UNHAJUNHAJ

Jukeshum: Jurnal Pengabdian MasyarakatJukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Tuntutan tugas pembelajaran bagi remaja saat ini menghabiskan banyak waktu untuk beraktivitas menggunakan gadget sementara aktivitas fisik kurang, dan pola makan kurang sehat. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab tingginya kejadian anemia, hipertensi dan diabetes melitus pada usia remaja. Adapun tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mewujudkan remaja sehat dengan meningkatkan kapasitas diri remaja baik pengetahuan maupun keterampilan dalam pencegahan penyakit tidak menular menggunakan Aplikasi “Si-Telur Petis. Metode pengabdian dilakukan dengan pelatihan penggunaan aplikasi Si-Telur Petis, skrining penyakit tidak menular yaitu anemia, hipertensi dan diabetes melitus, pendampingan kader remaja untuk kunjungan rumah. Didapatkan hasil bahwa kegiatan yang dilakukan terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 88% pada remaja mengenai pencegahan penyakit tidak menular, peningkatan keterampilan kader remaja dalam melakukan skrining 70%, pemahaman kader remaja dalam menggunakan dan mengakses aplikasi “Si-Telur Petis 100%, kader remaja percaya diri melakukan kunjungan rumah. Keberlangsungan pelaksanaan posyandu remaja perlu mendapat dukungan dan pendampingan dari pihak puskesmas setempat. Peningkatan kapasitas diri remaja menjadi kunci dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular sehingga terwujud generasi unggul.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini menyimpulkan bahwa penggunaan aplikasi telenursing saat ini pada usia remaja yang termasuk generasi Z memiliki peluang besar sebagai upaya modifikasi pencegahan penyakit tidak menular khususnya hipertensi dan diabetes melitus.Peningkatan kapasitas diri remaja menjadi potensi besar untuk menekan angka kejadian stunting dan penyakit tidak menular dan remaja juga menjadi role model karena sudah dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih optimal.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas aplikasi Si-Telur Petis dalam jangka panjang terhadap perubahan perilaku gaya hidup remaja, termasuk pola makan dan tingkat aktivitas fisik. Hal ini penting untuk memastikan keberlanjutan manfaat aplikasi dalam mencegah penyakit tidak menular. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul edukasi yang lebih interaktif dan menarik bagi remaja, dengan mempertimbangkan preferensi media dan gaya belajar mereka. Modul ini dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi Si-Telur Petis untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi remaja dalam menjaga kesehatan. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak program intervensi ini terhadap penurunan angka stunting di Kelurahan Selopamioro, dengan melibatkan kelompok kontrol untuk membandingkan hasil secara lebih akurat. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan stunting dan penyakit tidak menular pada remaja, serta mewujudkan generasi yang sehat dan produktif.

Read online
File size501.75 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test