PKN STANPKN STAN

KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi TerapanKUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan

Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi salah satu masalah lingkungan yang signifikan di Desa Panyirapan. Tujuan program ini adalah untuk memberi instruksi kepada ibu rumah tangga mengenai cara membuat pupuk kompos dari sampah organik. Pelatihan terdiri dari empat tahap: persiapan dan perencanaan, sosialisasi dan penyuluhan awal, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi dan monitoring. Hasil menunjukkan bahwa ibu rumah tangga berhasil mengelola sampah menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan lokal. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, program ini juga meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui penjualan hasil panen sayuran organik, sehingga berkontribusi positif terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Pelatihan pembuatan pupuk kompos dari sampah organik di Desa Panyirapan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengelola sampah rumah tangga menjadi kompos.Pupuk kompos yang dihasilkan membantu mengurangi pencemaran lingkungan serta mendukung pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan di tingkat lokal.Program ini juga menurunkan biaya pembelian pupuk dan menambah pendapatan melalui penjualan sayuran organik, sehingga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Pertanyaan penelitian pertama dapat menguji pengaruh penggunaan pupuk kompos berbasis sampah organik terhadap produktivitas tanaman sayuran di modal ekonomi sederhana; pertanyaan kedua meneliti efektivitas model pelatihan berkelanjutan tentang pengomposan yang melibatkan kelompok wanita di desa sebagai agen perubahan; pertanyaan ketiga mengkaji dampak sosial ekonomi jangka panjang dari program penjualan produk pertanian organik yang diproduksi oleh ibu rumah tangga yang telah dilatih, termasuk pengembangan rantai nilai lokal dan peningkatan kesejahteraan rumah tangga.

  1. PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KEDUNG BARUK, KECAMATAN RUNGKUT,... doi.org/10.25157/ag.v5i1.9961PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KEDUNG BARUK KECAMATAN RUNGKUT doi 10 25157 ag v5i1 9961
  2. Pendampingan Program Gerakan Bangkit Mengelola Sampah Mandiri (Gerbang Mesari) Dalam Pengelolaan Sampah... doi.org/10.56303/jppmi.v3i2.301Pendampingan Program Gerakan Bangkit Mengelola Sampah Mandiri Gerbang Mesari Dalam Pengelolaan Sampah doi 10 56303 jppmi v3i2 301
  3. Pelatihan pembuatan Pupuk Kompos dengan memanfaatkan Limbah Rumah Tangga di Lingkungan Bagik Longgek... doi.org/10.29408/ab.v3i1.5276Pelatihan pembuatan Pupuk Kompos dengan memanfaatkan Limbah Rumah Tangga di Lingkungan Bagik Longgek doi 10 29408 ab v3i1 5276
  4. Pengaruh Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik di Desa Jetakan Sumberagung Bantul | Journal... ejournal.unjaya.ac.id/index.php/jice/article/view/964Pengaruh Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik di Desa Jetakan Sumberagung Bantul Journal ejournal unjaya ac index php jice article view 964
Read online
File size291.98 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test