PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA

Jurnal Indonesia Sosial TeknologiJurnal Indonesia Sosial Teknologi

Transformasi digital mendorong perubahan signifikan dalam berbagai fungsi organisasi, termasuk dalam proses pengadaan. Proses pengadaan tradisional masih sering bergantung pada aktivitas manual dan analisis data terbatas yang dapat menghambat produktivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam meningkatkan produktivitas pengadaan melalui pemanfaatan analisis data dan otomatisasi proses pengadaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai penelitian terkait penerapan AI dalam pengadaan dan manajemen rantai pasok yang diterbitkan dalam periode 2020–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi AI seperti machine learning, analitik prediktif, dan otomatisasi cerdas mampu meningkatkan efisiensi proses pengadaan melalui prediksi kebutuhan, evaluasi pemasok otomatis, dan pengambilan keputusan berbasis data. Penerapan AI juga berkontribusi dalam mengurangi kesalahan manusia, meningkatkan transparansi, serta mempercepat siklus pengadaan. Dengan demikian, integrasi AI dalam sistem pengadaan dapat meningkatkan produktivitas organisasi dan mendukung transformasi digital dalam manajemen rantai pasok.

Kecerdasan Buatan (AI) berperan signifikan dalam meningkatkan produktivitas pengadaan melalui otomatisasi proses, pengurangan kesalahan manusia, serta pengambilan keputusan yang lebih cepat, akurat, dan berbasis data.AI juga meningkatkan transparansi dan penguatan manajemen risiko rantai pasok, serta berfungsi sebagai pendorong strategis bagi ketahanan, keberlanjutan, dan daya saing organisasi secara keseluruhan.Namun, implementasinya masih terkendala oleh tantangan seperti kualitas data yang buruk, infrastruktur terbatas, integrasi digital, kapabilitas tenaga kerja, resistensi organisasi terhadap perubahan, serta isu tata kelola seperti transparansi algoritma, keamanan data, dan bias.

Pertama, perlu dikembangkan kerangka kerja terintegrasi yang menggabungkan sistem AI dengan manajemen data berkualitas tinggi dalam pengadaan, untuk mengevaluasi bagaimana pemrosesan data real-time dan kualitas data yang ditingkatkan dapat memengaruhi akurasi prediksi kebutuhan dan pemilihan pemasok. Kedua, penting untuk meneliti model kolaborasi manusia-AI dalam proses pengadaan, khususnya bagaimana sistem pendukung keputusan berbasis AI dapat dirancang agar tetap melibatkan pertimbangan manusia dalam konteks etika dan kebijakan strategis. Ketiga, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai mekanisme tata kelola AI yang transparan dan akuntabel dalam pengadaan organisasi, terutama dalam mendeteksi dan mengurangi bias algoritmik serta memastikan keadilan dan kepatuhan terhadap regulasi, terutama di sektor publik atau industri yang sensitif. Penelitian-penelitian ini akan membantu organisasi tidak hanya menerapkan AI secara teknis, tetapi juga memastikan penerapannya berkelanjutan, adil, dan sesuai dengan konteks operasional serta nilai organisasional.

  1. The role of Artificial Intelligence in Supply Chain Management: A systematic Literature Review | ENTRENOVA... ojs.srce.hr/index.php/entrenova/article/view/328-337The role of Artificial Intelligence in Supply Chain Management A systematic Literature Review ENTRENOVA ojs srce hr index php entrenova article view 328 337
  2. "Research Integrity in the Era of GAI" by Andrea Wilson and Cheryl Burleigh. research integrity... scholarworks.waldenu.edu/jerap/vol15/iss1/9Research Integrity in the Era of GAI by Andrea Wilson and Cheryl Burleigh research integrity scholarworks waldenu edu jerap vol15 iss1 9
Read online
File size376.4 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test