UNDIKSHAUNDIKSHA
Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education JournalPenelitian ini bertujuan untuk (1). Implementasi kurikulum merdeka di sekolah penggerak SMA Negeri 3 Singaraja, (2). Tantangan dari Implementasi kurikulum merdeka di sekolah penggerak SMA Negeri 3 Singaraja, serta (3) Evaluasi dan strategi impelementasi kurikulum merdeka oleh tenaga pendidik senior di sekolah penggerak SMA Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Implementasi kurikulum merdeka di sekolah penggerak SMA Negeri 3 Singaraja, mengacu pada profil pelajar pancasila dengan pembelajaran berbasis digitalisasi; (2). Tantangan yang dihadapi dalam implementasi kurikulum merdeka, yaitu dari segi pemanfaatan teknologi dalam proses pendidikan; (3) Dalam menghadapi tantangan yang dialami oleh tenaga pendidik senior dalam implementasi kurikulum merdeka, semua warga sekolah, tidak hanya guru saja, tentu harus mengambil peran dalam menghadapi tantangan tersebut, guna dapat membantu tenaga pendidik senior dalam meningkatkan kompetensi yang dimiliki berkaitan dengan pemanfaatan teknologi digital. Implikasinya dapat menjadi dasar untuk merancang program pelatihan dan pengembangan profesional yang lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan nyata tenaga pendidik senior, terutama dalam pemanfaatan teknologi dan pembelajaran berdiferensiasi.
Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Pengerak SMA Negeri 3 Singaraja dikembangkan berdasarkan prinsip pengelolaan kurikulum yang berpusat pada potensi peserta didik.Tantangan implementasi kurikulum merdeka oleh tenaga pendidik senior terletak pada adaptasi dan pelatihan penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran.Sekolah memegang peranan penting dalam memberikan dukungan fasilitas, bimbingan, dan arahan kepada tenaga pendidik senior untuk mengatasi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar sekolah meningkatkan kesiapan dalam penerapan Kurikulum Merdeka, termasuk pengetahuan tentang kurikulum, tantangan yang mungkin dihadapi, dan strategi yang akan diterapkan. Selain itu, perlu adanya peningkatan kompetensi tenaga pendidik senior melalui pelatihan berkelanjutan dalam pemanfaatan teknologi digital. Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kompetensi digital tenaga pendidik senior, serta studi kasus mengenai implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah penggerak dengan mempertimbangkan karakteristik lokal dan kebutuhan peserta didik. Lebih lanjut, penelitian dapat menggali strategi kolaborasi antara guru senior dan guru muda untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam implementasi kurikulum baru ini, sehingga tercipta lingkungan belajar yang adaptif dan inovatif bagi seluruh warga sekolah.
| File size | 233.78 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UPSUPS Dengan populasi 320 siswa kelas VIII, kelas 8-E dipilih sebagai kelas eksperimen dengan sampel sebanyak 32 siswa. Hasil pengujian hipotesis dengan ujiDengan populasi 320 siswa kelas VIII, kelas 8-E dipilih sebagai kelas eksperimen dengan sampel sebanyak 32 siswa. Hasil pengujian hipotesis dengan uji
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila bermuatan Islam terpadu di kelas VII SMPIT Insan Mulia SurakartaHasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila bermuatan Islam terpadu di kelas VII SMPIT Insan Mulia Surakarta
UNWAHAUNWAHA Pembelajaran tidak lagi berfokus hanya pada tata bahasa, tetapi juga mencakup strategi komunikasi dan penggunaan bahasa dalam konteks diskursus nyata.Pembelajaran tidak lagi berfokus hanya pada tata bahasa, tetapi juga mencakup strategi komunikasi dan penggunaan bahasa dalam konteks diskursus nyata.
USMUSM Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi lebih efektif dalam mengakomodasi keberagaman kesiapan dan kebutuhan belajar, sementara sharedTemuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi lebih efektif dalam mengakomodasi keberagaman kesiapan dan kebutuhan belajar, sementara shared
UNESAUNESA Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima,Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima,
DWCUDWCU Penelitian ini telah menganalisis persamaan antara kasus Vina Cirebon dan narasi Kitab Hakim-Hakim 19, menyoroti pertanyaan mengenai eksploitasi tubuhPenelitian ini telah menganalisis persamaan antara kasus Vina Cirebon dan narasi Kitab Hakim-Hakim 19, menyoroti pertanyaan mengenai eksploitasi tubuh
ICJAMBIICJAMBI Namun seringkali siswa belum memahami adanya nasionalisme yang mengakibatkan mereka bersikap individualistik. Penelitian ini memfokuskan pada penanamanNamun seringkali siswa belum memahami adanya nasionalisme yang mengakibatkan mereka bersikap individualistik. Penelitian ini memfokuskan pada penanaman
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan anti-bullying: Meningkatnya partisipasi siswa dalam kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk mencegah bullying, sepertiKeterlibatan aktif siswa dalam kegiatan anti-bullying: Meningkatnya partisipasi siswa dalam kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk mencegah bullying, seperti
Useful /
UNWAHAUNWAHA Pendidikan merupakan fondasi yang menghubungkan pengetahuan tentang gizi dan pola asuh dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendidikanPendidikan merupakan fondasi yang menghubungkan pengetahuan tentang gizi dan pola asuh dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pendidikan
DWCUDWCU Regan memang meletakkannya pada desain gereja sebagaimana salah satu perwujudan dari komunitas-komunitas praktik (communities of practice). Namun, peresensiRegan memang meletakkannya pada desain gereja sebagaimana salah satu perwujudan dari komunitas-komunitas praktik (communities of practice). Namun, peresensi
DWCUDWCU Sedangkan dalam sistem sosial dan hukum di Indonesia, meskipun memang sudah lebih maju, namun seringkali masih gagal memberikan perlindungan yang memadaiSedangkan dalam sistem sosial dan hukum di Indonesia, meskipun memang sudah lebih maju, namun seringkali masih gagal memberikan perlindungan yang memadai
DWCUDWCU Melalui empat strategi penataan komunikasi digital oleh Budi Hardiman, diharapkan media sosial tidak hanya menjadi alat hiburan dan monetisasi, tetapiMelalui empat strategi penataan komunikasi digital oleh Budi Hardiman, diharapkan media sosial tidak hanya menjadi alat hiburan dan monetisasi, tetapi