UPN VeteranUPN Veteran

Jurnal MebisJurnal Mebis

Kinerja UMKM produk lampit HSU mulai menurun karena kurangnya inovasi dari UMKM produk lampit itu sendiri. Setiap UMKM harus siap melakukan perubahan melalui inovasi karena UMKM akan kesulitan bersaing dengan para pesaingnya jika tidak ada inovasi. UMKM dituntut untuk terus berinovasi di era yang semakin modern saat ini. Persaingan merupakan hal yang harus dihadapi oleh suatu unit usaha. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menganalisis inovasi inkremental terhadap keunggulan kompetitif UMKM produk LAMPIT di kawasan lahan basah Kabupaten Hulu Sungai Utara, (2) Menganalisis inovasi radikal terhadap keunggulan kompetitif UMKM produk LAMPIT di kawasan lahan basah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner kemudian dianalisis menggunakan model analisis PLS (Partial Least Square) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi inkremental dan inovasi radikal berpengaruh signifikan terhadap keunggulan kompetitif UMKM Produk Lampit di kawasan lahan basah Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Inovasi inkremental berpengaruh signifikan terhadap keunggulan kompetitif UMKM produk lampit di kawasan lahan basah Kabupaten Hulu Sungai Utara.Inovasi radikal berpengaruh signifikan terhadap keunggulan kompetitif UMKM produk lampit di kawasan lahan basah Kabupaten Hulu Sungai Utara.Kedua jenis inovasi tersebut merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya saing UMKM produk lampit di wilayah tersebut.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh pemanfaatan platform digital terhadap inovasi inkremental dan radikal pada UMKM produk lampit, mengingat banyak pelaku usaha yang belum memanfaatkan pemasaran online secara optimal. Kedua, perlu dikaji bagaimana peran pengetahuan budaya lokal dalam proses inovasi produk lampit, apakah nilai tradisional dapat diperkuat melalui desain baru tanpa kehilangan ciri khasnya di pasar global. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi strategi inovasi berkelanjutan yang mempertimbangkan ketersediaan bahan baku purun dan rotan, termasuk kemungkinan penggunaan bahan alternatif atau teknik produksi ramah lingkungan yang dapat meningkatkan nilai tambah sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem lahan basah. Studi-studi ini dapat membantu UMKM lampit tidak hanya bersaing secara komersial, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian lanjutan harus melibatkan pendekatan multidisiplin yang menggabungkan manajemen inovasi, pemasaran digital, dan ekologi budaya. Dengan demikian, temuan dari penelitian ini dapat digunakan untuk merancang ekosistem dukungan yang holistik bagi UMKM lokal. Selain itu, pemahaman mendalam tentang preferensi konsumen asing, khususnya di Jepang dan Korea, perlu dikembangkan untuk mendukung inovasi yang berorientasi ekspor. Penelitian juga bisa mengevaluasi sejauh mana pelatihan dan pendampingan inovasi memengaruhi kapasitas pelaku UMKM dalam mengadopsi inovasi radikal. Model bisnis baru yang mengintegrasikan ekowisata dan pengalaman budaya dengan produksi lampit juga layak dieksplorasi. Akhirnya, penting untuk mengukur dampak ekonomi dari berbagai jenis inovasi terhadap kesejahteraan keluarga pengrajin secara jangka panjang.

Read online
File size193.6 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test