kecamatan lain di Kabupaten Pasaman Barat untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi ekosistem kewirausahaan secara keseluruhan. Selain itu, studi mendalam mengenai peran teknologi digital dalam meningkatkan akses pasar dan efisiensi proses produksi pada usaha pertanian perlu dilakukan, mengingat perkembangan teknologi yang pesat dapat menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk beradaptasi dan bersaing. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang tepat sasaran untuk memperkuat dimensi-dimensi ekosistem yang masih lemah, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan, serta peningkatan akses pendanaan melalui skema pembiayaan yang inovatif dan inklusif, sehingga dapat mendorong pertumbuhan usaha pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

Read online
File size254.02 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test