BORNEORECBORNEOREC
Carmin: Journal of Community ServiceCarmin: Journal of Community ServiceKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan peran perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis komunitas melalui pendekatan zero waste. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui edukasi, pelatihan, dan praktik langsung yang melibatkan 20 ibu rumah tangga di Simongan, Kota Semarang. Selama dua bulan, peserta memperoleh materi tentang pemilahan sampah, pembuatan kompos, eco enzyme, ecobrick, dan produk kreatif dari limbah plastik. Hasil menunjukkan 80% peserta mulai memilah sampah, dan 65% memanfaatkan secara produktif. Peserta juga aktif mengembangkan produk fungsional dan menyetorkan sampah ke bank sampah lokal. Kegiatan ini mendorong terbentuknya kelompok belajar dan partisipasi perempuan dalam forum lingkungan. Kesimpulannya, pendekatan edukatif dan partisipatif efektif membentuk perilaku ramah lingkungan dan mendorong kemandirian ekonomi. Kegiatan serupa berpotensi direplikasi di wilayah lain sebagai strategi penguatan kapasitas perempuan dan pembangunan komunitas berkelanjutan.
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Simongan selama dua bulan telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan kapasitas, kesadaran, dan partisipasi perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis komunitas.Peningkatan pemahaman terhadap konsep zero waste, kemampuan memilah sampah organik dan anorganik, serta ketrampilan dalam mendaur ulang menjadi indikator transformasi perilaku nyata.Sebagian besar peserta mulai menerapkan praktik ramah lingkungan seperti pembuatan kompos, pengolahan sampah anorganik menjadi kerajinan dari limbah plastik, pembuatan eco enzyme, serta keterlibatan aktif pengumpulan sampah anorganik melalui bank sampah lokal.Temuan ini memperkuat bukti bahwa pelatihan berbasis komunitas efektif tidak hanya meningkatkan literasi lingkungan, tetapi juga mendorong kemandirian yang membuka peluang ekonomi melalui pemanfaatan limbah sebagai sumber daya produktif.Pendekatan ini memperluas model pelibatan perempuan yang tidak hanya dari sekadar penerima informasi tetapi menjadi agen perubahan yang aktif dalam organisasi komunitas, baik melalui pembentukan kelompok belajar berbasis RT, forum diskusi, maupun inisiatif kolaborasi lintas wilayah.Terbentuknya kesadaran kolektif dan penguatan jejaring antar warga menunjukkan terbentuknya modal sosial baru yang mendukung keberlanjutan program lingkungan berbasis partisipasi aktif.Secara substantif, kegiatan ini juga mengembangkan bentuk turunan dari pendekatan sebelumnya dalam pengelolaan limbah plastik, yaitu dengan menghasilkan produk fungsional seperti tas belanja, pot tanaman, hingga aksesoris rumah tangga.Inovasi ini tidak hanya memiliki nilai estetika dan fungsional, tetapi juga mengarah pada orientasi ekonomi sirkular dan kreativitas lokal.Pemanfaatan limbah tidak hanya dapat mengurangi volume sampah, tetapi juga dapat inklusif dan menjadi bagian dari strategi pembangunan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.Dengan demikian, temuan utama dari kegiatan ini menegaskan bahwa pelibatan perempuan dalam sistem pengelolaan sampah merupakan strategi integral dalam meningkatkan kesejahteraan, kesehatan lingkungan, dan kapasitas komunitas secara berkelanjutan.Ide-ide baru yang berkembang, seperti pengorganisasian bank sampah lintas RT dan pengembangan produk limbah bernilai jual, mengindikasikan potensi replikasi dan perluasan program ke wilayah lain dengan pendekatan serupa.Hal ini membuka ruang bagi pembentukan sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas yang inklusif, adaptif, dan berorientasi masa depan.
1. Mengembangkan model pelatihan dan pendampingan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kapasitas perempuan dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas, dengan fokus pada aspek edukasi, ketrampilan, dan inovasi produk. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak ekonomi dari pengelolaan sampah berbasis komunitas, khususnya dalam hal peningkatan pendapatan dan literasi finansial perempuan. 3. Menganalisis dan mengidentifikasi strategi-strategi inovatif dalam pengelolaan sampah plastik, seperti ecobrick dan produk kerajinan, serta mengeksplorasi potensi pasar dan nilai jual dari produk-produk tersebut. 4. Mempelajari dan menerapkan pendekatan organisasi pembelajar dalam komunitas perempuan, dengan tujuan meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, dan partisipasi aktif dalam pengelolaan lingkungan. 5. Mengembangkan program kolaborasi lintas wilayah dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas, dengan melibatkan berbagai pihak seperti akademisi, tokoh masyarakat, dan komunitas lokal, untuk menciptakan sinergi dan dampak yang lebih luas.
- Faktor Lingkungan Yang Berpengaruh Terhadap Keberadaan Tikus Serta Identifikasi Bakteri Leptospira sp.... ejournal.undip.ac.id/index.php/jkli/article/view/50535Faktor Lingkungan Yang Berpengaruh Terhadap Keberadaan Tikus Serta Identifikasi Bakteri Leptospira sp ejournal undip ac index php jkli article view 50535
- PEMANFAATAN SAMPAH GELAS PLASTIK MENJADI TAS BELANJA | Jurnal Cakrawala Ilmiah. pemanfaatan sampah gelas... doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i10.5831PEMANFAATAN SAMPAH GELAS PLASTIK MENJADI TAS BELANJA Jurnal Cakrawala Ilmiah pemanfaatan sampah gelas doi 10 53625 jcijurnalcakrawalailmiah v2i10 5831
- Teknologi Inovasi Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Produk UMKM Guna Menopang Ekonomi Keluarga Dalam... journal.intelekmadani.org/index.php/globalabdimas/article/view/59Teknologi Inovasi Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Produk UMKM Guna Menopang Ekonomi Keluarga Dalam journal intelekmadani index php globalabdimas article view 59
| File size | 192.22 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESDEPKES SBYPOLTEKKESDEPKES SBY Temuan ini mengonfirmasi bahwa remaja perempuan dan mereka yang tinggal di daerah pedesaan lebih rentan karena interaksi mereka dengan habitat alami vektor.Temuan ini mengonfirmasi bahwa remaja perempuan dan mereka yang tinggal di daerah pedesaan lebih rentan karena interaksi mereka dengan habitat alami vektor.
USNIUSNI Penambahan bahan FeCl3 dan urea membuat nilai pH reaktor naik turun dan cenderung basa mengakibatkan terciptanya kondisi yang tidak optimal bagi aktivitasPenambahan bahan FeCl3 dan urea membuat nilai pH reaktor naik turun dan cenderung basa mengakibatkan terciptanya kondisi yang tidak optimal bagi aktivitas
USNIUSNI Xs B3 waste management complies with regulations but still requires improvements in safety equipment and administrative labeling. Penelitian ini menunjukkanXs B3 waste management complies with regulations but still requires improvements in safety equipment and administrative labeling. Penelitian ini menunjukkan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Tujuan mencakup pemberdayaan komunitas melalui bimbingan teknis, meningkatkan efisiensi pengolahan, dan pendapatan warga. Metode meliputi survei lapangan,Tujuan mencakup pemberdayaan komunitas melalui bimbingan teknis, meningkatkan efisiensi pengolahan, dan pendapatan warga. Metode meliputi survei lapangan,
UNIVEDUNIVED Oleh karena itu, diperlukan peningkatan infrastruktur, program edukasi berkelanjutan, penguatan regulasi, kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan adopsiOleh karena itu, diperlukan peningkatan infrastruktur, program edukasi berkelanjutan, penguatan regulasi, kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan adopsi
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Yaitu 1 Mentor, 1 Ketua PKBM, dan 4 orang peserta pelatihan di PKBM Linggih Sinau Banyusari. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancaraYaitu 1 Mentor, 1 Ketua PKBM, dan 4 orang peserta pelatihan di PKBM Linggih Sinau Banyusari. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Tokoh masyarakat, sebagai panutan dan pemuka opini di lingkungannya, memiliki peran penting dalam upaya ini. Untuk dapat berperan efektif dalam menanamkanTokoh masyarakat, sebagai panutan dan pemuka opini di lingkungannya, memiliki peran penting dalam upaya ini. Untuk dapat berperan efektif dalam menanamkan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelompok wanita tani dalam pemanfaatan Program Pekarangan Pangan Lestari atau P2L. Pekarangan PanganPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelompok wanita tani dalam pemanfaatan Program Pekarangan Pangan Lestari atau P2L. Pekarangan Pangan
Useful /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Kondisi teknologi yang semakin maju telah mendorong berkembangnya kecerdasan intelektual dengan pengetahuan teknis namun ironisnya dengan pemahaman pengetahuanKondisi teknologi yang semakin maju telah mendorong berkembangnya kecerdasan intelektual dengan pengetahuan teknis namun ironisnya dengan pemahaman pengetahuan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Peningkatan nilai perusahaan memengaruhi kemampuan perusahaan dalam memenuhi tanggung jawab kepada pemangku kepentingan.meskipun ditemukan perbedaan dalamPeningkatan nilai perusahaan memengaruhi kemampuan perusahaan dalam memenuhi tanggung jawab kepada pemangku kepentingan.meskipun ditemukan perbedaan dalam
USNIUSNI Leachate yang telah disentrifugasi dimasukkan ke tangki umpan, kemudian diberi tekanan 1, 2, 3 bar dan waktu penyaringan 15, 30, dan 45 menit. Hasil yangLeachate yang telah disentrifugasi dimasukkan ke tangki umpan, kemudian diberi tekanan 1, 2, 3 bar dan waktu penyaringan 15, 30, dan 45 menit. Hasil yang
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Namun dalam pelaksanaannya baik pengawasan maupun supervisi masih mengalami kendala, yakni benturan perintah dan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.Namun dalam pelaksanaannya baik pengawasan maupun supervisi masih mengalami kendala, yakni benturan perintah dan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.