AKPERGITAMATURAABADIAKPERGITAMATURAABADI

Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan HolistikJurnal Keperawatan Dan Kesehatan Holistik

Kanker payudara menempati urutan pertama terkait jumlah kanker terbanyak di Indonesia serta menjadi salah satu penyumbang kematian pertama akibat kanker. Sekitar 43% kematian kanker bisa dikalahkan manakala pasien rutin melakukan deteksi dini dengan SADARI (periksa payudara sendiri) dan menghindari faktor risiko penyebab kanker. Tujuan penelitian untuk mengetahui Prilaku Remaja Putri Tentang SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Jenis Penelitian deskriptif survey Populasi dalam penelitian ini seluruh remaja putri kelas XII MAN Asahan sebanyak 273 orang. Penentuan sampel menggunakan rumus yount(1999) dengan menggunakan teknik pouposive sampling Jumlah sampel 27 orang remaja putri kelas XII MAN Asahan. Hasil pengukuran pengetahuan remaja tentang SADARI masuk dalam kategori baik dengan total score 8,36 (92,88%), aspek pengukuran tindakan masuk kategori Baik 6,46 (77,77%). Kesimpulan akhir penelitian pengetahuan dan tindakan remaja putri tentang SADARI di MAN asahan masuk dalam kategori baik 85,29% terdapat hubungan yang signifikan antara Tingkat pengetahuan dan perilaku melakukan SADARI pada remaja putri. Jika pengetahuan baik cendrung memiliki sikap positif dan Tindakan yang lebih baik dalam melakukan SADARI. Sebagai generasi yang smart sebaiknya remaja putri proaktif dalam mencari informasi yang benar dan terpercaya tentang kesehatan reproduksi termasuk SADARI.

Terdapat korelasi signifikan antara tingkat pengetahuan dan perilaku SADARI, menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan berkontribusi pada peningkatan tindakan pencegahan kanker payudara.Oleh karena itu, integrasi program SADARI ke dalam kurikulum sekolah serta dukungan dari pihak kesehatan diharapkan dapat memperluas kesadaran dan menurunkan komplikasi kanker payudara pada remaja.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan aplikasi mobile atau platform digital untuk edukasi SADARI dibandingkan dengan metode pendidikan konvensional di kelas, sehingga dapat menilai apakah teknologi meningkatkan pengetahuan dan frekuensi praktik di kalangan remaja putri. Selain itu, studi komparatif antara remaja yang tinggal di daerah perkotaan dan pedesaan diperlukan untuk mengidentifikasi hambatan budaya, sosial, dan akses yang memengaruhi pelaksanaan SADARI secara rutin, yang dapat membantu merancang intervensi yang lebih sesuai dengan konteks masing‑masing wilayah. Selanjutnya, penelitian longitudinal yang mengikuti peserta program SADARI sekolah selama beberapa tahun dapat menilai dampak jangka panjang program tersebut terhadap deteksi dini kelainan payudara dan perubahan perilaku kesehatan pada usia dewasa, sehingga memberikan bukti kuat tentang kontribusi program sekolah terhadap penurunan morbiditas kanker payudara.

  1. DOI Name 10.10 Values. name values index type timestamp data admin handle create delete modify serv prefix... doi.org/10.10DOI Name 10 10 Values name values index type timestamp data admin handle create delete modify serv prefix doi 10 10
Read online
File size213.64 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test