HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA

JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYAJURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Latar Belakang: Acne Vulgaris timbul akibat peradangan folikel pilosebasea yang ditandai dengan munculnya komedo, pustule, dan nodule pada wajah, bahu, dada, dan punggung bagian atas, serta lengan atas. AV sering terjadi pada remaja. AV bukan penyakit berbahaya namun jika tidak ditangani dengan tepat dapat memberikan dampak psikologis seperti penurunan kepercayaan diri pada penderitanya.. . Tujuan: Menganalisis hubungan kejadian Acne Vulgaris dengan tingkat kepercayaan diri pada remaja di klinik dr. Rissa Beauty Care Gresik. . Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Data yang diambil yakni kejadian Acne Vulgaris dan tingkat kepercayaan diri pada remaja di Klinik dr. Rissa Beauty Care Gresik pada bulan Maret 2025. Sampel pada penelitian ini adalah remaja usia 10-19 tahun dengan menggunakan teknik total sampling dengan teknik analisa data menggunakan Uji Chi Square.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan mengenai hubungan kejadian Acne Vulgaris dengan tingkat kepercayaan diri pada remaja di Klinik dr.Rissa Beauty Care Gresik pada tahun 2025, maka dapat disimpulkan sebagai berikut.Sebagian besar remaja dengan jumlah 28 remaja (56%) mengalami Acne Vulgaris derajat ringan. 2.Hampir seluruhnya memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi dengan jumlah 38 remaja (76%). 3.Ada hubungan kejadian Acne Vulgaris dengan tingkat kepercayaan diri pada remaja di Klinik dr.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menggunakan desain penelitian longitudinal untuk mengetahui hubungan kausal antara kejadian acne vulgaris dan tingkat kepercayaan diri pada remaja dalam jangka waktu yang lebih panjang. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana perkembangan acne vulgaris memengaruhi kepercayaan diri remaja seiring waktu. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan variabel moderator atau mediator, seperti dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya, untuk memahami faktor-faktor yang dapat memperkuat atau memperlemah hubungan antara acne vulgaris dan kepercayaan diri. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi efektivitas intervensi psikologis, seperti konseling atau terapi kognitif perilaku, dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja yang mengalami acne vulgaris. Dengan demikian, dapat diperoleh bukti empiris mengenai intervensi yang paling efektif untuk mengatasi dampak psikologis acne vulgaris pada remaja.

  1. Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Perkembangan Remaja di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kecamatan Gresik... doi.org/10.30994/jceh.v5i2.384Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Perkembangan Remaja di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kecamatan Gresik doi 10 30994 jceh v5i2 384
  2. Hubungan Derajat Acne Vulgaris Berdasarkan Jenis Kulit Wajah dan Moisturizer terhadap Penggunaan Masker... ejurnal-citrakeperawatan.com/index.php/JCK/article/view/298Hubungan Derajat Acne Vulgaris Berdasarkan Jenis Kulit Wajah dan Moisturizer terhadap Penggunaan Masker ejurnal citrakeperawatan index php JCK article view 298
  3. Peran Dukungan Kelompok Sebaya terhadap Psikologis Remaja dengan Acne Vulgaris | Journal of Telenursing... journal.ipm2kpe.or.id/index.php/JOTING/article/view/4178Peran Dukungan Kelompok Sebaya terhadap Psikologis Remaja dengan Acne Vulgaris Journal of Telenursing journal ipm2kpe index php JOTING article view 4178
  4. Maintenance - Universitas Palangka Raya. maintenance universitas palangka raya pengembangan perawatan... doi.org/10.37304/jkupr.v8i1.1500Maintenance Universitas Palangka Raya maintenance universitas palangka raya pengembangan perawatan doi 10 37304 jkupr v8i1 1500
Read online
File size650.7 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test