UPN VeteranUPN Veteran

Jurnal MebisJurnal Mebis

Pemutusan hubungan kerja (PHK) atau pemecatan massal telah terjadi di tengah pertumbuhan startup yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang berperan dalam fenomena PHK massal startup. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran karena masih terlalu dini untuk memahami masalah ini. Pendekatan terstruktur digunakan untuk membangun fenomena melalui data sekunder. Dari hasil penelitian terhadap variabel-variabel ini, disimpulkan bahwa fenomena PHK startup adalah multifaktor. Model bisnis yang bergantung pada pendanaan modal ventura, prioritas pertumbuhan yang mengorbankan arus kas, dan biaya karyawan startup yang tinggi adalah faktor-faktor yang memicu startup untuk mengadopsi strategi PHK massal ketika faktor makroekonomi membuat modal ventura mengurangi pendanaan dan membuat kondisi pasar tidak menguntungkan untuk tumbuh. Sementara itu, analisis statistik menggunakan PLS-SEM menunjukkan bahwa pendanaan dan industri startup memiliki efek signifikan terhadap jumlah PHK. Penelitian ini dapat menjadi titik awal untuk menggambarkan fenomena PHK massal startup, tetapi hanya terbatas pada studi eksploratif terkait variabel yang berkontribusi terhadap fenomena tersebut. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki lebih dalam faktor-faktor lain yang membuat startup lebih rentan mengadopsi strategi PHK.

Berdasarkan hasil dan data yang dikumpulkan, dapat dianalisis bahwa biaya operasional yang tinggi, ketergantungan startup pada pendanaan modal ventura, kenaikan biaya karyawan yang cepat, kesulitan dalam pendanaan akibat faktor makroekonomi, dan permintaan yang lemah telah menyebabkan perusahaan startup mengadopsi strategi retensi, yaitu mengurangi volume bisnis agar dapat tumbuh.Faktor makroekonomi menjadi pemicu awal PHK massal.Faktor makroekonomi menyebabkan kesulitan likuiditas di pasar modal ventura dan menyebabkan startup mengadopsi strategi retensi dengan memotong jumlah karyawan.Memotong jumlah karyawan adalah yang paling rasional mengingat biaya karyawan yang tinggi untuk startup karena beberapa faktor.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi mendalam terkait model bisnis startup dan faktor makroekonomi terhadap ketahanan startup. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang variabel-variabel yang membuat startup bertahan selama kondisi makroekonomi yang tidak menguntungkan. Penelitian ini dapat fokus pada strategi-strategi yang digunakan startup untuk bertahan dan tumbuh di tengah tantangan makroekonomi, serta bagaimana startup dapat meningkatkan ketahanan dan kelangsungan bisnis mereka.

  1. Innovation In Banyuwangi Papring Batik In Efforts To Boost The Community’s Economy | International... journalkeberlanjutan.com/index.php/ijesss/article/view/422Innovation In Banyuwangi Papring Batik In Efforts To Boost The CommunityAos Economy International journalkeberlanjutan index php ijesss article view 422
Read online
File size328.35 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test