SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER

Jurnal Ilmiah AkuntansiJurnal Ilmiah Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Net Profit Margin, Debt to Equity Ratio, Earning Per Share, dan Current Ratio terhadap Harga Saham. Dalam penelitian ini, Net Profit Margin, Debt to Equity Ratio, Earning Per Share, dan Current Ratio bertindak sebagai variabel independen. Sedangkan Harga Saham ditetapkan sebagai variabel dependen. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari perusahaan subsektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024, dengan sampel penelitian sebanyak 51 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Debt to Equity Ratio berpengaruh negatif terhadap Harga Saham. Sementara itu, Net Profit Margin, Earning Per Share, dan Current Ratio berpengaruh positif terhadap Harga Saham.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Net Profit Margin (NPM), Earning Per Share (EPS), dan Current Ratio (CR) secara signifikan berpengaruh positif terhadap harga saham pada perusahaan subsektor makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024.Sebaliknya, Debt to Equity Ratio (DER) ditemukan memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap harga saham.Temuan ini menegaskan peran penting rasio profitabilitas, solvabilitas, dan likuiditas sebagai sinyal fundamental bagi investor dalam menilai perusahaan di sektor konsumsi yang relevan pascapandemi.

Mengingat bahwa penelitian ini hanya terbatas pada beberapa variabel dan satu subsektor industri dalam periode tertentu, saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada perluasan cakupan dan metodologi. Pertama, studi di masa depan bisa memperkaya analisis dengan mengintegrasikan faktor-faktor non-keuangan yang kini semakin krusial dalam keputusan investasi, seperti penerapan praktik keberlanjutan atau faktor Environmental, Social, and Governance (ESG), serta dampak inovasi digital pada operasional dan daya saing perusahaan. Hal ini penting karena sentimen pasar tidak hanya didorong oleh kinerja finansial semata, melainkan juga oleh reputasi dan adaptabilitas perusahaan terhadap tantangan global. Kedua, untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif, disarankan untuk melakukan studi komparatif. Ini dapat melibatkan analisis pengaruh rasio keuangan yang sama atau diperluas di berbagai subsektor industri lainnya, bahkan lintas sektor yang memiliki karakteristik berbeda. Perbandingan ini akan membantu mengidentifikasi apakah temuan hubungan antara rasio keuangan dan harga saham bersifat spesifik untuk sektor makanan dan minuman, ataukah memiliki pola umum yang berlaku lebih luas di pasar modal Indonesia. Ketiga, perlu juga dieksplorasi penggunaan metodologi valuasi alternatif selain regresi linear berganda, misalnya dengan membandingkan kekuatan prediktif model berbasis rasio dengan model valuasi berbasis arus kas terdiskonto (Discounted Cash Flow) atau model berbasis kecerdasan buatan, guna meningkatkan akurasi dan ketepatan prediksi harga saham dalam kondisi pasar yang terus berubah. Selain itu, meneliti pengaruh variabel makroekonomi seperti inflasi dan suku bunga sebagai variabel moderasi terhadap hubungan rasio keuangan dengan harga saham juga akan memberikan perspektif yang lebih holistik.

  1. Pengaruh ROA, ROE, dan DER terhadap Harga Saham Sektor Consumer Non-Cylicals yang Terdaftar di BEI Periode... doi.org/10.59603/masman.v1i2.573Pengaruh ROA ROE dan DER terhadap Harga Saham Sektor Consumer Non Cylicals yang Terdaftar di BEI Periode doi 10 59603 masman v1i2 573
  2. PENGARUH NET PROFIT MARGIN, DEBT TO EQUITY RATIO, EARNING PER SHARE, CURRENT RATIO TERHADAP HARGA SAHAM... doi.org/10.69714/61e64d59PENGARUH NET PROFIT MARGIN DEBT TO EQUITY RATIO EARNING PER SHARE CURRENT RATIO TERHADAP HARGA SAHAM doi 10 69714 61e64d59
Read online
File size481.4 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test