AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI
Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan HolistikJurnal Keperawatan Dan Kesehatan HolistikDiabetes Melitus Tipe II merupakan salah satu gangguan sistem endokrin yang ditandai dengan hiperglikemia kronik akibat resistensi insulin dan/atau penurunan sekresi insulin. Salah satu komplikasi umum yang sering menyertai adalah defisit nutrisi, yang berpotensi memperburuk kondisi metabolik dan kualitas hidup pasien. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan yang diberikan kepada Tn. A, seorang pasien dengan Diabetes Melitus Tipe II yang mengalami defisit nutrisi. Pendekatan proses keperawatan digunakan dalam pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Diagnosa keperawatan utama yang diangkat adalah defisit nutrisi berhubungan dengan penurunan asupan makanan akibat penurunan nafsu makan dan gangguan metabolik. Intervensi keperawatan mencakup pemantauan status gizi, pemberian edukasi mengenai diet diabetes, serta dukungan psikologis untuk meningkatkan kepatuhan dan nafsu makan pasien. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan berat badan, perbaikan nilai laboratorium, dan peningkatan asupan makanan harian. Asuhan keperawatan yang tepat dan kolaboratif dapat meningkatkan status nutrisi pasien dengan DM Tipe II, serta mencegah komplikasi lanjutan. Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi referensi dalam praktik keperawatan klinik, khususnya dalam menangani pasien dengan gangguan metabolik dan masalah nutrisi.
Asuhan keperawatan yang tepat dan kolaboratif dapat meningkatkan status nutrisi pasien dengan DM Tipe II, serta mencegah komplikasi lanjutan.Diharapkan studi kasus ini dapat menjadi referensi dalam praktik keperawatan klinik, khususnya dalam menangani pasien dengan gangguan metabolik dan masalah nutrisi.
Studi lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas pendekatan edukasi jangka panjang terhadap perubahan pola makan pasien DM Tipe II. Penelitian juga perlu mengkaji dampak kolaborasi multidisipliner antara perawat, ahli gizi, dan psikolog terhadap peningkatan kepatuhan pasien. Selain itu, penelitian lanjutan dapat membandingkan metode pemantauan kadar glukosa darah secara berkala dengan intervensi nutrisi berbasis teknologi digital untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
| File size | 267.85 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Metode: Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis terhadap sembilan artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2025, meliputi terapiMetode: Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis terhadap sembilan artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2025, meliputi terapi
STIKIMSTIKIM Paparan secara terus menerus dapat mengakibatkan munculnya beberapa gangguan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gangguan kesehatanPaparan secara terus menerus dapat mengakibatkan munculnya beberapa gangguan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gangguan kesehatan
UMSBUMSB Populasi sebanyak 114 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling yang artinya seluruh populasi dijadikan sampel. Analisa data UnivariatPopulasi sebanyak 114 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling yang artinya seluruh populasi dijadikan sampel. Analisa data Univariat
UMSBUMSB Tujuan: untuk mengetahui. Metodologi: penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untukTujuan: untuk mengetahui. Metodologi: penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk
UM SURABAYAUM SURABAYA Then grown on Mannitol Salt Agar (MSA) media. The results showed that there was no difference in the growth of Staphylococcus aureus bacteria coloniesThen grown on Mannitol Salt Agar (MSA) media. The results showed that there was no difference in the growth of Staphylococcus aureus bacteria colonies
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil penelitian menunjukkan rerata 154,49 mg/dl pada spesimen serum dan 145,36 mg/dl pada spesimen plasma natrium fluorida (NaF). Hasil uji statistikHasil penelitian menunjukkan rerata 154,49 mg/dl pada spesimen serum dan 145,36 mg/dl pada spesimen plasma natrium fluorida (NaF). Hasil uji statistik
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Jumlah sampel sebanyak 56 balita. Penelitian ini dilakukan pada bulan april sampai mei 2019. pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkanJumlah sampel sebanyak 56 balita. Penelitian ini dilakukan pada bulan april sampai mei 2019. pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan
URINDOURINDO Penelitian pilot ini terbatas oleh ukuran sampel yang kecil, namun menunjukkan bahwa kualitas udara dalam ruangan yang diukur melalui empat parameter (suhu,Penelitian pilot ini terbatas oleh ukuran sampel yang kecil, namun menunjukkan bahwa kualitas udara dalam ruangan yang diukur melalui empat parameter (suhu,
Useful /
ZAMRONEDUZAMRONEDU Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, dan kuesioner keterlibatan siswa. Hasil menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperlihatkan peningkatan signifikanData dikumpulkan melalui pre-test, post-test, dan kuesioner keterlibatan siswa. Hasil menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperlihatkan peningkatan signifikan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Hasil arus puncak ekspirasi pasien diuji menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus puncak ekspirasi sebelum pemberian teknikHasil arus puncak ekspirasi pasien diuji menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus puncak ekspirasi sebelum pemberian teknik
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 61 responden sebelum diberikan perlakuan memiliki kategori perilaku baik sebanyak 57,4% dan setelah diberi perlakuanHasil penelitian menunjukkan bahwa dari 61 responden sebelum diberikan perlakuan memiliki kategori perilaku baik sebanyak 57,4% dan setelah diberi perlakuan
URINDOURINDO Jajanan dapat berupa makanan atau minuman yang dipersiapkan dan dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan atau di tempat-tempat umum yang ramai, umumnyaJajanan dapat berupa makanan atau minuman yang dipersiapkan dan dijual oleh pedagang kaki lima di jalanan atau di tempat-tempat umum yang ramai, umumnya