STKIP PESSELSTKIP PESSEL
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis budgeting dalam meningkatkan efektivitas manajemen keuangan melalui kajian literatur konseptual dan praktis. Penganggaran merupakan instrumen krusial yang berfungsi sebagai alat perencanaan, pengendalian, dan evaluasi kinerja organisasi di tengah volatilitas ekonomi global. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka kualitatif deskriptif dengan melakukan sintesis terhadap literatur dari basis data Sinta dan Scopus dalam rentang waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan implementasi Performance-Based Budgeting dan integrasi teknologi digital mampu meningkatkan efisiensi alokasi sumber daya hingga tiga puluh persen dibandingkan metode tradisional. Partisipasi aktif manajerial dalam proses penyusunan anggaran terbukti secara signifikan meminimalisir risiko senjangan anggaran dan meningkatkan akuntabilitas finansial. Digitalisasi proses penganggaran memungkinkan pemantauan arus kas secara real-time, yang memberikan keunggulan adaptif bagi entitas dalam menghadapi perubahan pasar yang cepat. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas manajemen keuangan sangat bergantung pada disiplin anggaran dan transformasi sistem dari manual menuju digital. Artikel ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan ilmu manajemen keuangan dan panduan praktis bagi manajer dalam mengoptimalkan performa finansial melalui kebijakan anggaran yang lebih terukur, transparan, dan berkelanjutan.
Budgeting memiliki peran krusial dalam efektivitas manajemen keuangan melalui fungsi perencanaan, pengendalian, dan evaluasi.Keberhasilan budgeting bergantung pada kualitas perencanaan, pendekatan yang diterapkan (performance-based), kebijakan yang mendukung (regulasi dan mekanisme pengawasan), serta kapasitas institusi dan teknologi informasi.Penerapan praktik budgeting modern (e-budgeting, participatory budgeting, performance measurement) dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.
Untuk penelitian selanjutnya, akan sangat bermanfaat untuk mendalami bagaimana organisasi dapat mengatasi tantangan implementasi budgeting modern. Misalnya, bagaimana program pelatihan dan strategi pelibatan pemangku kepentingan dapat dirancang secara efektif untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mengurangi resistensi politik dalam penerapan sistem penganggaran berbasis kinerja dan digital. Kajian ini dapat mengeksplorasi metode terbaik untuk memastikan adopsi yang mulus dan berkelanjutan. Selain itu, dengan semakin majunya teknologi, penelitian dapat menginvestigasi dampak jangka panjang dan potensi skalabilitas model penganggaran prediktif berbasis kecerdasan buatan, atau sistem akuntabilitas yang didukung oleh teknologi blockchain, dalam berbagai jenis organisasi, baik skala kecil maupun besar, serta di sektor publik maupun swasta. Ini akan memberikan wawasan baru tentang efisiensi operasional dan pengambilan keputusan yang lebih adaptif. Terakhir, mengingat pentingnya keberlanjutan, penelitian masa depan dapat menelusuri bagaimana integrasi kriteria Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) ke dalam kerangka penganggaran berbasis kinerja tidak hanya memengaruhi kinerja keuangan, tetapi juga meningkatkan nilai jangka panjang organisasi dan kepercayaan pemangku kepentingan. Memahami hubungan antara disiplin anggaran dan aspek keberlanjutan akan sangat krusial, terutama di negara berkembang yang menghadapi keterbatasan sumber daya unik.
- SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERENCANAAN ANGGARAN BIAYA KONTRUKSI PADA CV. TEGUH SEJAHTERA DENGAN METODE... doi.org/10.69714/ejj5sn79SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERENCANAAN ANGGARAN BIAYA KONTRUKSI PADA CV TEGUH SEJAHTERA DENGAN METODE doi 10 69714 ejj5sn79
- Republicanism-Based Budgeting: Politik Kewargaan dan Resistensi Terhadap Neoliberalisme dan Oligarki... doi.org/10.22219/jrak.v14i3.36011Republicanism Based Budgeting Politik Kewargaan dan Resistensi Terhadap Neoliberalisme dan Oligarki doi 10 22219 jrak v14i3 36011
- Konsep Participatory Budgeting Sebagai Upaya Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Anggaran | Jurnal... locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/4259Konsep Participatory Budgeting Sebagai Upaya Peningkatan Transparansi dan Akuntabilitas Anggaran Jurnal locus rivierapublishing index php jl article view 4259
| File size | 314.91 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Pendidikan mitigasi bertujuan untuk menciptakan generasi tangguh bencana. Pendidikan mitigasi bencana gempa bumi sangat penting untuk meningkatkan kesadaranPendidikan mitigasi bertujuan untuk menciptakan generasi tangguh bencana. Pendidikan mitigasi bencana gempa bumi sangat penting untuk meningkatkan kesadaran
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Hal ini terlihat dari hasil uji efektivitas model pembelajaran melalui uji t menunjukkan thitung 4,038 dengan df 53. Model pembelajaran ini dapat menjadiHal ini terlihat dari hasil uji efektivitas model pembelajaran melalui uji t menunjukkan thitung 4,038 dengan df 53. Model pembelajaran ini dapat menjadi
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Kreativitas pada siklus II juga meningkat menjadi 50,00% atau 4 siswa masuk kategori kreatif dan bertambah 37,50% atau 3 siswa masuk kategori sangat kreatif.Kreativitas pada siklus II juga meningkat menjadi 50,00% atau 4 siswa masuk kategori kreatif dan bertambah 37,50% atau 3 siswa masuk kategori sangat kreatif.
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media Wordwall dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada peserta didik kelas VIIIPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media Wordwall dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada peserta didik kelas VIII
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Strategi guru dalam mengatasi perilaku disruptif mencakup pendekatan behavioristik, yaitu dengan memberikan pujian, peringatan langsung, dan strategi peragaan.Strategi guru dalam mengatasi perilaku disruptif mencakup pendekatan behavioristik, yaitu dengan memberikan pujian, peringatan langsung, dan strategi peragaan.
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Jenis media pembelajaran IPA khususnya materi sistem peredaran darah yang selama ini digunakan terbatas media visual gambar. Hal ini menyebabkan siswaJenis media pembelajaran IPA khususnya materi sistem peredaran darah yang selama ini digunakan terbatas media visual gambar. Hal ini menyebabkan siswa
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Rata-rata skor kemampuan guru meningkat dari 27,50 menjadi 78,84, dan persentase guru yang mampu membuat media interaktif dengan baik meningkat dari 0%Rata-rata skor kemampuan guru meningkat dari 27,50 menjadi 78,84, dan persentase guru yang mampu membuat media interaktif dengan baik meningkat dari 0%
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengelolaan laboratorium IPA yang meliputi (1) perencanaan (2) pengorganisasian (3) pelaksanaan (4) pengawasanTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengelolaan laboratorium IPA yang meliputi (1) perencanaan (2) pengorganisasian (3) pelaksanaan (4) pengawasan
Useful /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis 5W 1H menunjukkan keterlambatan dikarenakan ketidaksesuaian ketersediaan barang,Penelitian menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis 5W 1H menunjukkan keterlambatan dikarenakan ketidaksesuaian ketersediaan barang,
RAHARJARAHARJA Katalog yang memuat profil perusahaan dan informasi produk diharapkan dapat meningkatkan citra perusahaan, memperkuat kerja sama dengan relasi, serta dijadikanKatalog yang memuat profil perusahaan dan informasi produk diharapkan dapat meningkatkan citra perusahaan, memperkuat kerja sama dengan relasi, serta dijadikan
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang moderasi beragamaPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang moderasi beragama
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Observasi dilakukan untuk mengamati motivasi belajar peserta didik, tes dilakukan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik sebelum ataupun sesudahObservasi dilakukan untuk mengamati motivasi belajar peserta didik, tes dilakukan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik sebelum ataupun sesudah