FEB UMIFEB UMI
Paradoks : Jurnal Ilmu EkonomiParadoks : Jurnal Ilmu EkonomiModel kerja hybrid menjadi isu penting bagi organisasi publik dalam menyeimbangkan produktivitas dan kesejahteraan pegawai. Penelitian ini menganalisis bagaimana fleksibilitas waktu kerja dan ketersediaan teknologi sebagai dimensi utama hybrid working model memengaruhi kesejahteraan aparatur sipil negara, dengan produktivitas kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan desain kuantitatif eksplanatori dengan survei terhadap 150 aparatur sipil negara yang bekerja dalam sistem hybrid di pemerintah daerah. Analisis dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui evaluasi model pengukuran dan struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas waktu kerja dan ketersediaan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan pegawai, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui produktivitas kerja. Produktivitas kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan pegawai, sehingga mediasi yang terjadi bersifat parsial. Secara teoretis, temuan ini memperluas kerangka Job Demands–Resources dengan menempatkan fleksibilitas kerja, dukungan teknologi, dan produktivitas sebagai sumber daya kunci yang menopang kesejahteraan pegawai sektor publik. Secara praktis, penelitian ini menegaskan pentingnya desain kebijakan kerja hybrid yang jelas, dukungan infrastruktur digital yang memadai, serta pengelolaan kinerja yang mendorong produktivitas tanpa mengabaikan kesejahteraan pegawai.
Penerapan hybrid working model berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan pegawai sektor publik, terutama ketika didukung oleh fleksibilitas waktu kerja, ketersediaan infrastruktur teknologi, dan produktivitas kerja.Fleksibilitas waktu kerja dan ketersediaan teknologi berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap kesejahteraan pegawai melalui peningkatan produktivitas kerja.Temuan ini menunjukkan bahwa kesejahteraan pegawai merupakan hasil interaksi antara faktor struktural organisasi dan kapasitas individu dalam merespons tuntutan kerja di lingkungan birokrasi yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dan variasi kompetensi.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kesejahteraan pegawai dalam sistem kerja hybrid di instansi pemerintah daerah, terutama dalam konteks birokrasi dengan budaya organisasi yang kaku. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antar daerah dengan tingkat perkembangan infrastruktur digital yang berbeda untuk memahami bagaimana kesenjangan teknologi memengaruhi efektivitas dan kesejahteraan dalam penerapan kerja hybrid. Penelitian juga dapat mengkaji peran budaya organisasi dan literasi digital sebagai moderator dalam hubungan antara kebijakan kerja fleksibel dengan kesejahteraan pegawai, agar dapat dirumuskan model intervensi yang lebih kontekstual dan efektif bagi reformasi birokrasi digital di Indonesia.
- INOVASI BUDAYA ORGANISASI PUBLIK DALAM ERA DIGITAL: PELUANG DAN STRATEGI IMPLEMENTASI | SOCIAL : Jurnal... jurnalp4i.com/index.php/social/article/view/5365INOVASI BUDAYA ORGANISASI PUBLIK DALAM ERA DIGITAL PELUANG DAN STRATEGI IMPLEMENTASI SOCIAL Jurnal jurnalp4i index php social article view 5365
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/cou0000559APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 cou0000559
- Organizational Culture as a Mediator Motivation and Transformational Leadership on Employee Performance... richtmann.org/journal/index.php/ajis/article/view/12451Organizational Culture as a Mediator Motivation and Transformational Leadership on Employee Performance richtmann journal index php ajis article view 12451
- 0. employee well sustainable hr practices pathway long term success shodhkosh journal visual performing... granthaalayahpublication.org/Arts-Journal/ShodhKosh/article/view/27060 employee well sustainable hr practices pathway long term success shodhkosh journal visual performing granthaalayahpublication Arts Journal ShodhKosh article view 2706
| File size | 496 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
FEB UMIFEB UMI Selain itu, pengaruh tidak langsung dari lingkungan menegaskan pentingnya mempertimbangkan aspek sosial dalam meningkatkan kepatuhan. Temuan ini memberikanSelain itu, pengaruh tidak langsung dari lingkungan menegaskan pentingnya mempertimbangkan aspek sosial dalam meningkatkan kepatuhan. Temuan ini memberikan
FEB UMIFEB UMI Pendekatan kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner skala Likert 5 poin, melibatkan 226 responden yang dipilih melalui purposivePendekatan kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner skala Likert 5 poin, melibatkan 226 responden yang dipilih melalui purposive
FEB UMIFEB UMI Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua kecamatan memiliki tingkat efektivitas ekosistem yang berada pada kategori sedang, dengan kekuatan dan kelemahanHasil analisis menunjukkan bahwa kedua kecamatan memiliki tingkat efektivitas ekosistem yang berada pada kategori sedang, dengan kekuatan dan kelemahan
FEB UMIFEB UMI Secara teoretis dan praktis, penelitian ini menegaskan peran faktor kelembagaan dan hubungan auditor–klien dalam meningkatkan kualitas audit pada industriSecara teoretis dan praktis, penelitian ini menegaskan peran faktor kelembagaan dan hubungan auditor–klien dalam meningkatkan kualitas audit pada industri
FEB UMIFEB UMI The results show that Emotional Intelligence substantially enhances Organizational Commitment, and Spiritual Intelligence also has a notable positive effect.The results show that Emotional Intelligence substantially enhances Organizational Commitment, and Spiritual Intelligence also has a notable positive effect.
UNIPASBYUNIPASBY Populasi pada penelitian ini yakni laporan keuangan, sebaliknya sampel yang digunakan laporan keuangan bulanan pada tahun 2017- 2019. Metode analisis dataPopulasi pada penelitian ini yakni laporan keuangan, sebaliknya sampel yang digunakan laporan keuangan bulanan pada tahun 2017- 2019. Metode analisis data
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK c) Bahwa secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan kerja terhadap komitmen organisasi. d) Bahwa secara parsial terdapat pengaruhc) Bahwa secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan kerja terhadap komitmen organisasi. d) Bahwa secara parsial terdapat pengaruh
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar Pada RSUD Kecamatan Mandau. Metode pengumpulan data melalui survei dan mengedarkan kuisioner, denganPenelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar Pada RSUD Kecamatan Mandau. Metode pengumpulan data melalui survei dan mengedarkan kuisioner, dengan
Useful /
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Tujuan dari penerapan asuhan keperawatan ini tercapai, ditandai dengan penurunan di setiap indikator risiko perilaku kekerasan. Pada pasien 1 ditemukanTujuan dari penerapan asuhan keperawatan ini tercapai, ditandai dengan penurunan di setiap indikator risiko perilaku kekerasan. Pada pasien 1 ditemukan
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Jumlah responden sebanyak 15 orang kader posyandu, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yangJumlah responden sebanyak 15 orang kader posyandu, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Lingkungan kerja mempunyai pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai pada pegawai Puskesmas Sukamenanti Kabupaten Pasaman Barat.Lingkungan kerja mempunyai pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai pada pegawai Puskesmas Sukamenanti Kabupaten Pasaman Barat.
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Penulis menyarankan kepada RSUD Pasaman Barat untuk lebih meningkatkan motivasi kerja, budaya kerja, dan memperhatikan beban kerja sehingga diharapkanPenulis menyarankan kepada RSUD Pasaman Barat untuk lebih meningkatkan motivasi kerja, budaya kerja, dan memperhatikan beban kerja sehingga diharapkan