INDOPUBLISHINGINDOPUBLISHING

Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatIndonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Lokasi pelaksanaan pengabdian berupa Kuliah Kerja Nyata (KKNT) terletak di Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan pada tanggal 21 April 2025 hingga 26 Mei 2025. Sasaran dari kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat di Desa Bangun Sari. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, saya berupaya mencakup semua kalangan dalam berbagai kegiatan KKNT. Dengan pendekatan inklusif ini, diharapkan setiap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup dan membentuk pondasi yang lebih kuat untuk masa depan mereka. Selain itu, melibatkan seluruh kalangan masyarakat juga mendukung terciptanya sinergi dan kebersamaan dalam merespon berbagai tantangan dan peluang yang ada di Desa Bangun Sari.

Kegiatan pelatihan dan pendampingan UMKM Go Digital di Desa Bangun Sari bertujuan mendorong transformasi digital di sektor UMKM dengan meningkatkan literasi digital dan keterampilan praktis.Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan, kecakapan penggunaan media sosial dan e‑commerce, serta terciptanya semangat kolaboratif antar pelaku UMKM setempat.Namun, sebagian besar peserta masih membutuhkan pendampingan lanjutan untuk mengatasi kendala teknis, sehingga diperlukan program pendampingan berkelanjutan dan pengembangan ekosistem digital desa.

Pertama, dilakukan evaluasi dampak ekonomi jangka panjang terhadap UMKM yang telah mentransformasikan bisnis secara online, dengan menggunakan metode survei terpadu dan analisis data penjualan sebelum dan sesudah pelatihan. Kedua, dikembangkan platform digital terintegrasi khusus untuk Desa Bangun Sari, yang memfasilitasi katalog produk, transaksi pembayaran, dan pelatihan rutin, sehingga mengurangi dependen pada aplikasi pihak ketiga. Ketiga, diselenggarakan program mentoring peer‑to‑peer yang menghubungkan pelaku UMKM dengan rekan sejawat yang sudah menguasai pemasaran digital, menyediakan forum diskusi online dan sesi konsultasi berbasis masalah nyata. Keempat, dilakukan riset eksploratif tentang penggunaan AI sederhana untuk optimasi penamaan produk dan manajemen inventori, menyasar peningkatan efisiensi operasional. Kelima, ditetapkan mekanisme pendanaan mikro digital yang berbasis komunitas, memfasilitasi akses modal bagi pelaku UMKM yang belum berpengalaman. Keenam, ditingkatkan kolaborasi antara desa, perguruan tinggi, dan platform e‑commerce nasional, agar berkelanjutan dan signifikan. Ketujuh, dilaksanakan monitoring berkelanjutan dengan indikator kinerja digital, sehingga perbaikan materi pelatihan dapat dirancang secara responsif. Kesembilan, diwujudkan sistem pelaporan digital yang meliputi KPIs, membantu pelaku UMKM memahami pencapaian sekaligus memotivasi perbaikan berkelanjutan. Kesepulven, disusun strategi kebijakan lokal digital yang mencakup infrastruktur internet gratis, pelatihan teknis, dan kebijakan fiskal untuk mendukung adopsi teknologi.

Read online
File size811.02 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test