STKIP PESSELSTKIP PESSEL

Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah

Penelitian ini memiliki tujuan untuk: (1) Mengidentifikasi implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila yang mengintegrasikan nilai keislaman dalam memperkuat karakter kepemimpinan para siswa kelas VII di SMPIT Insan Mulia Surakarta, (2) Mendeskripsikan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang berbasis Islam untuk memperkuat karakter kepemimpinan siswa kelas VII di SMPIT Insan Mulia Surakarta. Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Pancasila untuk kelas VII, dan siswa kelas VII. Informasi didapatkan melalui wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumen, sementara keabsahan data diuji dengan metode triangulasi berdasarkan sumber, teknik, dan waktu. Proses analisis data dilakukan secara interaktif dengan tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila bermuatan Islam terpadu di kelas VII SMPIT Insan Mulia Surakarta terlaksana secara terencana melalui metode pembelajaran aktif dan kolaboratif, khususnya Team Games Tournament (TGT), yang efektif dalam menumbuhkan karakter leadership siswa melalui praktik kerja sama, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan. (2) Kendala utama dalam penguatan karakter leadership berasal dari perbedaan karakter kepribadian siswa, khususnya siswa introvert yang cenderung pasif, sehingga diperlukan pendekatan pedagogis yang lebih inklusif dan adaptif agar perkembangan leadership dapat terbentuk secara lebih merata.

Implementasi pendidikan Pancasila bermuatan nilai keislaman di kelas VII SMPIT Insan Mulia Surakarta telah berjalan secara terencana dan kontekstual, efektif dalam meningkatkan karakter kepemimpinan siswa melalui pembelajaran aktif, kolaboratif, dan berbasis nilai.Perpaduan nilai Pancasila dan ajaran Islam ini mendorong siswa untuk membentuk sikap kepemimpinan yang berlandaskan tanggung jawab, kerja sama, dan keteladanan melalui pengalaman belajar yang bermakna.Kendati demikian, penguatan karakter kepemimpinan belum merata di antara semua siswa karena perbedaan karakteristik dan kesiapan psikologis, sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih inklusif dan adaptif agar internalisasi nilai kepemimpinan dapat optimal dan berkelanjutan.

Berdasarkan temuan penelitian yang menunjukkan adanya tantangan dalam pemerataan pengembangan karakter kepemimpinan siswa, khususnya bagi mereka yang memiliki kecenderungan introvert, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan strategi pedagogis yang lebih inklusif dan adaptif. Sebuah studi eksperimen bisa dilakukan untuk merancang dan menguji model pembelajaran berdiferensiasi dalam Pendidikan Pancasila bermuatan Islam, yang secara spesifik dirancang untuk mengakomodasi berbagai gaya belajar dan kepribadian siswa, termasuk siswa introvert, guna memastikan setiap individu mendapatkan kesempatan optimal untuk mengembangkan jiwa kepemimpinannya. Selanjutnya, mengingat saran untuk memperluas makna kepemimpinan melampaui kemampuan berbicara, penelitian dapat diarahkan pada upaya pengembangan dan validasi instrumen asesmen karakter kepemimpinan yang lebih komprehensif. Instrumen ini perlu mampu mengukur dimensi-dimensi kepemimpinan yang lebih holistik, seperti keteladanan, tanggung jawab dalam tindakan nyata, konsistensi perilaku, dan kemampuan memotivasi diri, bukan hanya aspek verbal atau partisipasi aktif yang terlihat jelas. Hal ini akan membantu pendidik untuk mengidentifikasi dan mengapresiasi bentuk-bentuk kepemimpinan yang beragam, sehingga penilaian terhadap kemajuan siswa menjadi lebih adil dan menyeluruh. Terakhir, untuk memastikan internalisasi nilai kepemimpinan yang berkelanjutan dan relevan dengan tantangan zaman, studi longitudinal dapat dilaksanakan untuk menelusuri dampak jangka panjang dari pembelajaran Pendidikan Pancasila bermuatan Islam terpadu terhadap karakter kepemimpinan siswa setelah mereka menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP. Penelitian semacam ini akan memberikan wawasan berharga mengenai efektivitas program dalam membentuk pemimpin masa depan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung atau menghambat keberlanjutan karakter kepemimpinan siswa dalam kehidupan sosial yang lebih luas.

Read online
File size298.44 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test